MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 17 Oktober 2018 14:19
Kesempatan Kerja Tumbuh 0,93 Persen

Gaji Tertinggi di Sektor Pertambangan

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kesempatan kerja di Kalimantan Utara pada periode Februari 2018, tercatat mencapai 95,31 persen. Atau, dari jumlah angkatan kerja sebanyak 347.623 orang, 331.351 orang di antaranya mampu terserap di 14 sektor lapangan usaha.

Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur–Kalimantan Utara Atqo Mardiyanto mengatakan, apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya di 2017, yang sebesar 94,38 persen, terdapat pertumbuhan positif sebesar 0,93 persen.

Apabila dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Kalimantan, tercatat Kaltara berada di peringkat keempat setelah Kalimantan Barat yang berada di peringkat ketiga (95,85 persen), Kalimantan Selatan di peringkat kedua (96,34 persen) dan Kalimantan Tengah di peringkat pertama (96,82 persen). Sedangkan Kalimantan Timur 93,10 persen.

Mengenai tiga sektor lapangan usaha utama dengan tingkat kesempatan kerja tertinggi. Dijelaskan Atqo, terdiri dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 24,42 persen, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan kendaraan sebesar 20,16 persen dan sektor administrasi pemerintahan sebesar 15,20 persen.

“Berdasarkan pendataan terbaru, pertanian, kehutanan dan perikanan memberi kesempatan kerja yang paling tinggi. Terbukti dengan serapan angkatan kerjanya. Namun, apabila dari pendapatan, rerata gaji tertinggi di sektor pertambangan. Data terakhir menunjukkan angka Rp 5.243.841,” ujarnya, Selasa (16/10).

Berbicara tentang korelasi antara tingkat kesempatan kerja dengan masih adanya angka tingkat pengangguran terbuka di Kaltara, secara statistik karena ada angkatan kerja yang tidak bekerja minimal selama satu jam/hari secara berturut-turut, masih mencari pekerjaan, mempersiakan usaha, merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan dan sudah diterima, namun belum mulai bekerja.

“Faktor-faktor tersebut yang melatarbelakangi masih adanya TPT (tingkat pengangguran terbuka) di Kalimantan Utara,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara, Pollymart Sijabat, menjelaskan pertumbuhan kesempatan kerja di Kaltara menjadi satu hal yang wajar. Terlepas dari sektor pemerintah dan kondisi perekonomian yang menjadi pemicu dan menstimulus serapan tenaga kerja di sektor usaha pendukung, kesempatan kerja juga dipengaruhi dari peluang usaha jenis baru tumbuh yang terhitung besar.

“Setidaknya untuk saat ini, kesempatan kerja dipengaruhi faktor-faktor itu. Kalau bicara ke depan, tentu progres realisasi investasi juga berperan besar,” ujarnya.

Dia meyakini bahwa kesempatan kerja bisa terus tumbuh. Namun, ia mengatakan bahwa pihaknya dan instansi terkait memiliki tugas dalam mempersiapkan kompetensi angkatan kerja di daerah. Menurutnya, kompetensi menjadi modal pertama dan utama agar jumlah lapangan pekerjaan dan jumlah angkatan kerja bisa berbanding lurus.

“Persoalan kompetensi ini lintas sektor. Ada yang mempersiapkan dari jenjang pendidikan dan kami dari sisi pelatihan dan pemberian keterampilan. Kalau program per tahun sudah ada, tinggal lihat realisasinya kembali. Tapi kalau melihat setiap periode ada penurunan pengangguran, menunjukkan upaya pemerintah memberi kontribusi positif,” jelasnya. (*/fai/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*