MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 04 Desember 2018 10:48
PAD Cekak Gara-Gara Aturan Pusat

Retribusi Menara Telekomunikasi Terpaksa Direvisi

POTENSI PAD: Pemkot Tarakan terpaksa merevisi perda untuk memungut retribusi menara telekomunikasi.

PROKAL.CO, TARAKAN – Retribusi menara telekomunikasi menjadi salah satu item pendapatan yang tidak tergali secara maksimal di tahun ini. Yang akhirnya memengaruhi target pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) Tarakan.

Penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Perubahan Kedua Atas Retribusi Nomor 1 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum, khususnya retribusi menara yang belum bisa diterapkan, menjadi penyebabnya.

Kepala Seksi Telekomunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tarakan, Sugiatmoko mengatakan bahwa perda tersebut masih perlu perubahan, karena ada kekeliruan dalam perhitungan indeks variabel untuk menentukan retribusi menara telekomunikasi seperti yang diatur oleh Menteri Keuangan.

Menurut Sugiatmoko, perda tersebut sebenarnya sudah disahkan oleh Pemkot Tarakan dan sempat disosialisasikan ke pemilik menara telekomunikasi. Namun, mereka justru keberatan terkait perhitungan indeks dan menyurati ke asosiasi yang mewadahi.

Atas dasar itu, lanjut Sugiatmoko, asosiasi kemudian menyurati Kementerian Keuangan agar dapat menginstruksikan kepada pemerintah daerah guna mengubah perda menara telekomunikasi yang sudah ditetapkan.

Sugiatmoko menyebut bukan hanya Pemkot Tarakan yang keliru dalam perda retribusi menara telekomunikasi. Ada 32 daerah yang bernasib sama dan harus mengubah perda yang sudah disetujui.

Atas instruksi tersebut, pihaknya menyusun lagi rancangan perda perubahan retribusi menara telekomunikasi dan telah diajukan ke Bagian Hukum Pemkot Tarakan untuk mengubah indeks variabel di perda yang keliru. Karena sedang dalam proses perubahan itulah sehingga perda tersebut belum bisa dimaksimalkan keberadaannya oleh Pemkot Tarakan.

Menurut Sugiatmoko, potensi PAD dari retribusi menara jika mengikuti Perda 1/2012, khususnya retribusi menara telekomunikasi dengan menggunakan perhitungan indeks variabel yang lama, sebenarnya menjanjikan. Dengan jumlah 150 tower telekomunikasi, Tarakan bisa mendapatkan pemasukan sekitar Rp 1,5 miliar per tahun.

Namun, dengan perhitungan indeks variabel yang baru dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan dan diadopsi dalam penerapan Perda Nomor 5/2017 tentang Perubahan Kedua Atas Perda Nomor 1/2012 tentang Retribusi Jasa Umum, potensi PAD dari sektor retribusi menara menurun. Pemkot Tarakan hanya bisa mendapatkan penghasilan di bawah Rp 1 miliar.

“Setelah dilakukan revisi pertama dapatnya Rp 655 juta. Dengan yang baru turun lagi menjadi Rp 325 juta. Karena indeksnya kecil betul,” ujar Sugiatmoko, Senin (3/12).

Jika dirincikan lebih detail lagi, Sugiatmoko memperkirakan nilai retribusi setiap menara telekomunikasi hanya Rp 2,5 juta per tahun. Meskipun perubahan perda retribusi menara telekomunikasi dalam proses perubahan, pihaknya tetap menjadikan retribusi sebelumnya sebagai kewajiban yang harus dibayar oleh pengusaha telekomunikasi, karena sudah dianggap oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai piutang.

“Saya tetap jalan. Mereka menunggu perda yang disahkan baru mau bayar, karena mengikuti permenkeu,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 13:16

Pidanakan Penyebar Hoaks, Kapolda: Jangan Coba-Coba Merusak Pesta Demokrasi

TARAKAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara bersama Tentara Nasional…

Kamis, 21 Maret 2019 13:51

Tarakan Masih ‘Gelap’

TARAKAN – Para pekerja PT Medco E&P Indonesia di Blok…

Rabu, 20 Maret 2019 12:50

Kenaikan Gaji PNS Tunggu Payung Hukum

TARAKAN – Presiden RI Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah…

Rabu, 20 Maret 2019 12:00

Pakai Sampah untuk Listrik, Investor Di-deadline Tiga Bulan

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Khairul, memberikan waktu tiga bulan…

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…

Jumat, 15 Maret 2019 14:38

Kecelakaan Kerja Dianggap Fatal

TARAKAN – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja pada proyek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*