MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 19 Desember 2018 12:42
Runway 8 Lapter Masih Tanah

Masuk 11 Program Prioritas Pemprov

SAATNYA DITINGKATKAN: Salah satu lapangan terbang di wilayah perbatasan Indonesi-Malaysia di Kabupaten Malinau.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Landasan pacu lapangan terbang di Binuang, Kecamatan Krayan Tengah, Kabupaten Nunukan yang masih berupa tanah dan di sebagian permukaan berlapis rumput, diduga menjadi penyebab tergelincirnya pesawat Susi Air, Senin (17/12).

Landasan pacu yang masih berupa tanah tidak hanya lapangan terbang di Binuang. Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kaltara, ada 7 lapangan terbang lainnya dengan landasan pacu belum beraspal. Yakni, di Long Layu, Nunukan dan di Long Nawang, Data Dian, Pujungan, Long Alango, Long Sule, Long Pala yang berada di Kabupaten Malinau.

“Panjang landasannya ada yang 300 dan 400 meter,” ujar Kepala Bidang Perhubungan Udara dan Kereta Api Dinas Perhubungan Kaltara, Andi Nasuha, Selasa (18/12).

Tak hanya landasan pacu yang masih berupa tanah, di lapangan terbang yang berada di daerah perbatasan dan pedalaman tersebut, kata Andi Nasuha, juga belum dilengkapi sarana dan prasarana pendukung. Misal, personel, rambu atau petunjuk arah angin, dan alat pemadam.

Hanya saja, lanjutnya, dari hasil verifikasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terhadap lapangan lapter di dua kabupten tersebut, dilakukan Otoritas Bandara (Otban) Wilayah VII Balikpapan.

Namun demikian, pihaknya tetap melakukan upaya dengan mengusulkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan untuk dilakukan peningkatan terhadap 8 lapangan terbang itu. Apalagi, transportasi udara merupakan akses satu-satunya yang menjadi andalan masyarakat di wilayah itu.

Dikatakan Andi Nasuha, untuk memenuhi personel untuk ditugaskan di 8 lapangan terbang itu, akan diusulkan tenaga non-PNS sebanyak 12 orang, yang nantinya diikutkan pendidikan dan pelatihan sesuai persyaratan.

Dijelaskan, pemenuhan kekurangan di 8 lapangan terbang itu untuk mendapatkan registrasi dari Ditjen Perhubungan Udara. Dan, mendapatkan standar operasional prosedur (SOP). Setelah itu, standar keamanan menjadi fokus ke depannya. Dikarenakan, sejumlah lapangan terbang tidak memiliki pagar pengaman.

Untuk diketahui, di 11 program prioritas Pemprov Kaltara, lapangan terbang di wilayah perbatasan masuk di antaranya yang akan diperjuangkan ke pemerintah pusat. (*/fai/fen)


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*