MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 17 Januari 2019 13:44
KIA Upaya Pemerintah Penuhi Hak Anak
HAK ANAK: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat menyerahkan KIA kepada perwakilan pelajar SDN 002 Sebatik, Selasa (15/1).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie menyerahkan secara simbolis kartu identitas anak (KIA) kepada SDN 002 Sebatik di Dusun 01 Desa Balansiku, Kecamatan Sebatik Induk, Nunukan, Selasa (15/1).

 

Menurut Irianto, KIA merupakan bukti dan hak konstitusional anak. Selain itu, KIA juga menjadi bukti bahwa Indonesia adalah negara maju. “KIA juga penting sebagai bagian dari upaya pendataan bagi penduduk di bawah 17 tahun dengan tingkat kesalahan yang relatif kecil,” ujarnya.

 

Melihat hal tersebut, maka KIA yang merupakan salah satu program Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini, harus dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah daerah. Di Nunukan sendiri, realisasinya menurut Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan mencapai 97 persen.

 

“Atas capaian tersebut, saya menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemkab Nunukan,” ujar Gubernur.

 

Lanjutnya, KIA pun menunjukkan bahwa pemerintah telah bertanggung jawab atas kualitas tumbuh kembang anak hingga dewasa nanti. “Kalau anak tidak sejak dini diberikan perhatian khusus, maka saat tumbuh dewasa akan mengalami degradasi pikiran dan akhlak sehingga kalah dalam bersaing di segala lini kehidupan,” ujarnya.

 

Dalam urusan legitimasi, KIA dapat digunakan untuk berbagai urusan kependudukan, juga untuk hal lain yang berhubungan dengan kehidupan anak. “Di setiap negara modern, KIA menjadi sebuah pengakuan bahwa seseorang adalah anak Indonesia. Selama ini, secara UU masih banyak warga juga anak Indonesia yang belum mendapatkan pengakuan negara,” urai Gubernur.

 

Gubernur juga menilai bahwa KIA dan KTP sama pentingnya. “Bedanya, KTP diperoleh setelah 17 tahun atau telah menikah. Sementara, KIA diperoleh di bawah 17 tahun dan belum menikah. Artinya, walau usianya di bawah 17 tahun, namun telah menikah, maka anak tak boleh mendapatkan KIA. Harusnya mendapatkan KTP,” jelasnya.

 

Gubernur mengimbau agar seluruh pemerintah daerah di Kaltara memperhatikan hak anak. Utamanya hak memperoleh kehidupan dan pendidikan yang layak. “Mari berikan hak anak dengan memberikan KIA lalu pendidikan dini yang layak. Dalam teori kehidupan anak, usia rawan dalam perkembangan tumbuh kembangnya manusia dimulai sejak usia di bawah 8 tahun. PAUD pun penting peranannya dalam mengisi tumbuh kembang anak di usia di bawah 8 tahun dengan berbagai pengetahuan yang baik,” paparnya.

 

Di desa yang sama, Gubernur juga mencanangkan Kampung Keluarga Berencana (KB) Emas yang dimulai dengan peletakkan batu pertama tugu Kampung KB di pertigaan jalan menuju Desa Balansiku. Desa ini dihuni 440 kepala keluarga (KK).  

 

“Lewat pencanangan Kampung KB Emas ini, saya harapkan dapat merubah paradigma masyarakat menjadi lebih maju dan berkembang. Baik dalam berpikir, berbuat dan berkehidupan. Ini sebuah inisiatif dari pemerintah desa setempat, dan saya mengapresiasinya,” ujarnya.

 

Dengan dicanangkannya Kampung KB Emas, masyarakat akan semakin paham akan pentingnya KB. “KB penting untuk pengendalian penduduk. Penduduk apabila jumlahnya terkendali akan menjadi motor pembangunan. Namun, apabila tak terkendali, maka akan menjadi permasalahan. Juga agar keluarga Indonesia makin berkualitas intelektual dan fisiknya. Mengingat, saat ini persaingan semakin ketat sehingga dibutuhkan kecerdasan dan kesehatan yang baik. Untuk itu, keluarga harus direncanakan dengan simbol anak 2,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 13:20

Gubernur Optimistis KIPI Terealisasi

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengaku…

Senin, 18 Februari 2019 13:18

Pemprov Diminta Lengkapi Data untuk Pelepasan HPL

TANJUNG SELOR – Sesuai janjinya, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal…

Senin, 18 Februari 2019 13:17

PKN Siap Bangun PLTU untuk Penuhi Kebutuhan Listrik KIPI

Selain meninggalkan kesan yang baik, kunjungan kerja Menteri Energi dan…

Jumat, 15 Februari 2019 11:48

Bangun Sumur Bor di 20 Titik

TANJUNG SELOR – Sebanyak 20 titik sumur bor untuk memenuhi…

Jumat, 15 Februari 2019 11:47

Gubernur Minta Dukungan DPR RI

TARAKAN - Ada sejumlah permasalahan yang hingga saat ini terus…

Jumat, 15 Februari 2019 11:45

Forum Konsultasi Publik Beri Masukan untuk Perumusan RKPD

TANJUNG SELOR – Forum Konsultasi Publik seyogianya dapat menampung seluruh…

Kamis, 14 Februari 2019 14:29

6.600 Sertifikat Warga Transmigrasi Siap Dibagikan

TANJUNG SELOR –  Selain sertifikat lahan tambak bagi masyarakat di…

Kamis, 14 Februari 2019 14:27

Bahas Strategi Kendalikan Inflasi

TANJUNG SELOR – Agenda rutin untuk merespons persoalan yang terjadi…

Kamis, 14 Februari 2019 14:26

Gubernur Minta Gencarkan Sosialisasi

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara Dr Irianto Lambrie meminta…

Kamis, 14 Februari 2019 14:25

Pemerintah Korsel akan Kunjungi Lokasi KIPI

JAKARTA – Rencana pemerintah mengembangkan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*