MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Selasa, 04 Desember 2018 10:35
1.000 Bibit Sawit Tertahan di Tunon Taka
ASAL TAWAU: Petugas Karantina di Nunukan memperlihatkan bibit sawit yang tidak dilengkapi sertifikat.

PROKAL.CO, TARAKAN – Penyelundupan melalui daerah perbatasan kembali berhasil digagalkan petugas dari Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan. Kali ini, 1.000 bibit sawit tidak bersertifikat.

Bibit sawit tersebut dibawa salah seorang penumpang speedboat dari Tawau, Malaysia, yang tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Ahad (2/12). “Sudah ada di Nunukan barangnya,” ujar Humas Karantina Ifa Maulidah Hasanah lewat pesan WhatsApp, Senin (3/12).

Dari rilis yang diterbitkan Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan,  mestinya setiap bibit sawit yang masuk ke Indonesia harus disertai sertifikat dari negara asal (Phytosanitary Certificate) dan surat izin pemasukkan dari Menteri Pertanian RI (khusus untuk pemasukan benih/bibit tanaman).

Menurut Ifa –sapaan akrab Ifa Maulidah Hasanah, pihaknya punya wewenang menahan barang tersebut selama 14 hari sambil menunggu pemilik barang melengkapi dokumen sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan.

Jika tidak bisa melengkapi dokumen yang diminta selama waktu yang diberikan, Karantina berhak memusnahkan barang-barang tersebut. Pemilik juga bisa diproses hukum sesuai Undang-Undang nNomor 16 Tahun 1999 tentang Karantina, Hewan, Ikan dan Tumbuhan. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*