MANAGED BY:
SABTU
23 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Senin, 07 Januari 2019 15:27
Komoditas Masuk Kaltara Akan Dievaluasi
AKAN DIEVALUASI: Kebutuhan pokok di Kalimantan Utara masih banyak disuplai dari luar daerah. Baik sayuran maupun lainnya.

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Komoditas yang masuk dan keluar Kalimantan Utara akan dievaluasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kaltara. Itu dilakukan agar dapat dilakukan pemetaan terhadap komoditas yang dibutuhkan masyarakat Kaltara.

"Evaluasi pun melihat produk apa dari sini (Kaltara) yang bisa diperdagangkan ke provinsi lain. Pasti ada provinsi yang tidak memiliki potensi sumber daya alam seperti di Kaltara," ujar Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop dan UMKM Kaltara, Hasriyani, Sabtu (5/1). 

Pada tahun lalu, kata dia, provinsi termuda ini mengandalkan pasokan kelompok bahan makanan dari lima provinsi. Di antaranya, dari Balikpapan, Samarinda dan Berau, Kaltim. Untuk kebutuhan daging ayam, gula pasir dan telur dari Bulog. 

Sedangkan kebutuhan beras dan kentang, mayoritas disuplai dari Surabaya, Jawa Timur. Termasuk bawang merah maupun bawang putih. "Sesuai pemetaan alur distribusi kebutuhan pokok, maka Kaltara di-support oleh lima provinsi," ujarnya. 

Laporan matriks pemetaan bahan pokok Kaltara pada 2018, lalu, kata Hasriyani, berada dalam indikator surplus. Ketersediaan sembako di Kaltara mempunyai kuota cadangan setelah dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat. (Selengkapnya lihat infografis)

"Dari sisi pengawasan, kami menjaga agar kualitas barang yang diterima masyarakat tidak merugikan mereka," ujarnya. 

Dikatakan, adanya rencana investasi di sektor pertanian, maka lambat laun bisa memunculkan produsen lokal yang dapat berperan substitusi dari pemasok luar daerah. Bahkan, kata dia, produk dalam daerah berpotensi lebih murah. (uno/fen)

 

Matriks Pemetaan Bahan Pokok  di Kalimantan Utara:

1. Beras : Surplus 22 Ton

2. Cabe Merah Besar : Surplus 6 Ton

3. Cabe Merah Keriting : Surplus 4 Ton

4. Cabe Merah Rawit : Surplus 4 Ton

5. Bawang Merah : Surplus 6 Ton

6. Bawang Putih : Surplus 6 Ton

7. Daging Sapi : Surplus 3 Ton

8. Telur Ayam : Surplus 135 Ton

9. Daging Ayam Kota: Surplus 100 Ton

10. Daging Ayam Kampung: Surplus 88 Ton

11. Minyak Goreng : Surplus 9 Ton

12. Terigu : Surplus 15 Ton

13. Gula Pasir  : Surplus 3 Ton

Sumber: Disperindagkop Kaltara


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 18:39

Pasar Tenguyun jadi Lautan Sahabat Pejuang

<p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Setelah sukses menggelar jalan sehat santai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*