MANAGED BY:
SABTU
19 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:21
Baru 15 Warga Punan Batu Terdata
JEMPUT BOLA: GMHP yang dilakukan KPU Bulungan di wilayah pedalaman Bulungan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Ratusan warga Punan Batu di Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan belum mengantongi identitas kependudukan berupa KTP elektronik maupun administrasi kependudukan lain.

Akibatnya, mereka yang sebagian besar tinggal di hutan dan gua batu itu belum terdaftar sebagai pemilih pemilu 2019. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan Ery Sonley kepada Bulungan Post mengakui dari 20 kepala keluarga, yang terdata baru 15 orang, yang memiliki KTP.

“Temuan ini merupakan hasil laporan dari warga desa setempat dan difasilitasi oleh pemerintah kecamatan, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. Kondisi ini menjadi tantangan bagi kami untuk mendaftarkan hak pilih mereka pada pemilu 2019 mendatang,” ujarnya, Jumat (19/10).

Dikatakan, dari penjelasan warga tercatat 100 KK diduga masih tinggal di dalam hutan perbatasan Bulungan–Berau, Kaltim atau sering berpindah-pindah mengikuti hewan buruan dan ketersediaan umbi-umbian di hutan.

“Kondisi ini telah kami laporkan ke KPU RI. Diharapkan akhir Oktober ada solusi agar mereka yang selama ini belum pernah mengikuti pemilu bisa tercatat sebagai pemilih,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, melalui program Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP), pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Bulungan untuk mencarikan solusi agar warga Punan Batu yang dinilai masih primitif dapat tercatat pada administrasi kependudukan.

“Mereka belum paham soal pemilu, apalagi warga Punan Batu belum pernah ke tempat pemungutan suara (TPS). Apalagi melihat surat suara. Bagi mereka sangat asing,” jelasnya.

Karena itu, Pemkab Bulungan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dapat mengupayakan warga Punan Batu tercatat dalam data kependudukan. Apalagi, warga Punan Batu cukup antusias untuk bisa ikut pemilu.

“Soal TPS-nya nanti kita selesaikan teknisnya bagaimana, apakah masuk dalam daftar TPS terdekat atau jika jumlahnya banyak akan dibuatkan TPS tersendiri. Yang penting mereka diupayakan terdaftar sebagai pemilih,” ujarnya. (*/isa/fen) 


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 13:34

Tas Hitam Bikin Heboh, Ternyata Isinya Mengejutkan..!!

TARAKAN – Tas hitam di teras rumah salah seorang warga…

Kamis, 17 Januari 2019 13:32

Studio Cinema XXI Hampir Rampung

TARAKAN – Pengelola Grand Tarakan Mall (GTM) yakin Cinama XXI…

Kamis, 17 Januari 2019 13:26

Sembilan ASN Langgar Kedisiplinan

TARAKAN – Sebanyak sembilan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Tarakan…

Selasa, 15 Januari 2019 11:54

Agen Perjalanan Terancam Gulung Tikar

TARAKAN – Sorotan terhadap maskapai tidak hanya menyangkut tarif tiket…

Selasa, 15 Januari 2019 11:49

Pemkot Belum Serahkan P3D

TANJUNG SELOR – Pelimpahan kewenangan personel, pendanaan, sarana dan prasarana…

Senin, 14 Januari 2019 10:08

Polda Incar RSUD Mantri Raga

TARAKAN - Rawannya kasus penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Utara, menjadi…

Senin, 14 Januari 2019 09:54

Lima DOB Terus Perjuangkan

TANJUNG SELOR – Moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan pemerintah…

Minggu, 13 Januari 2019 12:11

Asusila karena Ekonomi dan Pendidikan

TANJUNG SELOR - Tindakan kriminal seperti perbuatan asusila, erat kaitannya…

Minggu, 13 Januari 2019 12:08

Wakil Kaltara Pun Terseret Kasus Prostitusi Online

TANJUNG SELOR – Berita mengejutkan muncul dari pengembangan penyidikan kasus…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:51

Parpol Diberi Waktu hingga 31 Januari

TANJUNG SELOR – Laporan pertanggungjawaban (LPj) bantuan keuangan partai politik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*