MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Senin, 20 Agustus 2018 15:50
Tekan Harga Ayam Jelang Iduladha
ANTISIPASI KENAIKAN: Harga ayam jelang Iduladha akan dipantau tim terpadu Disperindagkop dan UMKM Kaltara.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Jelang Iduladha yang tersisa tiga hari lagi, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kaltara akan memantau harga pokok kebutuhan masyarakat.

Harga yang jadi pantauan Disperindagkop dan UMKM Kaltara yakni ayam potong, diperkirakan mengalami kenaikan. Meski ada kenaikan tapi tidak melebihi harga yang telah disepakati dengan distributor. Terutama untuk wilayah Tarakan, karena harga ayam sempat melambung tinggi.

Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltara Hartono mengatakan, pasokan ayam yang tersedia di Tarakan sangat susah. Tapi harga ayam telah ditentukan bersama distributor sebesar Rp 45 ribu per kilogram.

”Ada batas tertinggi untuk harga ayam dan dibuatkan pernyataan," ucapnya, belum lama ini.

Harga ayam untuk wilayah Bulungan pun demikian. Telah ditentukan distributor sebesar Rp 37-38 ribu per kilogram.

Dia menegaskan, apabila ada distributor yang menjual harga di atas sesuai kesepakatan akan diberikan teguran. Sanksi terberat yang bisa diberikan terhadap distributor, kata dia, jika tidak diindahkan maka pencabutan izin usaha.

Namun yang tersulit dalam menentukan harga ayam terhadap para pengecer. Karena dijual di pasar harga ayam bisa mengalami kenaikan. “Kita ada tim terpadu yang bertugas memantau harga kebutuhan masyarakat. Jika ditemukan bisa diberikan peringatan,” tegasnya.

Terlepas untuk kebutuhan ayam, mengenai stok beras diakuinya masih aman dalam jangka waktu enam bulan ke depan. Bahkan ada dana subsidi untuk wilayah perbatasan, agar tidak terjadi kenaikan harga beras.

"Dana itu menyebar ke semua daerah dari kementerian terkait," imbuhnya.

Hal yang jadi perhatian Disperindagkop dan UMKM juga barang-barang kedaluwarsa. Pasalnya, pada Lebaran lalu, masih ditemukan barang-barang kadaluwarsa dijual. Padahal itu telah menyalahi aturan tentang perlindungan konsumen. Sehingga barang-barang tersebut harus ditarik dari pasaran dan pelaku usaha diberikan peringatan. (uno/rio) 


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*