MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

BENUANTA

Kamis, 03 Januari 2019 16:22
Upayakan Alternatif Pembiayaan Jalan Tol
Ilustrasi

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kaltara melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim), terus mengupayakan agar pembangunan jalan tol Bulungan-Berau bisa terwujud.

Tak hanya mempersiapkan studi kelayakan, amdal maupun detail engineering design (DED). Untuk mewujudkan pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kaltara dengan Kaltim, itu Pemprov Kaltara juga mengupayakan pembiayaan dari investor. Pasalnya, rencana pembangunan belum masuk rencana APBD maupun APBN.

“Saat ini kita memang belum punya uangnya. Jadi belum bisa berbicara banyak,” ujar pelaksana teknis kegiatan studi kelayakan pembangunan jalan bebas hambatan Tanjung Selor–Tanjung Redeb DPUR-Perkim Kaltara, Asbudin, Selasa (1/1).

Dikatakan, rencana pembangunan jalan bebas hambatan atau tol Bulungan-Berau merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara mantan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dengan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie.

Dari hasil studi kelayakan yang dirampungkan November 2018 lalu, kata Asbudin, dibahas beberapa alternatif pola ruang yang akan dilewati jalan tol. Pasalnya, akan melewati kawasan hutan, perusahaan, perkebunan dan lahan milik masyarakat. Sehingga, ke depan pemerintah mempunyai referensi untuk melakukan pendekatan masalah ganti rugi lahan. 

Menurutnya, pembangunan jalan tol lebih mempertimbangkan aspek pengembangan wilayah untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi. Mengingat kondisi geografis Pulau Kalimantan yang berbeda dengan Pulau Jawa atau Sumatra. Adanya jalan tol, juga dapat menunjang peran jalan nasional dalam jangka waktu panjang. 

"Pembangunan di Kalimantan bukan melihat masalah pertumbuhan ekonomi dahulu. Tapi lebih ke pengembangan wilayah," ujarnya. 

Pembangunan jalan tol Bulungan-Berau dengan estimasi panjang 75 kilometer dan lebar 30 meter. Untuk merealisasikan pembangunan jalan tol, diperkirakan butuh waktu antara 10 hingga 20 tahun. Itu jika mengacu pada realisasi tol Balikpapan–Samarinda yang membutuhkan waktu 15 tahun sejak gagasan tersebut dimunculkan. (uno/fen)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 14:31

33 CJH Diberi Waktu hingga 10 Mei

TANJUNG SELOR – Sebanyak 381 calon jemaah haji (CJH) Kalimantan…

Minggu, 21 April 2019 13:48

Kawal Logistik hingga ke KPU

TANJUNG SELOR – Logistik pemilu seperti surat suara yang telah…

Sabtu, 20 April 2019 14:24

Kecukupan Gizi Masyarakat Bulungan Rendah

TANJUNG SELOR – Angka kecukupan gizi bagi masyarakat Bulungan terbilang…

Jumat, 19 April 2019 15:02

Warga Keluhkan Jalan Berdebu

TANJUNG SELOR – Terbukanya akses dari kawasan Bulu Perindu ke…

Kamis, 18 April 2019 16:40

Pembangunan BTS Menunggu Realisasi BP3TI

TANJUNG SELOR – Tower telekomunikasi yang telah berdiri di Bulungan…

Rabu, 17 April 2019 14:26

Sebulan, Ungkap Tiga Kasus Perjudian

Jajaran Satuan Reskrim Polres Bulungan mengungkap tiga kasus perjudian selama…

Rabu, 17 April 2019 14:05

Kejaksaan Endus Dugaan Tipikor di Salah Satu Proyek di Bulungan

TANJUNG SELOR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan tengah menyelidiki dugaan…

Selasa, 16 April 2019 12:00

82 Pelanggaran Disiplin di 2018

TANJUNG SELOR – Pelanggaran disiplin aparatur sipil negara (ASN) di…

Selasa, 16 April 2019 11:53

Teknologi Berperan untuk Kemajuan Industri

JAKARTA – Indonesia Industrial Summit (IIS) 2019 yang berlangsung di…

Senin, 15 April 2019 15:58

Sejak 2016, Tangani 15 Kasus

TANJUNG SELOR – Penambangan emas ilegal di Kecamatan Sekatak, Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*