MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 06 Januari 2019 13:58
Pengelola SPBU Tak Tambah Kuota
NON SUBSIDI TURUN: Warga mengisi bahan bakar di SPBU Jalan Sengkawit, Sabtu (5/1).

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR - Pertamina melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi, sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku. Penyesuaian harga tersebut berlaku mulai Sabtu (5/1).

Jenis BBM non subsidi yang turun harga yaitu pertalite sebesar Rp 150 per liter, pertamax Rp 200 per liter, pertamax turbo Rp 250 per liter, dexlite Rp 200 per liter dan dex Rp 100 per liter.

Pantauan media ini di SPBU Jalan Sengkawit, sekira pukul 12.02 Wita, tidak terlihat antrean panjang kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Sebagian besar kendaraan melakukan pengisian untuk BBM jenis pertamax dan pertalite. 

"Kami sudah menerapkan harga baru untuk BBM non subsidi, setelah adanya pemberitahuan dari Pertamina," ujar James Ong Susanto, pengawas SPBU Jalan Sengkawit, kemarin.

James mengakui BBM non subsidi hanya ada tiga jenis yang tersedia di tempatnya. Adanya penurunan harga, kata dia, tidak berdampak pada antrean panjang. Terlihat jumlah kendaraan yang mengisi BBM tidak mengular seperti hari-hari biasanya. 

Meskipun mengalami penurunan harga, lanjut James, pihaknya tidak melakukan penambahan kuota BBM untuk tiga jenis itu. Pengiriman BBM ke SPBU disuplai oleh mobil tangki dengan kapasitas 16 ton dari Kabupaten Berau. 

"Kendala saat ini masalah transportasi yang masih kurang. Sehingga, suplai hanya satu tangki per hari dengan kapasitas 16 ton," ujarnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara Fredy Manurun Tanduklangi mengatakan, SPBU dan APMS agar menyesuaikan harga yang telah ditetapkan Pertamina, karena merupakan kebijakan nasional. 

Hal yang merupakan keputusan pemerintah pusat, kata dia, wajib dilaksanakan. Adanya penurunan harga BBM Non Subsidi, kata Fredy, pengawasan di lapangan harus tetap dipantau dan dimonitor.

“Kami tetap memberikan perhatian dan bekerja sebagai pengawasan,” ujarnya. (uno/fen)

 

Update Harga BBM Non Subsidi

 

Jenis BBM         Harga Lama  Harga Baru

Pertalite             Rp 8.000       Rp 7.850

Pertamax          Rp 10.600      Rp 10.400

Dexlite               Rp 10.700      Rp 10.500

Pertamina Dex Rp 12.000            -

Solar NPSO Industri Rp 9.800     -

Mitan NPSO      Rp 12.980

 


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 11:54

Agen Perjalanan Terancam Gulung Tikar

TARAKAN – Sorotan terhadap maskapai tidak hanya menyangkut tarif tiket…

Selasa, 15 Januari 2019 11:49

Pemkot Belum Serahkan P3D

TANJUNG SELOR – Pelimpahan kewenangan personel, pendanaan, sarana dan prasarana…

Senin, 14 Januari 2019 10:08

Polda Incar RSUD Mantri Raga

TARAKAN - Rawannya kasus penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Utara, menjadi…

Senin, 14 Januari 2019 09:54

Lima DOB Terus Perjuangkan

TANJUNG SELOR – Moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan pemerintah…

Minggu, 13 Januari 2019 12:11

Asusila karena Ekonomi dan Pendidikan

TANJUNG SELOR - Tindakan kriminal seperti perbuatan asusila, erat kaitannya…

Minggu, 13 Januari 2019 12:08

Wakil Kaltara Pun Terseret Kasus Prostitusi Online

TANJUNG SELOR – Berita mengejutkan muncul dari pengembangan penyidikan kasus…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:51

Parpol Diberi Waktu hingga 31 Januari

TANJUNG SELOR – Laporan pertanggungjawaban (LPj) bantuan keuangan partai politik…

Jumat, 11 Januari 2019 11:13

Sepekan, Jaring 70 Pelanggar

TANJUNG SELOR – Sebanyak 70 pelanggar lalu lintas terjaring dalam…

Jumat, 11 Januari 2019 11:11

Pengawas SPBU Diperiksa Polisi

TANJUNG SELOR – Keluhan salah seorang warga di media sosial…

Kamis, 10 Januari 2019 18:01

Tarakan ‘Diet’ Kantong Plastik

TARAKAN – Diet penggunaan kantong plastik terus diseriusi Pemkot Tarakan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*