MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 11 September 2018 15:36
Penumpang Mengaku Diusir dari Pesawat, Manajemen Lion Air Tegaskan hanya Miskomunikasi
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Manajemen Lion Air dilaporkan oleh salah seorang penumpang, karena dianggap memberikan tindakan tidak menyenangkan. Yakni, mengusir dari dalam pesawat.

 

Adalah Nurwadi Pakki yang mengaku diusir dari dalam pesawat, karena dianggap memiliki tiket yang sama dengan penumpang lain. Namun, pihak Lion Air membantah kabar tersebut.

 

Manajer Lion Air Tarakan Muhammad Arif mengatakan, kejadian tersebut merupakan miskomunikasi. Awal mula berasal dari agen atau travel calon penumpang tersebut yang membatalkan tiket. Sehingga, pihaknya membatalkan tiket tersebut dan memberikannya kepada penumpang lain.

 

"Salah paham saja insiden ini, karena agennya itu refund tiket. Secara otomatis status booking pasti hangus sendiri, nama penumpangnya juga hilang dari sistem. Akhirnya terjadilah double shift tersebut," ungkapnya, Senin (10/9).

 

Mengenai insiden pengusiran, ia mengungkapkan, yang dilakukan bukanlah seperti yang dikabarkan, karena pihaknya hanya menjalankan prosedur dengan mengeluarkan penumpang karena tidak tertera pada manifest.

 

"Tidak diusir. Kami hanya jalankan tugas. Karena tidak ada di manifest kita keluarkan dia," tegasnya.

 

Sementara itu, Nurwadi mengungkapkan, tidak mempermasalahkan kesalahpahaman yang dialaminya dengan sang agen. Tetapi yang disayangkannya ialah tidak adanya penjelasan dari pihak Lion Air.

 

"Kalau penjelasan tersebut ada, pasti saya sudah tidak lolos saat boarding. Ini saya sudah sampai di pesawat loh. Kalaupun ada, tidak sampai diusir saya pasti ketahuanlah ketika saya boarding," ungkapnya.

 

Terkait refund yang dilakukan agen tersebut, ia belum mengetahui hal itu sama sekali. Dan, uangnya juga belum ia terima jika memang refund. "Membatalkan? Saya tidak pernah. Kalaupun batal ngapain saya kesini sampai lolos masuk ke pesawat. Saya duga ada oknum ini," kesalnya.

Ia menambahkan, jika terbukti ada permainan di dalamnya, maka ia akan menuntut pihak maskapai. Selain itu, bukti refund yang sebelumnya di-booking tidak diberikan juga akan menjadi tuntutannya. "Saya pasti akan tuntut ketika tidak bisa berikan bukti. Sementara, hingga saat ini bukti refund-nya juga belum saya terima," ujarnya. (*/ade/fen) 


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 12:50

Kenaikan Gaji PNS Tunggu Payung Hukum

TARAKAN – Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah…

Rabu, 20 Maret 2019 12:00

Pakai Sampah untuk Listrik, Investor Di-deadline Tiga Bulan

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul, memberikan waktu tiga bulan…

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…

Jumat, 15 Maret 2019 14:38

Kecelakaan Kerja Dianggap Fatal

TARAKAN – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja pada proyek…

Jumat, 15 Maret 2019 14:20

Terbawa Arus, Nelayan Tenggelam di Bawah Tongkang

TARAKAN – Sejumlah nelayan yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional…

Kamis, 14 Maret 2019 14:43

PLTSa Dibangun di Kawasan Kunak

TARAKAN – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*