MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:58
Oknum Polisi Malaysia Tertangkap Bawa Miras
PENYELUNDUPAN: Minuman beralkohol yang berhasil disita tim gabungan penjaga perbatasan di Long Midang, pekan lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia berhasil menangkap dua warga negara asing (WNA) asal Malaysia yang menyelundupkan puluhan botol minuman keras melalui Desa Long Midang, Kecamatan Krayan, Nunukan.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman Kolonel Kav Dino Martino mengungkapkan, tertangkapnya warga asal Malaysia itu ketika anggota Pos Gabma Long Midang melakukan razia, akhir pekan lalu.

“Saat itu, tim gabungan menghentikan mobil warna merah dengan Nopol SAB 3477 W dari arah Malaysia untuk diperiksa. Saat dilakukan pemeriksaan, tim menemukan kardus yang berisi miras illegal,” ujarnya, Rabu (17/10).

Dari hasil pemeriksaan, WNA tersebut bernama Wong Siew Ngie (55) yang tinggal di Lorong 16 Brooke Drive 96000 Sibu, Serawak, Malaysia dan seorang kopral polisi bernama Mohammad Hasnain Bin Mohammad Ibrahim (34), yang beralamatkan di BT 22 1/2, Air Hitam Pantai Tanjung Bidara 78300 Masjid Tanah Malaka, Negeri Malaka Semenanjung, Malaysia.

“Muhammad Hasnain adalah seorang anggota Polisi Diraja Malaysia, dengan nomor polisi RF/147743. Ia masuk tanpa membawa dokumen imigrasi dan diduga ikut membantu menyeludupkan miras ke wilayah Krayan. Identitasnya benar anggota Polis Diraja Malaysia,” ungkapnya.

Mereka yang ditangkap kemudian diserahkan ke Imigrasi Nunukan. Sementara itu, barang bukti kejahatan yang berhasil disita yaitu 57 botol miras merek Black Jack’s dan 131 botol merek Labour.

“Kedua jenis miras itu sering kali beredar di wilayah Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Ditegaskannya, berdasarkan hasil introgasi kepada pelaku, keduanya mengaku masuk perbatasan Indonesia hanya berbekal IC atau KTP Malaysia dan sejenis surat yang dikeluarkan oleh Pos Imigrasi Malaysia di Bakelalan Lawas, Serawak.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Imigrasi Kelas II B Nunukan, dokumen itu diakui legal sehingga dapat dicap keluar masuk khusus di wilayah perbatasan Indonesia di Krayan. Kepemilikan dokumen seperti itu dibenarkan selama tidak digunakan untuk melakukan kejahatan. (*/isa/fen)

 


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 12:55

Jupiter dan Mio Adu Banteng

TARAKAN – Suara benturan yang sangat keras, mengagetkan warga di…

Sabtu, 19 Januari 2019 12:54

Oknum Satpol PP Garap Siswi SMA

TANJUNG SELOR – Salah seorang personel Satuan Polisi Pamong Praja…

Kamis, 17 Januari 2019 13:34

Tas Hitam Bikin Heboh, Ternyata Isinya Mengejutkan..!!

TARAKAN – Tas hitam di teras rumah salah seorang warga…

Kamis, 17 Januari 2019 13:32

Studio Cinema XXI Hampir Rampung

TARAKAN – Pengelola Grand Tarakan Mall (GTM) yakin Cinama XXI…

Kamis, 17 Januari 2019 13:26

Sembilan ASN Langgar Kedisiplinan

TARAKAN – Sebanyak sembilan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Tarakan…

Selasa, 15 Januari 2019 11:54

Agen Perjalanan Terancam Gulung Tikar

TARAKAN – Sorotan terhadap maskapai tidak hanya menyangkut tarif tiket…

Selasa, 15 Januari 2019 11:49

Pemkot Belum Serahkan P3D

TANJUNG SELOR – Pelimpahan kewenangan personel, pendanaan, sarana dan prasarana…

Senin, 14 Januari 2019 10:08

Polda Incar RSUD Mantri Raga

TARAKAN - Rawannya kasus penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Utara, menjadi…

Senin, 14 Januari 2019 09:54

Lima DOB Terus Perjuangkan

TANJUNG SELOR – Moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan pemerintah…

Minggu, 13 Januari 2019 12:11

Asusila karena Ekonomi dan Pendidikan

TANJUNG SELOR - Tindakan kriminal seperti perbuatan asusila, erat kaitannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*