MANAGED BY:
RABU
20 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 06 Desember 2018 16:03
Untuk Hal Ini, Pemprov Target Bebaskan 175,55 Hektare
Suheriyatna

PROKAL.CO, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menargetkan pembebasan lahan untuk pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor dapat diselesaikan di tahun depan. 

Adapun proses pengadaan lahan tersebut, sudah berjalan sejak 2017 dengan luas pengadaan mencapai 100.20 hektare. Lalu, di 2018 seluas 559.07 hektare, dan tahun depan ditaksir bisa mencapai 175,55 hektare. 

Diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara Dr Suheriyatna, pengembangan KBM Tanjung Selor merupakan bagian dari amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Juga, mendukung program Nawacita ke-3, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

 “Untuk itu, sangat diharapkan Pemerintah Pusat dapat berperan dalam membantu menyediakan infrastruktur dasar di KBM Tanjung Selor,” ujar Suheriyatna, Rabu (5/12). 

Sekaitan dengan pembebasan lahan, menindaklanjuti terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor maka diharapkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk dapat memenuhi Inpres tersebut.

 “Peran Menteri ATR/Kepala BPN ini penting, yakni memberikan asistensi dan bimbingan teknis kepada Kabupaten Bulungan terkait RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kabupaten dan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) KBM Tanjung Selor. Selain itu, juga memfasilitas percepatan pensertifikatan tanah untuk pembangunan KBM Tanjung Selor,” urai Suheriyatna. Patut diketahui juga, pembangunan KBM Tanjung Selor termasuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) dan Kawasan Strategis Provinsi (KSP). 

KBM Tanjung Selor sendiri, merupakan kota baru yang menjadi pusat pemerintahan serta pusat pengembangan bisnis dan investasi di sektor industri. Juga sebagai etalase kota terdepan atau beranda NKRI. “KBM ini akan memiliki luas total lahan sekitar 14 ribu hektare, dimana 550 hektare merupakan lahan efektif untuk pusat pemerintahan Provinsi Kaltara, serta 2 ribu hektare sebagai fasilitas pendukung pusat pemerintahan,” ulas Suheriyatna. 

Dari rencana lahan yang akan digunakan, berdasarkan data persebaran status bidang yang dirilis DPUPR-Perkim Kaltara maka terdapat 3 status bidang utama. Yakni, Sertifikat Hak Milik (SHM) sebanyak 454 bidang dengan luas 167 hektare, Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebanyak 618 bidang dengan luas 554 hektare, dan penguasaan fisik 309 bidang dengan luasan 272 hektare. 

“Pada tahun ini, Pemprov Kaltara telah merencanakan pembebasan lahan pada area merah di masterplan KBM Tanjung Selor. Anggaran yang disediakan sekitar Rp 140 miliar,” ujar Suheriyatna. 

Selain itu, pada 5 Desember 2018, Kantor Pertanahan Kabupaten Bulungan pada Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Kaltara Kementerian ATR/BPN juga telah menerbitkan peta Verifikasi dan Perbaikan Hasil Inventarisasi dan Identifikasi Peta Bidang Pada Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Kaltara. 

Merujuk peta tersebut, diketahui bahwa di lahan pusat pemerintahan Kaltara itu, terdapat tanah negara, Bidang Lahan Usaha Transmigrasi, Bidang Program Pembaruan Agraria Nasional (PPAN), Bidang Penguasaan Fisik, Bidang Pengembangan Perkebunan Wilayah Khusus (P2WK), Bidang Prona, Bidang Tanah Tidak Teridentifikasi, dan Kawasan Konservasi Sempadan Sungai.(humas)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 14:55

Gubernur Ajak Peduli Kebersihan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Selasa, 19 Maret 2019 14:54

Satpol Diinstruksikan Razia ASN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Selasa, 19 Maret 2019 14:53

Gubernur Ingatkan ASN soal Sumpah

TANJUNG SELOR – Calon pegawai negeri sipil maupun PNS harus…

Selasa, 19 Maret 2019 14:52

Gubernur Minta KMJ Utamakan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meminta…

Senin, 18 Maret 2019 16:30

Gubernur Tekankan Penggunaan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Senin, 18 Maret 2019 16:28

Kementerian PUPR Tinjau Pembangunan Kanal Antarmoda

TARAKAN – Menindaklanjuti surat Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Nomor 600/984.1/PUPR-PERKIM/GUB…

Senin, 18 Maret 2019 16:27

Pemanfaatan Air Permukaan Masih Dikedepankan

TARAKAN – Kebutuhan air bersih, ketahanan pangan, perubahan iklim global…

Jumat, 15 Maret 2019 14:46

K3S Kaltara Ditarget 9.653 BOPD

TANJUNG SELOR – Pada tahun ini, target lifting bagi Kontraktor…

Jumat, 15 Maret 2019 14:44

Generasi Muda Jangan Jadi Penonton

TANJUNG SELOR – Kegiatan “Respons Kaltara” edisi ke-XXXI yang digelar…

Jumat, 15 Maret 2019 14:42

Tim RCEC GMF-BRI RRT Akan Kunjungi KIPI

TANJUNG SELOR – Dijadwalkan, pada hari ini tim Regional Comprehensive…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*