MANAGED BY:
SELASA
19 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 11 Januari 2019 11:15
Bekas PSK Belum Terima Uang Jaminan Hidup, Jadi Alasan Ngga Pulang Kampung
Satpol PP berjaga di lokalisasi.

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Lokalisasi Bengawan Indah dan Karang Agas, resmi ditutup pada 28 Desember 2018. Hingga Kamis (10/1), eks pekerja seks komersial (PSK) dua lokalisasi itu belum dipulangkan ke daerah asalnya.

Selain itu, mereka pun belum diberikan uang jaminan hidup (UJH) dan usaha ekonomi produktif (UEP). Baru sebatas ditanggung biaya makan selama sebulan.

Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tarakan, Eko P. Susanto, tidak memungkirinya. Namun, dia menyatakan bahwa pihaknya mengikuti aturan yang berlaku.

“Semua kebijakan ada aturannya seperti petunjuk teknis. Ada pedoman teknisnya juga. Kami tidak serta merta apa yang kami lakukan bisa sesegera mungkin dikerjakan,” ujarnya, Kamis (10/1).

Dia juga mengaku bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemprov Kaltara. “Alhamdulillah disepakati ada peran dan tanggung jawab masing-masing. Komitmen pusat untuk memberikan dukungan terkait dengan jaminan biaya hidup, terkait dengan bantuan UEP, dan terkait dengan transportasi. Insya Allah akan diwujudkan. Begitu juga komitmen dari Pemprov Kaltara terkait dukungan tiket mereka (eks PSK) untuk pemulangan ke daerah asal,” bebernya.

Hanya saja, ia pun mengaku bantuan yang akan diberikan pusat dan provinsi tidak diterima dengan mudah, melainkan melalui mekanisme. Karena menggunakan uang negara. Misal, kata dia, karena masuk tahun anggaran baru, tentunya penggunaan anggaran harus menyesuaikan dan butuh proses. Di antaranya, dokumen pelaksanaan dasar (DPA), dan penunjukan pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK).  

Begitu juga terhadap kebijakan mekanisme transfer anggaran. Menurut Eko, penyaluran bantuan tidak masuk rekening Pemkot Tarakan, melainkan pihak ketiga. Dalam hal ini lembaga yang direkomendasikan Pemkot Tarakan sebagai pendamping pemulangan eks PSK Bengawas Indah dan Karang Agas.

“Jadi, transfer anggarannya nanti harus melalui rekening non pemerintah. Kami mengusulkan ada sebuah lembaga kesejahteraan sosial sebagai pendamping,” ujarnya. 

Dikatakan, lembaga tersebut sedang dalam proses mendapatkan legitimasi, baik dari Pemprov Kaltara maupun pusat. “Tapi kami tidak terlalu birokrasi seperti itu. Sampai saat ini pun mereka juga sudah mulai bekerja, karena kami yakin saja, mudah-mudahan ini juga yang dapat persetujuan nanti,” ujarnya.

“Makanya sejak kami rapat dan saat ini juga mereka bersama staf kami intens melaksanakan perbaikan data eks WTS (wanita tuna susila) yang ada di lokalisasi itu. Kami harus lengkapi, jangan sampai datanya nanti keliru,” sambung Eko.

Dia juga mengatakan, pihaknya tidak pernah berhenti dalam mengupayakan penyelesaian persoalan eks PSK pascapenutupan lokalisasi. Bahkan, kata Eko, pegawainya bekerja hingga malam hari. Pihaknya baru saja menyelesaikan pendataan ulang di lokalisasi Karang Agas, dan dilanjutkan di Bengawan Indah.

Data tersebut akan dijadikan dasar untuk pengajuan pembukaan rekening di bank. Karena menurut Eko, bank tidak mau menerima apabila datanya tidak akurat. Setelah memiliki buku tabungan dan nomor rekening, selanjutnya menjadi dasar mendapatkan bantuan anggaran dari pemerintah melalui lembaga pendamping yang ditunjuk. 

Dari data yang dikumpulkan pihaknya, eks PSK di Karang Agas tercatat 28 orang. Sementara, eks PSK Bengawan Indah 101 orang. Namun, hasil update data yang dilakukan pihaknya, yang ingin dipulangkan ada 83 orang. Yang ingin menetap di Tarakan 27 orang. Sisanya, 19 orang belum terdata ulang, karena saat pendataan tidak berada di tempat. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…

Jumat, 15 Maret 2019 14:38

Kecelakaan Kerja Dianggap Fatal

TARAKAN – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja pada proyek…

Jumat, 15 Maret 2019 14:20

Terbawa Arus, Nelayan Tenggelam di Bawah Tongkang

TARAKAN – Sejumlah nelayan yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional…

Kamis, 14 Maret 2019 14:43

PLTSa Dibangun di Kawasan Kunak

TARAKAN – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) oleh…

Selasa, 12 Maret 2019 13:23

Jatuh dari Lantai 4, Pekerja Proyek RS Pertamedika Tewas

TARAKAN – Kecelakaan kerja terjadi di Tarakan. Junaidi (23), warga…

Senin, 11 Maret 2019 14:25

Sport Center Tak Dilirik Pusat

TARAKAN – Fasilitas olahraga di kompleks sport center yang belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*