MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 11 Desember 2018 10:08
Diskominfo Kejar Target Nasional
GELAR WICARA: Edisi Respons Kaltara membahas soal layanan telekomunikasi dan internet bagi masyarakat, Senin (10/12).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah menargetkan pada 2020 mendatang tidak ada lagi daerah blank spot atau tidak ada jaringan telekomunikasi. Ini akan menjadi peluang bagi warga perbatasan dan pedalaman Kaltara untuk menikmati jaringan telepon seluler.

Karena seperti diketahui, masih banyak daerah-daerah di provinsi ke-34 ini yang belum terakses jaringan telekomunikasi melalui pembangunan base transceiver station (BTS). Terutama yang berada di daerah tertinggal, terpencil dan terdepan atau 3T.

Untuk itu, Kepala Dinas Kominfo Kaltara Syahrullah Mursalin mengungkapkan, tetap berupaya merealisasikan target nasional di provinsi bungsu ini. Pihaknya akan mendata daerah mana saja yang saat ini masih blank spot. Disebutkannya, saat ini ada 248 usulan pembangunan BTS untuk daerah permukiman dan desa-desa terpencil, khususnya di perbatasan.

“Yang terealisasi sampai saat ini masih 67 titik. Artinya, belum 50 persen,” ujarnya saat menjadi narasumber di Respons Kaltara, Senin (10/12).

Untuk merealisasikan kekurangan tersebut, dia mengaku butuh kerja keras. Apalagi, dengan waktu yang tersisa dua tahun. Sementara, Kaltara memiliki kondisi geografis yang sulit. Namun demikian, dia optimistis seluruh warga Kaltara dapat menikmati jaringan telekomunikasi.

“Minimal semua warga bisa mengakses jaringan seluler,” ujarnya.

Dia juga mengharapkan kerja sama setiap kabupaten/kota untuk untuk pembangunan BTS. Menurutnya, perlu ketersediaan lahan di masing-masing kabupaten/kota.

"(Pemerintah, Red) Kabupaten khususnya untuk mendukung program pusat terkait penyediaan layanan telekomunikasi ini," ujarnya.

Terkait pembangunan BTS di Kaltara, dia mengatakan, ada beberapa hal yang jadi evaluasi oleh pusat. Yakni, titik pembangunan yang tidak los sehingga benar-benar dapat dinikmati masyarakat setelah towernya didirikan.

Sementara itu, Manager Enterprise, Goverment, Bisnis Service Telkom Witel Kaltara, Hidayat mengatakan, ke depannya tidak ada lagi bahasa blank spot. “Karena kami berupaya untuk memberikan fasilitas jaringan kepada masyarakat dengan mendukung program pemerintah,” ujarnya. (uno/fen)


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 11:54

Agen Perjalanan Terancam Gulung Tikar

TARAKAN – Sorotan terhadap maskapai tidak hanya menyangkut tarif tiket…

Selasa, 15 Januari 2019 11:49

Pemkot Belum Serahkan P3D

TANJUNG SELOR – Pelimpahan kewenangan personel, pendanaan, sarana dan prasarana…

Senin, 14 Januari 2019 10:08

Polda Incar RSUD Mantri Raga

TARAKAN - Rawannya kasus penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Utara, menjadi…

Senin, 14 Januari 2019 09:54

Lima DOB Terus Perjuangkan

TANJUNG SELOR – Moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan pemerintah…

Minggu, 13 Januari 2019 12:11

Asusila karena Ekonomi dan Pendidikan

TANJUNG SELOR - Tindakan kriminal seperti perbuatan asusila, erat kaitannya…

Minggu, 13 Januari 2019 12:08

Wakil Kaltara Pun Terseret Kasus Prostitusi Online

TANJUNG SELOR – Berita mengejutkan muncul dari pengembangan penyidikan kasus…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:51

Parpol Diberi Waktu hingga 31 Januari

TANJUNG SELOR – Laporan pertanggungjawaban (LPj) bantuan keuangan partai politik…

Jumat, 11 Januari 2019 11:13

Sepekan, Jaring 70 Pelanggar

TANJUNG SELOR – Sebanyak 70 pelanggar lalu lintas terjaring dalam…

Jumat, 11 Januari 2019 11:11

Pengawas SPBU Diperiksa Polisi

TANJUNG SELOR – Keluhan salah seorang warga di media sosial…

Kamis, 10 Januari 2019 18:01

Tarakan ‘Diet’ Kantong Plastik

TARAKAN – Diet penggunaan kantong plastik terus diseriusi Pemkot Tarakan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*