MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Selasa, 04 Desember 2018 10:34
Antisipasi Penimbunan Bahan Pokok
BELUM NAIK HARGA: Stok bahan pokok berdasarkan hasil pantauan Disperindagkop Kaltara masih relatif aman. Harga pun masih stabil.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Jelang Natal dan tahun baru, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kaltara mulai meningkatkan pengawasan terhadap harga bahan pokok di sejumlah pasar. Salah satunya, Pasar Induk Tanjung Selor.

Apalagi, beredar isu ada oknum tertentu yang memanfaatkan ketersediaan bahan pokok untuk ditimbun agar terjadi kenaikan harga. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop Kaltara, Hasriani mengaku pihaknya menerima informasi mengenai ketersediaan bahan pokok yang dimanfaatkan oknum.

Oknum tersebut, kata dia, akan memborong bahan pokok seperti beras. Oleh sebab itu, sebelum terjadi pihaknya yang tergabung dalam Satgas Pangan akan lebih fokus memantau ketersediaan bahan pokok dan menjaga kestabilan harga jelang Natal dan tahun baru.

“Adanya informasi bahwa beras-beras akan diborong sudah kami antisipasi jauh-jauh hari bersama Satgas Pangan agar tidak terjadi kelangkaan. Pada intinya kami siap melakukan tindakan jika itu benar terjadi,” ujarnya, Senin (3/12).

Menurutnya, perbuatan oknum tersebut dapat ditindaklanjuti melalui jalur hukum. Karena merupakan penimbunan bahan pokok. “Jadi, semuanya itu ada aturannya. Kami akan terus memantau kestabilan harga, serta ketersediaan bahan pokok,” ujarnya.

Namun, sejauh ini pihaknya melihat harga bahan pokok masih relatif stabil. Ketika ada perubahan harga atau kenaikan, kata dia, tidak terlalu signifikan. “Ada beberapa komoditas hasil pemantauan kami beberapa hari yang lalu. Seperti bawang putih itu dikisaran harga Rp 28 ribu menurun menjadi Rp 22 ribu per kilo. Jadi untuk sampai saat ini dari pemantauan di pasar masih relatif aman,” ujarnya.

Dikatakan, kenaikan harga bahan pokok sudah menjadi tradisi setiap tahun. Terutama di hari-hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idulfitri, Natal dan tahun baru. Karena di momen tersebut, kata dia, konsumsi masyarakat meningkat dari biasanya.

“Jika kita bandingkan dengan hari-hari biasanya, daya beli juga semakin banyak,” ujarnya. (*/fai/fen) 


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*