MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Kamis, 13 September 2018 14:48
Masa Kampanye Dimulai 23 September
Ilustrasi

PROKAL.CO, JADWAL masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah ditentukan, yakni 23 September ini. Aturan kampanye peserta pemilu pun, mengikuti PKPU Nomor 23 Tahun 2018 dan PKPU Nomor 28 Tahun 2018. Dalam aturan tersebut, diatur pemasangan alat peraga kampanye (algaka).

Komisioner KPU Kaltara Chairullizza mengungkapkan, pemasangan algaka khususnya terkait lokasi ruang publik, peserta diminta menunggu Surat Keputusan (SK) KPU Kaltara. Peserta pemilu hanya boleh memasang algaka di lokasi-lokasi yang telah ditetapkan KPU melalui SK tersebut.

“Lokasi kampanye nanti ditetapkan di SK. Tapi terlebih dahulu kita berkoordinasi dengan pemerintah daerah kabupaten/kota. Karena mereka yang memiliki wilayah dan lebih paham dengan situasi daerahnya,” terangnya kepada Bulungan Post, Rabu (12/9.

Lanjutnya, adapun terkait pemasangan algaka di lahan perseorangan atau milik swasta, diperkenankan memasang selama mendapat izin pemiliknya. Mengenai materi kampanye yang dituangkan dalam pertemuan terbuka, termasuk dalam algaka, di antaranya, visi, misi, program atau citra diri pasangan calon untuk kampanye presiden dan wakil presiden.

Termasuk parpol peserta pemilu untuk kampanye yang dilaksanakan oleh calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota. Serta calon anggota DPD untuk kampanye perseorangan. “Jadi peserta pemilu hanya ada tiga, yakni pasangan calon presiden, partai politik peserta pemilu dan calon anggota DPD,” sebutnya.

Berkaitan dengan algaka yang dipasang, kata pria yang biasa dipanggil Rully ini, akan difasilitasi KPU sesuai anggaran yang dimiliki. Untuk algaka, KPU akan berhubungan dengan partai politik, bukan terhadap calon legislatif. 

“Silakan partainya yang atur, bagaimana desain algaka yang dipasang sesuai ketentuan berlaku,” imbuhnya. Bahkan peserta pemilu dapat menambah algaka, selain yang telah difasilitasi KPU.

KPU provinsi dan kabupaten/kota akan menetapkan jumlah penambahan algaka dengan keputusan. Dengan rincian untuk tambahan, baliho paling banyak 5 buah dikali jumlah desa atau kelurahan di masing-masing kabupaten/kota.

Kemudian spanduk paling banyak 10 buah dikali jumlah desa atau sebutan lain/kelurahan di masing-masing kabupaten/kota. (uno/rio) 


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 10:50

Pemerintah Desa Diwanti-wanti

TANJUNG SELOR – Dana desa yang didapat Kabupaten Bulungan pada…

Rabu, 16 Januari 2019 10:49

Karena Ini, Warga Kembali ke Air Sungai

TANJUNG SELOR – Warga di kawasan Bulu Perindu, Kelurahan Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 10:46

Turun, Penduduk Miskin Masih Diangka 49.590 Jiwa

TANJUNG SELOR – Jumlah penduduk miskin berdasarkan data Badan Pusat…

Rabu, 16 Januari 2019 10:34

LAMANYA BAH..!! Daftar Tunggu Haji 24 Tahun..!!

TANJUNG SELOR – Daftar tunggu haji di Kalimantan Utara sangat…

Selasa, 15 Januari 2019 13:01

Tak Ditanggapi Bagian Hukum

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan…

Selasa, 15 Januari 2019 12:22

KETERLALUAN MALINGNYA..!! 10 Besi Pembatas Jembatan Raib

TANJUNG SELOR – Jembatan di Bulu Perindu yang menghubungkan Kelurahan…

Senin, 14 Januari 2019 11:53

Untuk Ini, Duit Rp 1,2 Triliun Dianggap Tak Cukup

TANJUNG SELOR – Perbaikan sejumlah infrastruktur jalan, kembali sulit direalisasikan…

Senin, 14 Januari 2019 11:52

Akreditasi Puskesmas Ditarget Tuntas Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara menargetkan seluruh pusat…

Minggu, 13 Januari 2019 13:02

Jalan Niaga ‘Makan’ Korban

TANJUNG SELOR – Lubang besar di Jalan Niaga, Tanjung Selor,…

Minggu, 13 Januari 2019 13:00

Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye, Gerindra Paling Besar

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara resmi mengumumkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*