MANAGED BY:
SELASA
19 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 10 Januari 2019 18:01
Tarakan ‘Diet’ Kantong Plastik

Imbau Warga Miliki Tas Belanja

Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Diet penggunaan kantong plastik terus diseriusi Pemkot Tarakan, dengan menyiapkan payung hukum berupa peraturan wali kota. Di sejumlah daerah, kampanye diet kantong plastik juga telah dilakukan.

Sembari menunggu peraturan wali kota tersebut rampung, Wali Kota Tarakan Sofian Raga mengatakan, untuk sementara masyarakat diimbau untuk memiliki tas belanja ramah lingkungan yang bisa digunakan jangka waktu lama.

“Untuk jangka pendek bagaimana setiap rumah tangga, itu mungkin pada saatnya wajiblah (menggunakan tas belanja). Tapi sekarang mungkin dengan kata imbauan atau permintaan setiap rumah tangga harus mempunyai satu buah tas belanja ramah lingkungan,” ujar Sofian, Rabu (9/1).

Tas belanja yang bisa digunakan, kata dia, bisa menggunakan bahan plastik. Hanya saja, bukan kantong plastik. Dengan demikian, lebih tahan lama.

Dia juga mengaku telah menginstruksikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mensosialisasikan imbauan tersebut melalui kelurahan. Selain itu, juga akan membagikan tas ramah lingkungan secara gratis. Namun, jumlahnya terbatas.

Menurutnya, penggunaan tas belanja ramah lingkungan sudah diberlakukan di sejumlah kota. Seperti Balikpapan dan Banjarmasin.

Selain sosialiasi, kata Sofian, nantinya juga akan diundang pedagang pasar, pemilik toko dan swalayan untuk mendukung diet penggunaan kantong plastik. Karena menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemkot Tarakan terkait lingkungan.

Apalagi, menurut Sofian, dari 120 ton sampah yang dihasilkan setiap hari, 30-40 persen di antaranya merupakan kantong plastik. “Itu bisa kita lihat di transfer depo yang ada di beberapa kelurahan setiap harinya. Ada di lingkungan permukiman, baik di darat maupun daerah pesisir, ada di TPA (tempat pembuangan akhir), ada di mana-mana. Bahkan, lebih miris lagi tas kresek (kantong plastik) itu ada di semua daerah aliran sungai, apakah di dasar sungai, atau kiri kanan sungai, sepanjang sungai dari hulu sampai hilir,” bebernya.

Setiap kali Pemkot Tarakan melakukan upaya penanggulangan banjir dengan melakukan penggalian di semua sungai, banyak terangkut sampah kantong plastik. “Maka Pemkot Tarakan memandang perlu untuk mengambil langkah strategis dalam rangka untuk mulai dari pengurangan, pembatasan dan harapan terakhirnya adalah sampai pada saatnya tas kresek bukan lagi digunakan sebagai alat bungkus dalam setiap transaksi belanja,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Tarakan Supriyono mengatakan, dalam peraturan wali kota yang sedang disusun, salah satu targetnya adalah pengurangan sampah hingga tersisa 30 persen. Itu juga sesuai Perpres 97/2017. (mrs/fen)

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 13:58

Percikan Api Muncul saat Penyedotan Kondensat

Lead of HSE and Pasec Tarakan and Bengara Operation PT…

Selasa, 19 Maret 2019 13:56

Cium Pelanggaran SOP

TARAKAN – Insiden di Stasiun Pengumpul Utama Gas (SPUG) G-8…

Selasa, 19 Maret 2019 13:55

Listrik Padam, Satu Rumah Jadi Arang

TARAKAN – Kebakaran menghanguskan satu rumah milik Fatimah, sekira pukul…

Selasa, 19 Maret 2019 13:53

Akun FB Wawali Diretas, Dimanfaatkan Oknum untuk Meminta Sumbangan

TARAKAN – Baru menjabat sebagai Wakil Wali Kota (Wawali) Tarakan,…

Senin, 18 Maret 2019 14:01

Penampungan Meledak, 23.730 Pelanggan Jargas Terdampak

Ledakkan di penampungan utama gas Plant G-8 yang dikelola PT…

Senin, 18 Maret 2019 14:00

SPUG G-8 PT Medco E&P Meledak, Satu Pekerja Meregang Nyawa

TARAKAN – Dua orang menjadi korban ledakkan di Stasiun Pengumpul…

Senin, 18 Maret 2019 13:55

Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

TANJUNG SELOR - Seorang balita berusia 4 tahun bernama Sefrileon,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:07

Patuhi Aturan, Pemprov Tak Pernah Janjikan Legalisasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) tak pernah menjanjikan akan…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:06

Peraturan Menteri Dinilai Sengsarakan Nelayan

TARAKAN – Kemarin (15/3), mungkin menjadi klimaks dari kekecewaan nelayan…

Sabtu, 16 Maret 2019 11:57

Usia Kehamilan Bikin Janggal

TANJUNG SELOR – Polisi akhirnya menetapkan Abdul Malik (46), oknum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*