MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Rabu, 12 Desember 2018 10:11
IPD Naik, Dimensi Penyelenggaraan Pemdes Tertinggi

PROKAL.CO, JAKARTA –  Berdasarkan pendataan potensi desa (Podes) 2018 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata Indeks Pembangunan Desa (IPD) di Kaltara berdasarkan dimensi penyusun IPD terjadi kenaikan dibanding 2014.

 

Rata-rata IPD untuk dimensi penyelenggaran pemerintahan desa 67,18 persen. Dimensi transportasi 59,63 persen, dimensi pelayanan umum 51,27 persen, dimensi pelayanan dasar 41,33 persen, dan dimensi kondisi infrastruktur 30,30 persen.

 

Sementara, di 2014 dimensi penyelenggaraan pemerintahan desa mencapai 48,99 persen, dimensi transportasi 59,63 persen, dimensi pelayanan umum 48,11 persen, dimensi pelayanan dasar 41,19 persen, dan dimensi kondisi infrastruktur 25,38 persen.

 

Di tiap dimensi, ada 3 indikator yang dinilai mengalami kenaikan terbesar pada tahun ini. Untuk dimensi pelayanan dasar, indikator yang mengalami kenaikan terbesar adalah ketersediaan dan kemudahan akses ke pos kesehatan desa (Poskesdes) atau polindes, ketersediaan dan akses ke SMP/sederajat, serta ketersediaan dan kemudahan akses ke apotek. Lalu, dimensi kondisi infrastruktur, yakni indikator tempat buang air besar sebagian besar keluarga, ketersediaan dan kualitas fasilitas komunikasi seluler, serta akses ke penerangan jalan.

 

Dimensi transportasi, indikator yang mengalami kenaikan terbesar adalah waktu tempuh per kilometer transportasi ke kantor kecamatan, lalu lintas dan kualitas jalan untuk transportasi antar desa, serta aksesibilitas jalan. Dimensi pelayanan umum, indikator yang naik tertinggi adalah penanganan gizi buruk, penanganan kejadian luar biasa (KLB), dan ketersediaan fasilitas olahraga.

 

“Untuk dimensi penyelenggaraan pemerintahan desa, indikator yang mengalami penaikan adalah kelengkapan pemerintahan desa, kualitas SDM Sekretaris Desa, dan otonomi desa,” kata Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengutip berita resmi statistik ‘Membangun Indonesia dari Pinggiran Melalui Pendataan Potensi Desa 2018 Provinsi Kalimantan Utara’ per 10 Desember 2018, Selasa (11/12).

 

Pendataan pondes ini juga mencatat adanya 482 wilayah administrasi pemerintahan setingkat desa di Kaltara. Terdiri dari 447 desa dan 35 kelurahan. Selain itu, ada pula 53 kecamatan dan 5 kabupaten dan kota. Di Kaltara sendiri terdapat 10 desa mandiri (2,24 persen), 164 desa berkembang (36,69 persen), dan 273 desa tertinggal (61,07 persen).

 

“Berdasarkan Keppres (Keputusan Presiden) Nomor 6/2017, di seluruh Indonesia ada 111 pulau terdepan. 2 di antaranya ada di Provinsi Kaltara yang berada di 1 kabupaten/kota dengan 5 kecamatan dan 19 desa atau kelurahan,” sebut Gubernur.

 

Menurut topografi, Kaltara memiliki 51 desa/kelurahan (10,58 persen) yang berada di lereng atau puncak, 99 desa/kelurahan di lembah (20,54 persen), dan 332 desa/kelurahan di dataran (68,88 persen).

 

Ketersediaan Sinyal

 

Berdasarkan hasil pendataan podes 2018, tercatat 24 desa/kelurahan di Kaltara memiliki sinyal sangat kuat (4,98 persen), 168 desa/kelurahan memiliki sinyal kuat (34,85 persen), 231 desa/kelurahan memiliki sinyal lemah (47,93 persen), dan 59 lagi tidak memiliki sinyal (12,24 persen).

 

“BPS mencatat ada 13,24 persen desa/kelurahan tersedia sinyal 4G/LTE, 21,99 persen tersedia sinyal 3G/H/H+, 22,46 persen tersedia sinyal 2G/E/GPRS, dan 42,32 persen tidak tersedia sinyal internet,” ujar Gubernur.

 

Dari data ini, juga diketahui bahwa hanya Tarakan yang sudah 100 persen sinyal telepon seluler dan jaringan internet bisa diakses. Sementara, kabupaten lain masih ada beberapa desa yang belum. Dimana untuk sinyal telepon seluler yang belum adalah Kabupaten Nunukan 40 desa, Bulungan 13 desa, Malinau 5 desa, dan Tana Tidung 1 desa. Sedangkan untuk jaringan internet, 109 desa di Nunukan belum memiliki sinyal internet, Malinau 46 desa, Bulungan 21 desa, dan Tana Tidung 3 desa.

 

“Sesuai laporan kepala Diskominfo Kaltara pada 2020 seluruh wilayah, termasuk desa/kelurahan di Kaltara akan terjangkau jaringan telepon,” ujar Irianto.(humas)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 11:07

Gubernur Resmikan RKB SMAN 1 Sebatik

SEBATIK – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meresmikan ruang…

Rabu, 16 Januari 2019 11:06

Disiplin Kerja Jadi Penekanan Gubernur

SEBATIK – Dalam rangkaian kunjungan kerja di Sebatik, Nunukan, Gubernur…

Rabu, 16 Januari 2019 11:04

Pemberkasan CPNS Berakhir 21 Januari

TANJUNG SELOR – Sesuai jadwal, masa pemberkasan bagi para peserta…

Rabu, 16 Januari 2019 10:59

YESS..!! Program Dokter Terbang Ada di 14 Wilayah

TANJUNG SELOR – Pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah tertinggal,…

Rabu, 16 Januari 2019 10:57

Beri Bantuan Rumah Ibadah hingga Pelaku UKM

SEBATIK – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie memberikan bantuan…

Selasa, 15 Januari 2019 13:08

Gubernur Sarankan Relokasi dan Hunian Pengganti

SEBATIK - Guna memastikan secara langsung progres sejumlah kegiatan pembangunan…

Selasa, 15 Januari 2019 13:05

Nunukan, Wakili Kaltara Raih Penghargaan Adipura

TANJUNG SELOR – Kabupaten Nunukan menjadi satu-satunya wakil Kaltara yang…

Selasa, 15 Januari 2019 13:04

KP2KP Jadi KPP Mikro

TANJUNG SELOR – Sebagai ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor…

Selasa, 15 Januari 2019 13:03

Gubernur Minta Kinerja 2019 Lebih Baik

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Senin, 14 Januari 2019 12:55

Tujuh Sekolah Raih Adiwiyata

TANJUNG SELOR – Tujuh sekolah di Kaltara meraih penghargaan nasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*