MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 06 Desember 2018 16:02
Terapkan Merit System, Kaltara Peringkat 14 Nasional
Irianto Lambrie

PROKAL.CO, JAKARTA – Berdasarkan hasil evaluasi dan penilaian Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang diterima Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltara, dalam penerapan sistem merit atau merit system untuk pembinaan dan pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN), Kaltara sebagai provinsi baru berada di urutan ke-14 dari 34 provinsi di Indonesia.

 

Sementara, untuk hasil pemetaan penerapan sistem merit manajemen ASN di Regional Kalimantan, Kaltara berada di posisi ke-3 dengan nilai (223), setelah Kalimantan Timur (232) dan Kalimantan Selatan (231). Sedangkan, di urutan ke-4 yakni Kalimantan Barat dengan nilai (202) disusul Kalimantan Tengah (166).

 

Dikatakan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, sistem merit lebih condong kepada sebuah kebijakan, bukan sistem. “Dalam penerapan sistem merit ini, diaplikasikan sebuah kebijakan pengaturan yaitu tidak ada diskriminasi melainkan terkait dengan kualifikasi, pengalaman, dan pendidikan seseorang. Misalnya, Pemprov Kaltara menerima CPNS maka diserahkan kepada ABK (analisis beban kerja) dan akan dilihat dari kualifikasinya tanpa memandang fisiknya,” kata Gubernur, Rabu (5/12).

 

Ada sejumlah indikator dalam pengukuran penerapan sistem merit untuk pembinaan dan pengembangan karir ASN yang dikalkulasi oleh KASN. Yakni, indikator perencanaan kebutuhan pegawai, pengadaan pegawai, pembinaan karir dan peningkatan kompetensi. Lalu, indikator proses mutasi, rotasi dan promosi, pengendalian kinerja serta indikator penggajian, penghargaan dan penegakan disiplin.

 

“Dari informasi kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Kaltara, pada setiap indikator, ada beberapa pertanyaan yang diterakan dalam kuisioner. Setiap pertanyaan memuat 4 jawaban dengan nilai berjenjang, yakni 1 hingga 4. Pada awalnya, BKD yang melakukan penilaian sendiri, lalu hasil penilaian itu dipresentasikan kepada KASN dengan membawa data-data penunjang. Oleh KASN, akan dinilai kembali apakah jawaban dari BKD itu sudah sesuai dengan fakta atau tidak,” ungkap Irianto.

 

Apabila jawaban pertanyaan selaras dengan data dan fakta yang ada, maka nilainya 4. Sementara bila, tak sesuai akan dilakukan penyesuaian nilai oleh KASN, biasanya turun pada poin 3 atau 2.(humas)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 14:55

Gubernur Ajak Peduli Kebersihan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Selasa, 19 Maret 2019 14:54

Satpol Diinstruksikan Razia ASN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Selasa, 19 Maret 2019 14:53

Gubernur Ingatkan ASN soal Sumpah

TANJUNG SELOR – Calon pegawai negeri sipil maupun PNS harus…

Selasa, 19 Maret 2019 14:52

Gubernur Minta KMJ Utamakan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meminta…

Senin, 18 Maret 2019 16:30

Gubernur Tekankan Penggunaan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Senin, 18 Maret 2019 16:28

Kementerian PUPR Tinjau Pembangunan Kanal Antarmoda

TARAKAN – Menindaklanjuti surat Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Nomor 600/984.1/PUPR-PERKIM/GUB…

Senin, 18 Maret 2019 16:27

Pemanfaatan Air Permukaan Masih Dikedepankan

TARAKAN – Kebutuhan air bersih, ketahanan pangan, perubahan iklim global…

Jumat, 15 Maret 2019 14:46

K3S Kaltara Ditarget 9.653 BOPD

TANJUNG SELOR – Pada tahun ini, target lifting bagi Kontraktor…

Jumat, 15 Maret 2019 14:44

Generasi Muda Jangan Jadi Penonton

TANJUNG SELOR – Kegiatan “Respons Kaltara” edisi ke-XXXI yang digelar…

Jumat, 15 Maret 2019 14:42

Tim RCEC GMF-BRI RRT Akan Kunjungi KIPI

TANJUNG SELOR – Dijadwalkan, pada hari ini tim Regional Comprehensive…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*