MANAGED BY:
SELASA
26 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 26 September 2018 15:04
Pariwisata Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru
DESTINASI WISATA: Pantai Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan.

PROKAL.CO, TARAKAN - Naik turunnya ekonomi nasional yang dipengaruhi perekonomian dunia, perlu disiati dengan mengkaji peluang-peluang baru yang bisa memberikan pendapatan besar dalam jangka panjang. Pariwisata menjadi salah satu potensi yang menjanjikan. Termasuk di Kaltara.

Menurut pengamat ekonomi, Winang Budoyo, pariwisata di Kalimantan Utara memiliki potensi menjanjikan untuk menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru selain pertambangan, pertanian, konstruksi dan perdagangan.

Hal tersebut ia amati berdasarkan pertumbuhan ekonomi Kaltara di beberapa sektor. Untuk bidang pariwisata, grafiknya menunjukkan adanya pertumbuhan melalui akomodasi dan makanan, serta minuman. Dalam hal ini banyaknya wisatawan yang menggunakan fasilitas hotel dan restoran.

“Andilnya masih kecil. Sumbangannya kecil, hanya 1,6  persen. Tapi pertumbuhannya termasuk yang tinggi, 14,4 persen,” ujarnya saat ditemui usai menghadiri kegiatan diseminasi kajian ekonomi keuangan regional di Tarakan, Selasa (25/9).

Pertumbuhan tersebut dinilainya sebagai salah satu yang tertinggi pada kuartal kedua tahun ini, setelah pengadaan listrik dan gas dalam bidang infrastruktur pemerintah. Meskipun sumbangannya terbilang kecil, namun dari sudut pandang positif, potensi untuk naik lebih tinggi sangat memungkinkan.

Menurutnya, itu bisa menjadi langkah awal dalam upaya mendorong pariwisata menjadi sumber ekonomi baru di Kaltara. Dia juga mengatakan, tidak stabilnya rupiah, karena pasokannya sangat tergantung pada dana asing yang masuk ke Indonesia. Sumber dari dalam negeri sendiri terbatas hanya dari bidang ekspor dan impor seperti di bidang pertambangan, pertanian dan perikanan untuk di Kaltara. Sehingga, perlu mencari sumber ekonomi baru yang menjanjikan.

“Kalau misalnya, basis ekspornya sudah bagus, sudah tebal, kapan pun keluar masuk enggak masalah,” ujarnya.

Kaltara di mata Winang, punya potensi besar, karena letaknya sebagai pintu gerbang di utara Indonesia yang berbatasan dengan beberapa negara. Dengan kondisi geografis yang strategis, pemerintah daerah perlu melakukan upaya untuk mendorong turis masuk melalui kunjungan wisata.

Upaya yang dimaksud berupa pengembangan objek-objek wisata disesuaikan kondisi alam. Selain itu, fasilitas penunjang seperti akses menuju destinasi wisata juga perlu diupayakan agar memudahkan wisatawan.

“Pariwisata ini sebetulnya paling gampang, paling mudah, paling cepat, karena secara tidak langsung modalnya cuma satu. Senyum doang. Senyum itu sudah modal awal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Kaltara, Lasty menuturkan, dalam rangka menjadikan pariwisata sebagai ekonomi baru, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah. Misal, dalam bidang promosi.

“Kita promosi itu lewat digital tourism. Bapak-bapak bisa lihat dari Instagram kita. Pariwisata Kaltara,” ujarnya.

Wisata alam dan budaya menjadi potensi yang ditawarkan Pemprov Kaltara. Misal, saat ini pihaknya lagi gencar mempromosikan wisata arung jeram di Bulungan. Atau pengembangan kawasan pariwisata di Krayan yang berbatasan dengan Sabah, Malaysia.

“Di sana (Krayan) ekonominya bagus, wisatanya bagus, sumber daya alamnya juga banyak. Perlu kami kembangkan di sana. Semacam kajian pariwisata. Kenapa kami kembangkan, karena di Krayan itu dekat dengan Malaysia,” ujarnya.

Dia juga menyatakan Pemprov Kaltara juga telah melakukan upaya untuk mempermudah wisatawan menuju destinasi wisata. Misal, dengan menyiapkan akses jalan. Seperti di Krayan, dilakukan dengan melobi pemerintah pusat untuk pembangunan jalan di perbatasan. Termasuk juga destinasi budaya seperti yang akan dilaksanakan di Kabupaten Malinau berupa pesta Irau.

Lasty menyebut secara keseluruhan ada 160 destinasi wisata yang tersebar di Kalimantan Utara, yang kebanyakan merupakan objek wisata alam dan budaya seperti pantai, desa wisata, hutan wisata air terjun dan lain-lain. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Senin, 25 Maret 2019 12:54

Khairul Kantongi Nama Pj Sekkot

TARAKAN – Siapa yang menjadi penjabat Sekretaris Kota (Sekkot) Tarakan,…

Sabtu, 23 Maret 2019 13:16

Pidanakan Penyebar Hoaks, Kapolda: Jangan Coba-Coba Merusak Pesta Demokrasi

TARAKAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara bersama Tentara Nasional…

Kamis, 21 Maret 2019 13:51

Tarakan Masih ‘Gelap’

TARAKAN – Para pekerja PT Medco E&P Indonesia di Blok…

Rabu, 20 Maret 2019 12:50

Kenaikan Gaji PNS Tunggu Payung Hukum

TARAKAN – Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah…

Rabu, 20 Maret 2019 12:00

Pakai Sampah untuk Listrik, Investor Di-deadline Tiga Bulan

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul, memberikan waktu tiga bulan…

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*