MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 13 September 2018 14:29
WADUH..!! Dua Nelayan Indonesia Diculik, Diduga Dilakukan Kelompok Ini...

Diduga Dilakukan oleh Kelompok Abbu Sayaff

SUDAH DIAMANKAN: Kapal Dwi Jaya 1 tempat dua orang nelayan Indonesia yang disandera oleh perompak Filipna, Selasa (11/9) lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Dua Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban penculikan di perairan laut pulau Gaya Semporna Sabah, Malaysia, Selasa (11/9). Dua korban WNI yang disandera atas nama Samsul Saguni, 40 tahun dan Usman Yusuf, 35 tahun, berprofesi sebagai nelayan Kapal Dwi Jaya 1 yang berasal dari Sulawesi Selatan.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Bakri Bin Basir dan Tuba Damar kepada Kepolisian Malaysia mengatakan, dua orang laki-laku dari Filipina membajak Kapala Dwi Jaya 1 menggunakan senjata laras panjang jenis M16.

Pelapor dan rekannya telah berada di perairan Pulau Gaya selama 3 hari untuk menangkap ikan menggunakan kapal milik pengusaha dari Negeri Jiran -sebutan Malaysia yang terdiri dari 15 orang anak kapal (ABK) termasuk juragan.

Semasa kejadian hanya 4 orang yang berada dalam kapal, sementara 11 orang lagi telah turun ke Pulau Semporna menggunakan lightboat untuk mengantar ikan.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara, Brigjen pol Indrajit kepada Bulungan Post membenarkan kejadian tersebut. “Berdasarkan informasi yang kami terima, penculikan terhadap 2 WNI itu benar. Namun, kejadiannya berada di wilayah teritorial negara tetangga Malaysia. Kebetulan saya masih di Jakarta, kasus ini telah diketahui Mabes Polri dan TNI,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Rabu (12/9).

Atas kejadian tersebut Kepolisian bersama TNI akan bekerja sama meningkatkan pengamanan perairan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Kami akan perketat pengamanan perairan di perbatasan bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut, upaya ini untuk mencegah agar aktivitas kegiatan kelompok bersenjata itu tidak terjadi,” pungkasnya.

Saat ini, pihak keamanan Malaysia sedang menyelidiki kasus tersebut. Dugaan sementara nelayan tersebut diculik oleh kelompok Abu Sayyaf yang sedang mencari tebusan kepada perusahaan dan negara korban penculikan. (*/isa/rio)


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 11:54

Agen Perjalanan Terancam Gulung Tikar

TARAKAN – Sorotan terhadap maskapai tidak hanya menyangkut tarif tiket…

Selasa, 15 Januari 2019 11:49

Pemkot Belum Serahkan P3D

TANJUNG SELOR – Pelimpahan kewenangan personel, pendanaan, sarana dan prasarana…

Senin, 14 Januari 2019 10:08

Polda Incar RSUD Mantri Raga

TARAKAN - Rawannya kasus penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Utara, menjadi…

Senin, 14 Januari 2019 09:54

Lima DOB Terus Perjuangkan

TANJUNG SELOR – Moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan pemerintah…

Minggu, 13 Januari 2019 12:11

Asusila karena Ekonomi dan Pendidikan

TANJUNG SELOR - Tindakan kriminal seperti perbuatan asusila, erat kaitannya…

Minggu, 13 Januari 2019 12:08

Wakil Kaltara Pun Terseret Kasus Prostitusi Online

TANJUNG SELOR – Berita mengejutkan muncul dari pengembangan penyidikan kasus…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:51

Parpol Diberi Waktu hingga 31 Januari

TANJUNG SELOR – Laporan pertanggungjawaban (LPj) bantuan keuangan partai politik…

Jumat, 11 Januari 2019 11:13

Sepekan, Jaring 70 Pelanggar

TANJUNG SELOR – Sebanyak 70 pelanggar lalu lintas terjaring dalam…

Jumat, 11 Januari 2019 11:11

Pengawas SPBU Diperiksa Polisi

TANJUNG SELOR – Keluhan salah seorang warga di media sosial…

Kamis, 10 Januari 2019 18:01

Tarakan ‘Diet’ Kantong Plastik

TARAKAN – Diet penggunaan kantong plastik terus diseriusi Pemkot Tarakan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*