MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PARLEMENTARIA

Senin, 31 Desember 2018 10:53
Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur
Abdul Djalil Fatah

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Prioritas anggaran 2019 diharapkan DPRD Kaltara lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur atau program yang langsung menyentuh ke masyarakat.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kaltara Abdul Djalil Fatah, alokasi anggaran yang diprioritaskan kepada pembangunan infrastruktur sangat wajar. Mengingat, Kaltara masih baru. Masih ada beberapa pekerjaan yang harus segera diselesaikan.

“Infrastruktur dasar pembangunan ke depan. Fasilitas yang diberikan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan pembangunan harus dimaksimalkan dan dituntaskan,” ujar Abdul Djalil, beberapa waktu lalu.

Program pembangunan yang telah dilakukan saat, lanjutnya, juga harus segera dituntaskan pada tahun depan. Dengan demikian, bisa segera dinikmati masyarakat.

“Kalau memang belum selesai, selesaikan dulu supaya bisa untuk kepentingan rakyat. Sebab, pembangunan kalau terbengkalai terus-terusan satu tahun, dua tahun dan seterusnya, akhirnya tidak bisa dinikmati oleh rakyat nantinya. Misalnya, jalan yang belum selesai, jembatan yang belum dibangun agar dilanjutkan. Karena itu berhubungan dengan kegiatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, berdasarkan amanah Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, alokasi APBD harus tetap dipenuhi. Yaitu untuk sektor kesehatan sebesar 10 persen dan untuk pendidikan sebesar 20 persen. “Itu amanah undang-undang harus dipenuhi, dan kami akan kawal,” tegasnya.

Untuk sektor lain, kata Abdul Djalil, juga tidak bisa dikesampingkan, meski anggaran diprioritaskan ke infrastruktur maupun pendidikan dan kesehatan. Sektor lain yang perlu mendapat perhatian, yakni pertanian, perikanan, kehutanan hingga pariwisata.

“Kita upayakan mampu mengakomodir segala hal yang berkaitan dengan peningkatan kegiatan-kegiatan itu sendiri. Tentu yang betul-betul diperlukan masyarakat sesuai dengan hasil reses kami, hearing kami, pertemuan kami dengan ormas,” ujarnya.

Selain itu, dirinya menekankan kepada instansi di lingkup Pemprov Kaltara agar lebih menggenjot pendapatan asli daerah di tahun depan.

“Termasuk dengan adanya dua BUMD (badan usaha milik daerah). Semoga ke depan bisa menunjang PAD,” ujarnya. (adv/*/fai/fen)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*