MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 27 September 2018 16:17
Instagram Jadi Inspirasi Utama, Bawa Misi Promosi

Berbagi Pengalaman Eva Celia Menjadi Traveller

TRAVELLER: Eva Celia Lesmana berkunjung ke Tarakan

PROKAL.CO, class="p1">Masyarakat Kalimantan Utara yang ingin menyalurkan hobinya menjadi traveller, mungkin bisa mencontoh apa yang dilakukan Eva Celia Lesmana. 

 

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan 

 

TIDAK hanya terkenal karena seorang aktris, Eva Celia Lesmana juga dikenal sebagai traveller. Ia bahkan sudah memiliki ratusan ribu follower dari hasil meng-upload hobinya ke Instagram.

Hobi traveller sebenarnya belum lama ditekuni gadis cantik kelahiran Jakarta, 22 September 1992 ini. Pertama kali Eva –sapaan akrabnya- berwisata empat tahun lalu, sekaligus syuting film di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

“Sebenarnya saya mulai travelling itu di tahun 2014, ketika saya pergi ke Sumba untuk syuting. Sebelumnya saya belum pernah travelling kemana-mana di Indonesia. Saya datang ke Sumba dengan minset anak Jakarta yang tidak paham akan budaya alam di luar Jakarta dan Bali,” tutur Eva ditemui media ini dalam lawatannya ke Tarakan, Selasa (25/9). 

Dari melihat keindahan wisata alam Pulau Sumbawa, hutan mangrove serta pantainya yang mempesona, juga budaya, membuat wanita berdarah campuran Belanda, Bugis, Jawa, Jerman, Madura dan Minang ini tertarik untuk travelling. 

Dari situ, ia rajin jalan-jalan. Untuk mencari inspirasi tempat-tempat wisata menarik yang akan dikunjunginya, Instagram menjadi sarana nomor satu.  “Saya mungkin anak Instragram banget. Jadi, disitulah saya mendapat. Misalnya, dari teman-teman, oh mereka baru aja pulang. Waktu itu salah satu sahabat saya dari KL (Kuala Lumpur). Apa aja yang menarik dari situ. Misalnya, yang saya suka adalah alam,” ungkap aktris yang pernah bermain dalam film Pendekar Tongkat Emas, yang produksi pada 2014 lalu.  

Tak hanya sekadar jalan-jalan. Eva punya misi ketika menyalurkan hobinya. Terutama ketika berkunjung ke tempat-tempat wisata di Indonesia. Eva lalu mempromosikan obyek wisata melalui media sosial.  

Seperti ketika berkunjung ke Pulau Sumba selama tiga bulan. Pengalamannya diabadikan dengan foto-foto yang kemudian di-upload ke Instagram. Tidak disangka, hal itu bisa mengundang perhatian turis yang berteman dengannya di media sosial untuk berkunjung ke pulau tersebut.

Selain membawa misi promosi, Eva juga sangat bertanggung jawab terhadap keindahan obyek wisata yang dikunjunginya dengan mengajak orang untuk menjaga kebersihan. Misal, ketika kembali lagi ke Pulau Sumba untuk berwisata, Eva mengaku banyak menemukan sampah berserakan, jauh dari keindahan ketika pertama kali mengunjungi. 

“Kalau misalkan lagi travelling, jangan buang plastik sembarangan yuk. Dan, itu juga saya tulis ketika saya posting di sosial media. Jadi, mengingatkan ke teman-teman juga bahwa ketika kita travel kita juga harus menjadi traveller yang bertanggung jawab. Itu sangat penting. Karena kalau enggak, tempatnya nanti menjadi last attractive dan tidak mengundang traveller-traveller lagi, dan itu sangat disayangkan,” bebernya. 

Di Kaltara, Eva mengaku baru pertama menginjakkan kaki sehingga belum banyak memiliki pengalaman tentang keindahan wisatanya. Namun, ia mendapat referensi dari beberapa sumber bahwa Kaltara punya potensi wisata alam dan budaya yang menarik. Seperti di Tarakan. 

“Ketika saya mau landing itu saya benar-benar mengamati dari luar pesawat. Oh, ternyata ada mangrovenya ya. Terus, tadi diceritain juga sama Mbak Pelangi, kuliner seafood-nya juga kuat, dan history-nya yang juga pertama kali Jepang masuknya di sini. Jadi, menurut aku itu bisa sangat diangkat untuk menarik turis-turis asing ke Kalimantan utara,” ungkapnya. 

Terlepas dari itu, Eva mengaku senang dengan upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam menjadikan pariwisata sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi ke depan.

Menurutnya, kampanye “Wonderful Indonesia” yang dilakukan Kementerian Pariwisata sangat positif dalam menyebarkan informasi tentang obyek wisata agar menarik wisatawan berkunjung ke Indonesia. (*/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 12:54

Oknum Satpol PP Garap Siswi SMA

TANJUNG SELOR – Salah seorang personel Satuan Polisi Pamong Praja…

Kamis, 17 Januari 2019 13:34

Tas Hitam Bikin Heboh, Ternyata Isinya Mengejutkan..!!

TARAKAN – Tas hitam di teras rumah salah seorang warga…

Kamis, 17 Januari 2019 13:32

Studio Cinema XXI Hampir Rampung

TARAKAN – Pengelola Grand Tarakan Mall (GTM) yakin Cinama XXI…

Kamis, 17 Januari 2019 13:26

Sembilan ASN Langgar Kedisiplinan

TARAKAN – Sebanyak sembilan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Tarakan…

Selasa, 15 Januari 2019 11:54

Agen Perjalanan Terancam Gulung Tikar

TARAKAN – Sorotan terhadap maskapai tidak hanya menyangkut tarif tiket…

Selasa, 15 Januari 2019 11:49

Pemkot Belum Serahkan P3D

TANJUNG SELOR – Pelimpahan kewenangan personel, pendanaan, sarana dan prasarana…

Senin, 14 Januari 2019 10:08

Polda Incar RSUD Mantri Raga

TARAKAN - Rawannya kasus penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Utara, menjadi…

Senin, 14 Januari 2019 09:54

Lima DOB Terus Perjuangkan

TANJUNG SELOR – Moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan pemerintah…

Minggu, 13 Januari 2019 12:11

Asusila karena Ekonomi dan Pendidikan

TANJUNG SELOR - Tindakan kriminal seperti perbuatan asusila, erat kaitannya…

Minggu, 13 Januari 2019 12:08

Wakil Kaltara Pun Terseret Kasus Prostitusi Online

TANJUNG SELOR – Berita mengejutkan muncul dari pengembangan penyidikan kasus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*