MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 09 Oktober 2018 16:25
Abaikan Rekomendasi, Berpotensi Jadi Temuan
BANGUN KANTOR PERMANEN: Desain Kantor BPK RI Perwakilan Kaltara yang akan dibangun di Tarakan.

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Tata pengelolaan keuangan pemerintah kabupaten dan kota, serta provinsi di Kalimantan Utara belum seratus persen baik. Ini dibuktikan dengan raihan opini pemerintahan di Bumi Benuanta -sebutan Kaltara.

Baru Kabupaten Malinau dan Nunukan, serta Pemprov Kaltara yang meraih opini WTP. Sedangkan dua kabupaten lain, Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung (KTT), serta Tarakan, masih memperoleh wajar dengan pengecualian (WDP). 

Namun, Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara tetap memuji keseriusan yang sudah dilakukan pemerintah di Kaltara dalam memperbaiki tata pengelolaan keuangan daerah. Terutama dalam menindaklanjuti rekomendasi terhadap hasil pemeriksaan laporan pertanggungjawaban yang dilakukan BPK.

“Pak Gubernur bilang kalau di Kalimantan Utara itu hampir 97 persen ditindaklanjuti temuannya. Tapi secara nasional, itu sudah bagus. Sudah 80 persenan. Awal-awal sih, tahun 2004, 2005 masih 40 persen,” ujarnya kepada awak media di sela menghadiri ground breaking pembangunan Kantor BPK RI Perwakilan Kaltara di Tarakan, Senin (8/10). 

Dengan keseriusan tersebut, Moermahadi menilai kepala daerah dan jajarannya semakin tahu cara menuju mengelola keuangan yang baik. Rekomendasi tersebut memang dimaksudkan untuk mendorong pemerintah daerah memperbaiki pengelolaan keuangan mereka menjadi lebih baik. 

Menurut Moermahadi, rekomendasi yang diberikan BPK RI harus ditindaklanjuti demi perbaikan pengelolaan keuangan daerah yang baik. Jika tidak, akan menjadi sumber masalah dan berpotensi menjadi temuan aparat penegak hukum.

“Kalau enggak menjalankan rekomendasi, ada unsur melanggar tindak pidananya enggak? Kalau enggak, kita ungkapin lagi bahwa itu harus dilaksanakan,” tegasnya. 

Di lain pihak, Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie membenarkan bahwa pihaknya sangat serius dalam menindaklanjuti rekomendasi terhadap hasil pemeriksaan BPK RI. Bukan sekadar ingin mencapai opini wajar tanpa pengecualian (WTP), melainkan juga bukti ketaatan pada hukum. 

“Kalimantan Utara tidak hanya WTP, tapi kita berusaha melakukan tindak lanjut di bawah 60 hari, karena kalau sudah 60 hari pasti disampaikan ke aparat penegak hukum. Itu bisa jadi masalah hukum,” ujarnya. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 13:49

Disdik Yakin Tak Ada Kendala

TARAKAN – Jadwal pelaksanaan ujian siswa SD dan SMP tahun…

Jumat, 18 Januari 2019 13:37

Kepsek Dituntut Punya Inovasi

TARAKAN – Sebanyak 17 kepala SD dan SMP di Tarakan…

Jumat, 18 Januari 2019 13:24

Buka Penerimaan P3K, Atasi Kekurangan Guru

TARAKAN – Pemerintah pusat telah secara resmi menyatakan bahwa pada…

Kamis, 17 Januari 2019 13:30

Wali Kota Tarakan Target Februari

TARAKAN – Peraturan wali kota Tarakan terkait pengurangan penggunaan kantong…

Rabu, 16 Januari 2019 10:44

Tiga Calon DPD Lolos dari Sanksi

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tarakan memutuskan untuk…

Rabu, 16 Januari 2019 10:37

Parpol Ditagih LPj Bankeu

TARAKAN – Waktu bagi partai politik (Parpol) penerima bantuan keuangan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:24

5 Tahun Gagal Persembahkan Adipura, Sofian Tak Merasa Kecewa

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan di bawah kepempimpinan Sofian Raga…

Selasa, 15 Januari 2019 12:57

Waspada, Pelaku Pencurian Berkeliaran

TARAKAN – Polres Tarakan berhasil mengungkap 5 kasus pencurian yang…

Senin, 14 Januari 2019 11:44

Pos Laut Terpadu Tak Masuk Prioritas

TARAKAN – Harapan Pemkot Tarakan mendapatkan bantuan pemerintah pusat untuk…

Senin, 14 Januari 2019 11:43

Nasib Tiga Calon DPD Ditentukan Pekan Ini

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tarakan segera mengambil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*