MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Senin, 10 Desember 2018 09:57
Infrastruktur Pengaruhi Geliat Ekonomi
PINTU GERBANG: Sejumlah kapal bersandar di pelabuhan Nunukan. Perekonomian di kabupaten perbatasan ini cukup menggeliat.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Salah satu poin di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltara 2016-2021, pemerataan ekonomi untuk mengurai kemiskinan dan pengangguran menjadi penekanan. 

Kepala Biro Perekonomian Setprov Kaltara Usdiansyah mengungkapkan, apabila diklasifikasikan per wilayah, maka tidak dipungkiri geliat ruang ekonomi lebih terbuka berada di Nunukan dan Tarakan.

Hal tersebut dikarenakan ketersediaan infrastruktur, transportasi, baik laut maupun udara yang memadai. "Kedua daerah itu terlebih dulu dijadikan rujukan para pendatang dari luar daerah. Belum lagi melihat adanya sumber daya alam di daerah itu," ujarnya, Ahad (9/12). 

Menurutnya, persoalan ruang kegiatan ekonomi yang tidak merata ini menjadi salah satu poin dari tugas pertama dan utama bagi Kaltara. Ke depannya, daerah lain bisa turut berkembang dan tidak stagnan. 

Adanya problematika kemiskinan dan pengangguran akibat pemerataan kegiatan ekonomi yang belum maksimal. Dia menilai, hal itu menjadi sesuatu yang lumrah. Saat perekonomian terpusat pada satu daerah saja, maka persaingan tinggi bisa memicu potensi kemiskinan dan pengangguran. 

Mengenai daerah yang tidak mempunyai ruang kegiatan ekonomi beragam, maka secara langsung atau tidak menyebabkan perputaran ekonomi di lokasi menjadi lambat. "Tak bisa dipungkiri potensi yang ada saat ini. Sehingga, program dan kebijakan yang diterapkan sekarang mengarah untuk penyelesaian permasalahan itu," urainya. 

Berkaitan upaya dalam membuka ruang kegiatan ekonomi agar bisa merata, menurutnya, sudah tertera sasaran pembangunan di Kaltara untuk lima tahun ke depan. Di antaranya, pembangunan desa dengan memperhatikan penerapan ekonomi hijau atau yang berpusat pada kegiatan berkelanjutan. 

Lalu, meningkatkan konektivitas antardaerah dan menjaga standar kualitas lingkungan hidup yang ada. Dia juga mengingatkan hal yang tidak kalah penting soal realisasi investasi. Apabila ada pasokan dana yang masuk ke daerah, maka otomatis kegiatan ekonomi baru bisa langsung terbuka. Termasuk sumber daya manusia pun sebagai pelaku kegiatan ekonomi.

"Untuk membuka ruang kegiatan ekonomi yang variatif, kompetensi masyarakat sebagai pelaku usaha sangat dibutuhkan,” ujarnya. (uno/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*