MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 16 Oktober 2018 13:40
Lanjutkan Kuliah, Berhasil Raih Cum Laude

Kegiatan Dicky Wainal Usman setelah Pensiun

BINCANG SANTAI: Sejumlah awak media ketika bertemu Dicky Wainal Usman di kediamannya, Jumat (12/10) lalu.

PROKAL.CO, Nama Mayjen (Purn) TNI Dicky Wainal Usman sempat mencuat jelang Pilgub Kaltara, 2015 lalu. Lama tak terdengar, ternyata Dicky disibukkan dengan kegiatan kuliahnya.

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan

WAJAH Dicky Wainal Usman terlihat berseri-seri kala awak media ini menyambangi kediamannya di Jalan Sulawesi, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, Jumat (12/10).

Badannya pun masih tegak, meski sudah berusia di atas 60 tahun. Mungkin karena mantan prajurit sehingga pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 28 April 1957, itu terjaga kesehatannya.

Dicky yang ketika itu baru saja selesai mandi dan berpakaian, bergegas ke luar dari kamarnya untuk menyapa awak media. Mengenakan kemeja berwarna putih dan peci hitam, pria yang pensiun dengan pangkat bintang dua ini menyambut media dengan terbuka.

“Salam sejahtera bagi kita semua,” ujarnya seraya tersenyum.

Sapaan singkat itu menjadi kata pembuka dari cerita panjang Dicky Wainal Usman. Ia kemudian duduk di kursi untuk meladeni wawancara awak media. Dicky memang sempat dikenal masyarakat Tarakan kala masih menjabat Panglima Kodam VI/Mulawarman.

Namanya semakin dikenal setelah masuk dalam bursa kandidat calon gubernur Kalimantan Utara. Namun, karena kalah bersaing dalam perebutan dukungan partai politik, langkah Dicky mencalonkan diri pun belum kesampaian.

Setelah tak bisa mengikuti kontestasi pilkada di Kaltara, praktis pria 3 anak hasil pernikahannya dengan Dien Hardiani ini memiliki lebih banyak waktu luang. Apalagi, ia juga sudah pensiun dari dinas militernya.

Namun, Dicky tidak tinggal diam menikmati purnatugasnya. Meski sudah tidak muda lagi, mantan staf khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini masih semangat dalam menuntut ilmu. Yakni melanjutkan pendidikan.

“Saya langsung kuliah di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Saya ambil S-3. Dulu saya cuma S-2 di bidang politik pemerintahan daerah,” ujar alumni Akademi Militer (Akmil) 1980 ini.

Dicky melanjutkan ilmu terapan yang diambilnya di bidang politik pemerintahan daerah. Selama di bangku kuliah, Dicky tercatat sebagai mahasiswa yang sangat aktif dan kritis dalam setiap pertemuan dengan dosen. Bahkan, ia mengaku pernah mengkritik Wiranto yang pernah menjadi atasannya di dunia kemiliteran.

“Universitas Negeri Jakarta itu paling tahu sama watak saya. Duduk di depan, tidak pernah tidak masuk, selalu berdebat (dengan) dosen,” ujarnya.

Otak Dicky juga masih cerdas. Terbukti dia berhasil menyelesaikan program doktor lebih cepat setengah tahun dari target 3 tahun. Dia juga mampu menyelesaikan desertasinya dalam waktu yang singkat dan lebih banyak mengerjakan sendiri. Wajar jika Dicky berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan prestasi memuaskan (cum laude) dengan indeks prestasi komulatif (IPK) 3,94.

“Anak saya bilang, mengerikan bapak ini. Anak saya tidak pernah bisa melawan saya. Artinya, keunggulan dalam sekolah pendidikan, saya ingin selalu yang terbaik,” tuturnya.

Selama menempuh pendidikan S-3, Dicky banyak mengambil pengalaman, terutama dalam menyelesaikan kuliahnya. Menurut Dicky, jika ingin selesai lebih cepat, memang harus fokus dengan pendidikan.

Itu sebabnya banyak mahasiswa seangkatannya lama selesai, karena waktu mereka terbagi antara kedinasan dan pendidikan. Sedangkan Dicky fokus dan menetap di Jakarta.

Kini, setelah menyelesaikan pendidikan S-3, Dicky ingin menerapkan ilmu yang didapatnya dengan terjun ke dunia politik. “Tanpa memahami politik, itu tidak akan sejahtera. Berpolitik itu bukan hanya masuk ke partai politik, tapi berpolitik itu mengerti, karena setiap warga negara harus mengawasi jalannya pemerintahan,” ujarnya. (*/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 12:55

Jupiter dan Mio Adu Banteng

TARAKAN – Suara benturan yang sangat keras, mengagetkan warga di…

Sabtu, 19 Januari 2019 12:54

Oknum Satpol PP Garap Siswi SMA

TANJUNG SELOR – Salah seorang personel Satuan Polisi Pamong Praja…

Kamis, 17 Januari 2019 13:34

Tas Hitam Bikin Heboh, Ternyata Isinya Mengejutkan..!!

TARAKAN – Tas hitam di teras rumah salah seorang warga…

Kamis, 17 Januari 2019 13:32

Studio Cinema XXI Hampir Rampung

TARAKAN – Pengelola Grand Tarakan Mall (GTM) yakin Cinama XXI…

Kamis, 17 Januari 2019 13:26

Sembilan ASN Langgar Kedisiplinan

TARAKAN – Sebanyak sembilan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Tarakan…

Selasa, 15 Januari 2019 11:54

Agen Perjalanan Terancam Gulung Tikar

TARAKAN – Sorotan terhadap maskapai tidak hanya menyangkut tarif tiket…

Selasa, 15 Januari 2019 11:49

Pemkot Belum Serahkan P3D

TANJUNG SELOR – Pelimpahan kewenangan personel, pendanaan, sarana dan prasarana…

Senin, 14 Januari 2019 10:08

Polda Incar RSUD Mantri Raga

TARAKAN - Rawannya kasus penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Utara, menjadi…

Senin, 14 Januari 2019 09:54

Lima DOB Terus Perjuangkan

TANJUNG SELOR – Moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan pemerintah…

Minggu, 13 Januari 2019 12:11

Asusila karena Ekonomi dan Pendidikan

TANJUNG SELOR - Tindakan kriminal seperti perbuatan asusila, erat kaitannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*