MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 08 Januari 2019 13:58
Gara-Gara Ini, Ketua Dewan Pendidikan Digoyang
BEASISWA DISOAL: Mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Sekretariat Dewan Pendidikan Kaltara, Senin (7/1).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Aksi menyikapi perubahan petunjuk teknis penyaluran beasiswa Kaltara Cerdas, kembali dilakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Bulungan, Senin (7/1).

Para mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Sekretariat Dewan Pendidikan Kaltara yang berada di Jalan Binjai, Tanjung Selor, dengan membentangkan sepanduk bertuliskan “Turunkan Dewan Pendidikan Kaltara”.

Pada aksi kemarin, mahasiswa kembali kecewa. Sebab, kembali gagal bertemu Ketua Dewan Pendidikan Kaltara Herwansyah. Sementara, koordinator lapangan aksi tersebut, Nian Kurniawan, mengaku pihaknya telah bersurat untuk meminta audiensi. Hanya saja, tidak mendapat tanggapan.

“Ini yang ketiga kalinya kami mencoba untuk turun kembali dalam aksi damai. Namun, lagi-lagi tidak bertemu dengan Ketua Dewan Pendidikan,” kesalnya.

Salah satu yang ingin ditanyakan pihaknya kepada Ketua Dewan Pendidikan yaitu terkait perubahan petunjuk teknis penyaluran beasiswa. “Pemberdayaan dan pembudayaan pendidikan seharusnya dapat menjadi bahan kajian utama dalam perubahan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Dewan Pendidikan Kaltara. Dan, kajian-kajian yang lain pun kami anggap tidak dipublikasikan. Bahkan, kemungkinan tidak ada kajian yang serius sebelum mengambil kebijakan tersebut,” ujarnya.

Pihaknya juga menilai bahwa monitoring beasiswa Kaltara Cerdas yang dilakukan Dewan Pendidikan kurang efektif. Sebab, dilakukan sampai akhir Desember. “Kami anggap kinerja Dewan Pendidikan kurang efektif sehingga dapat disimpulkan bahwa Dewan Pendidikan Provinsi Kaltara saat ini gagal dalam pengupayaan pemberdayaan dan pembudayaan pendidikan. Sehingga, kami ingin Ketua Dewan Pendidikan diganti,” ujarnya.

Sementara itu, Sekertaris Dewan Pendidikan Kaltara Suriyansyah mengatakan, terkait perubahan petunjuk teknis, tujuannya agar penerima beasiswa bisa lebih banyak, karena pemohon yang membeludak.

“Awalnya (kuota beasiswa, Red) 2.000-an. Dan, pendaftar mencapai 4.000-an. Karena kami ingin membantu, maka diubah juknisnya,” jelasnya.

Anggota DPRD Kaltara, AR Rasyid mengatakan, akan menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan mahasiswa. Pihaknya akan segera menjadwalkan pertemuan antara Dewan Pendidikan Kaltara, DPRD Kaltara, Pemprov Kaltara, mahasiswa, dan unsur terkait lain.

Dia juga mengaku bahwa dewan telah dua kali melayangkan surat panggilan terhadap Ketua Dewan Pendidikan untuk membahas bersama penyaluran beasiswa. Namun, tidak ada hasilnya sama sekali.

“Kami sudah mengatakan perlu mengevaluasi anggaran yang sudah dianggarkan. Rapat yang kami lakukan hanya dihadiri anggota Dewan Pendidikan saja. Yang hadir itu Sekertaris Dewan Pendidikan. Ketuanya tidak ada,” ujarnya.

Secara terpisah, Ketua Dewan Pendidikan Kaltara Herwansyah yang dihubungi media ini melalui sambungan telepon, mengaku menerima surat dari HMI. Hanya saja, kata dia, di surat tersebut pihaknya diminta menghadiri pertemuan dengan DPRD Kaltara dan HMI.

“Yang saya pertanyakan, apakah yang mengundang DPRD atau HMI? Mereka menjawab HMI. Saya juga sempat bertanya kepada Wakil Ketua DPRD Kaltara Pak Djalil. Ternyata mereka juga tidak menerima surat audiensi,” ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa menjalankan petunjuk teknis yang telah ditandatangani gubernur. Dan, sebelum keluarnya perubahan petunjuk teknis, dia mengakui telah berkoordinasi dengan Pemprov Kaltara.

Terkait agar dirinya mundur, Herwansyah tidak mempersoalkan. “Itu urusan mereka minta saya diturunkan. Yang jelas, keputusan ada pada Pemprov Kaltara,” ujarnya.

Dia juga mengaku telah dua kali memenuhi panggilan DPRD membahas beasiswa Kaltara Cerdas. Dan, pihaknya telah menjelaskan mengenai perubahan petunjuk teknis penyaluran beasiswa. (*/fai/fen)


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 13:34

Tas Hitam Bikin Heboh

TARAKAN – Tas hitam di teras rumah salah seorang warga…

Kamis, 17 Januari 2019 13:32

Studio Cinema XXI Hampir Rampung

TARAKAN – Pengelola Grand Tarakan Mall (GTM) yakin Cinama XXI…

Kamis, 17 Januari 2019 13:26

Sembilan ASN Langgar Kedisiplinan

TARAKAN – Sebanyak sembilan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Tarakan…

Selasa, 15 Januari 2019 11:54

Agen Perjalanan Terancam Gulung Tikar

TARAKAN – Sorotan terhadap maskapai tidak hanya menyangkut tarif tiket…

Selasa, 15 Januari 2019 11:49

Pemkot Belum Serahkan P3D

TANJUNG SELOR – Pelimpahan kewenangan personel, pendanaan, sarana dan prasarana…

Senin, 14 Januari 2019 10:08

Polda Incar RSUD Mantri Raga

TARAKAN - Rawannya kasus penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Utara, menjadi…

Senin, 14 Januari 2019 09:54

Lima DOB Terus Perjuangkan

TANJUNG SELOR – Moratorium pemekaran daerah yang masih diberlakukan pemerintah…

Minggu, 13 Januari 2019 12:11

Asusila karena Ekonomi dan Pendidikan

TANJUNG SELOR - Tindakan kriminal seperti perbuatan asusila, erat kaitannya…

Minggu, 13 Januari 2019 12:08

Wakil Kaltara Pun Terseret Kasus Prostitusi Online

TANJUNG SELOR – Berita mengejutkan muncul dari pengembangan penyidikan kasus…

Sabtu, 12 Januari 2019 10:51

Parpol Diberi Waktu hingga 31 Januari

TANJUNG SELOR – Laporan pertanggungjawaban (LPj) bantuan keuangan partai politik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*