MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 12 Desember 2018 09:59
Di Daerah Ini, Pertamini Mulai Menjamur

Pertamina Tegaskan Tak Pernah Beri Izin

MULAI MENJAMUR: Usaha penjualan bahan bakar seperti ini belum memiliki izin.

PROKAL.CO, TARAKAN - Usaha penjualan bahan bakar minyak dengan nama plesetan Pertamina, yakni Pertamini, mulai menjamur di sejumlah tempat di Bumi Paguntaka –sebutan Tarakan.

Misal, di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan KH. Agus Salim, Jalan Pangeran Diponegoro dan di Jalan Sumatera. Kehadiran Pertamini itu pun dipertanyakan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (disdagkop dan UMKM) Tarakan Tajuddin Tuwo. Terutama izinnya.

"Saya tanya ke Pertamina. Mereka juga enggak tahu,” ujarnya, Senin (10/12).

Dikatakan, penjualan bahan bakar selain harus mendapatkan izin dari Pertamina, penggunaan dispenser layaknya SPBU, juga harus ditera ulang oleh pihaknya.

“Karena jangan sampai ada kekurangan yang tidak menjamin konsumen. Kalau terjadi masalah di situ, ya itu Bidang Perlidungan Konsumen,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Tarakan Muddain, juga berpendapat serupa. Ia menilai, usaha Pertamini harus memiliki izin usaha, karena sudah ada aturan. “Saya ingat bahwa ada Undang-Undang Migas. Syarat Undang-Undang Migas itu dia punya nozzel. Dia punya tangki penampungan. Dia dapat izin dari pemerintah dan segala macam,” ujarnya, Selasa (11/12).

Bila tidak memegang izin, dia menyarankan pihak terkait bisa mengambil tindakan. Menurutnya, Pemerintah Kota Tarakan harus bersikap. “Ada beberapa tempat memang. Salah satunya di simpang Ladang,” sebutnya.

Secara terpisah, Manager Internal Comunication Pertamina (Persero) Eviyanti Rofrida yang dihubungi wartawan, menegaskan pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin untuk pedagang bahan bakar dengan sebutan Pertamini.

“Sampai sekarang belum pernah Pertamina melegalkan atau meresmikan Pertamini,” tegasnya.

Ia menduga pengusaha Pertamini membeli BBM dengan menggunakan jeriken lalu dijual kembali. Padahal, kata dia, dalam tata niaga BBM untuk membuka usaha harus memiliki izin, baik izin niaga, menampung BBM dan izin mendistribusikan. Selain itu, kata dia, juga terkait pajak bahan bakar kendaraan (PBBK).

“Kalau tidak ada PBBK, maka yang akan dirugikan daerah,” ujarnya, belum lama ini.

Jika ingin dilegalkan, kata dia, pemerintah daerah harus mengeluarkan aturan tata niaga yang lebih kecil lagi, dengan melakukan koordinasi ke Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Pemerintah daerah bisa membuat peraturan daerah izin usahanya sehingga Pertamina juga bisa mendistribusikan,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 10:37

Parpol Ditagih LPj Bankeu

TARAKAN – Waktu bagi partai politik (Parpol) penerima bantuan keuangan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:24

5 Tahun Gagal Persembahkan Adipura, Sofian Tak Merasa Kecewa

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan di bawah kepempimpinan Sofian Raga…

Selasa, 15 Januari 2019 12:57

Waspada, Pelaku Pencurian Berkeliaran

TARAKAN – Polres Tarakan berhasil mengungkap 5 kasus pencurian yang…

Senin, 14 Januari 2019 11:44

Pos Laut Terpadu Tak Masuk Prioritas

TARAKAN – Harapan Pemkot Tarakan mendapatkan bantuan pemerintah pusat untuk…

Senin, 14 Januari 2019 11:43

Nasib Tiga Calon DPD Ditentukan Pekan Ini

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tarakan segera mengambil…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:58

Pengalihan Panti Sosial Belum Jelas

TARAKAN – Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:53

Alokasi untuk Pemberdayaan Dibatasi

TARAKAN – Setelah mendapatkan kepastian penyaluran dana kelurahan dari pemerintah…

Jumat, 11 Januari 2019 11:22

Palsukan Surat Rekomendasi untuk Dapatkan BBM, Polres Bakal Telusuri

TARAKAN – Fakta terbaru terungkap pada pertemuan yang digelar Polres…

Jumat, 11 Januari 2019 11:19

ALHAMDULILLAH..!! Wilayah Kumuh Kaltara Menyusut

TARAKAN – Luas permukiman kumuh di Kalimantan Utara sudah mulai…

Jumat, 11 Januari 2019 11:15

Bekas PSK Belum Terima Uang Jaminan Hidup, Jadi Alasan Ngga Pulang Kampung

TARAKAN – Lokalisasi Bengawan Indah dan Karang Agas, resmi ditutup…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*