MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Minggu, 02 Desember 2018 11:55
Kuota Daging Impor Bisa Ditambah
DAGING LOKAL: Untuk mencukupi kebutuhan daging di masyarakat, pemerintah daerah bisa mengajukan tambahan daging beku impor.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR - Untuk memenuhi kebutuhan daging, pemerintah telah membuka keran daging beku impor. Dan, telah beredar di Kalimantan Utara sejak beberapa tahun belakangan.

Dengan masih minimnya produksi daging dari peternak lokal, menurut Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Utara, Supardi, daerah bisa mengajukan tambahan kuota daging impor kepada pemerintah pusat. 

Apalagi, ada kenaikan permintaan masyarakat dan industri olahan yang menggunakan bahan baku daging impor. Karena menurut Supardi, dibukanya keran daging beku impor, selain memenuhi kebutuhan masyarakat, juga menekan penyelundupan daging yang dipasok melalui wilayah Malaysia ke Kaltara.

“Saat ini, kuota daging impor untuk Kaltara sebanyak 720 ton. Angka tersebut berdasarkan rekapitulasi dari kuota bulanan yang mencapai 60 ton,” ujar Supriadi, Jumat (1/12).

Untuk alokasi ke kabupaten/kota, dia menyebutkan, tergantung kebutuhan masyarakat. Sedangkan harga, dia menegaskan, masih sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. Yakni, Rp 80.000 per kilogram.

Soal serapan kuota yang diberikan ke Kaltara, menurut Supardi, kriteria konsumen cenderung setara antara rumah tangga dengan industri olahan. Ke depan, pihaknya akan mengevaluasi kesesuaian antara tingkat kebutuhan dan kuota yang disediakan.

“Datanya ini belum diakumulasikan. Yang terpenting dari jatah 60 ton tadi masih akan tetap berjalan,” ujarnya.

Disinggung dari sisi ekonomi, Supardi menjelaskan, keberadaan daging impor secara khusus untuk menekan melambungnya harga daging sapi lokal saat momen-momen hari besar. Sehingga, nantinya masyarakat tidak perlu ada ketakutan untuk merogoh kocek terlalu dalam. 

Dari sisi kuantitas pun, kata dia, daging beku impor mampu mencukupi kebutuhan masyarakat. “Kami juga akan tetap koordinasikan ke instansi terkait untuk melakukan pengawasan terhadap daging impor ilegal. Karena apabila tetap ada, dapat merusak pasar daging yang resmi,” ujarnya. (*/fai/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*