MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 20 Agustus 2018 15:24
Polemik Tambang Emas yang Katanya Ilegal Itu Berlanjut
BUTUH SOLUSI: Sebanyak 40 penambang emas ilegal yang beroperasi di Sekatak telah diamankan Kepolisian.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Upaya aparat Kepolisian Resor (Polres) Bulungan untuk menghentikan kegiatan tambang emas ilegal di Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak belum membuahkan hasil. Meski puluhan penambang telah diamankan dalam berbagai operasi penertiban.

Kapolres Bulungan, AKBP Muhammad Fachry mengungkapkan, sebanyak 40 penambang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di ruang tahanan Polres Bulungan.

“Polemik tambang emas ilegal di Kecamatan Sekatak ini tidak akan selesai tanpa ada peran Pemkab Bulungan dan Pemprov Kaltara.Selama ini Polres Bulungan sudah berupaya keras untuk menghentikan dan mengamankan aktivitas penambang yang sudah merusak lingkungan itu,” ungkapnya, jumat (17/8).

Lanjutnya, pemerintah semestinya dapat mencarikan solusi agar warga Sekatak bisa mendapatkan legalitas atau izin resmi yang berdampak pada meningkatkatnya pendapatan warga dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Berapa banyak lagi warga yang harus kita tangkap? Sebagai aparat yang menjalankan perintah undang-undang, kami akan terus lakukan penertiban. Namun yang perlu diutamakan adalah bagaimana mencari solusi bukan soal penangkapannya,” ujarnya.

Dijelaskannya, saat ini diperkirakan sebanyak 3.000 penambang terus melakukan aktivitas ilegal di lokasi perusahaan perkebunan sawit.

“Polemik tambang emas ilegal ini rawan konflik. Untuk itu Polisi bersama aparat TNI terus memantau akktivitas di sana,” jelasnya.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan tebang pilih saat melakukan penertiban dan menghentikan aktivitas penambangan emas ilegal di Desa Sekatak Buji. Tindakan tegas juga akan dilakukannya jika aparat Kepolisian yang bertugas di wilayah itu ikut terlibat.

“Siapa pun yang terlibat dalam aktivitas tambang emas ilegal yang ada di Sekatak itu akan kami tindak tegas. Termasuk aparat yang mem-backing-nya,” pungkasnya. (*/isa/rio)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 13:58

Percikan Api Muncul saat Penyedotan Kondensat

Lead of HSE and Pasec Tarakan and Bengara Operation PT…

Selasa, 19 Maret 2019 13:56

Cium Pelanggaran SOP

TARAKAN – Insiden di Stasiun Pengumpul Utama Gas (SPUG) G-8…

Selasa, 19 Maret 2019 13:55

Listrik Padam, Satu Rumah Jadi Arang

TARAKAN – Kebakaran menghanguskan satu rumah milik Fatimah, sekira pukul…

Selasa, 19 Maret 2019 13:53

Akun FB Wawali Diretas, Dimanfaatkan Oknum untuk Meminta Sumbangan

TARAKAN – Baru menjabat sebagai Wakil Wali Kota (Wawali) Tarakan,…

Senin, 18 Maret 2019 14:01

Penampungan Meledak, 23.730 Pelanggan Jargas Terdampak

Ledakkan di penampungan utama gas Plant G-8 yang dikelola PT…

Senin, 18 Maret 2019 14:00

SPUG G-8 PT Medco E&P Meledak, Satu Pekerja Meregang Nyawa

TARAKAN – Dua orang menjadi korban ledakkan di Stasiun Pengumpul…

Senin, 18 Maret 2019 13:55

Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

TANJUNG SELOR - Seorang balita berusia 4 tahun bernama Sefrileon,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:07

Patuhi Aturan, Pemprov Tak Pernah Janjikan Legalisasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) tak pernah menjanjikan akan…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:06

Peraturan Menteri Dinilai Sengsarakan Nelayan

TARAKAN – Kemarin (15/3), mungkin menjadi klimaks dari kekecewaan nelayan…

Sabtu, 16 Maret 2019 11:57

Usia Kehamilan Bikin Janggal

TANJUNG SELOR – Polisi akhirnya menetapkan Abdul Malik (46), oknum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*