MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 17 Januari 2019 13:44
KIA Upaya Pemerintah Penuhi Hak Anak
HAK ANAK: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat menyerahkan KIA kepada perwakilan pelajar SDN 002 Sebatik, Selasa (15/1).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie menyerahkan secara simbolis kartu identitas anak (KIA) kepada SDN 002 Sebatik di Dusun 01 Desa Balansiku, Kecamatan Sebatik Induk, Nunukan, Selasa (15/1).

 

Menurut Irianto, KIA merupakan bukti dan hak konstitusional anak. Selain itu, KIA juga menjadi bukti bahwa Indonesia adalah negara maju. “KIA juga penting sebagai bagian dari upaya pendataan bagi penduduk di bawah 17 tahun dengan tingkat kesalahan yang relatif kecil,” ujarnya.

 

Melihat hal tersebut, maka KIA yang merupakan salah satu program Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini, harus dilaksanakan dengan baik oleh pemerintah daerah. Di Nunukan sendiri, realisasinya menurut Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan mencapai 97 persen.

 

“Atas capaian tersebut, saya menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemkab Nunukan,” ujar Gubernur.

 

Lanjutnya, KIA pun menunjukkan bahwa pemerintah telah bertanggung jawab atas kualitas tumbuh kembang anak hingga dewasa nanti. “Kalau anak tidak sejak dini diberikan perhatian khusus, maka saat tumbuh dewasa akan mengalami degradasi pikiran dan akhlak sehingga kalah dalam bersaing di segala lini kehidupan,” ujarnya.

 

Dalam urusan legitimasi, KIA dapat digunakan untuk berbagai urusan kependudukan, juga untuk hal lain yang berhubungan dengan kehidupan anak. “Di setiap negara modern, KIA menjadi sebuah pengakuan bahwa seseorang adalah anak Indonesia. Selama ini, secara UU masih banyak warga juga anak Indonesia yang belum mendapatkan pengakuan negara,” urai Gubernur.

 

Gubernur juga menilai bahwa KIA dan KTP sama pentingnya. “Bedanya, KTP diperoleh setelah 17 tahun atau telah menikah. Sementara, KIA diperoleh di bawah 17 tahun dan belum menikah. Artinya, walau usianya di bawah 17 tahun, namun telah menikah, maka anak tak boleh mendapatkan KIA. Harusnya mendapatkan KTP,” jelasnya.

 

Gubernur mengimbau agar seluruh pemerintah daerah di Kaltara memperhatikan hak anak. Utamanya hak memperoleh kehidupan dan pendidikan yang layak. “Mari berikan hak anak dengan memberikan KIA lalu pendidikan dini yang layak. Dalam teori kehidupan anak, usia rawan dalam perkembangan tumbuh kembangnya manusia dimulai sejak usia di bawah 8 tahun. PAUD pun penting peranannya dalam mengisi tumbuh kembang anak di usia di bawah 8 tahun dengan berbagai pengetahuan yang baik,” paparnya.

 

Di desa yang sama, Gubernur juga mencanangkan Kampung Keluarga Berencana (KB) Emas yang dimulai dengan peletakkan batu pertama tugu Kampung KB di pertigaan jalan menuju Desa Balansiku. Desa ini dihuni 440 kepala keluarga (KK).  

 

“Lewat pencanangan Kampung KB Emas ini, saya harapkan dapat merubah paradigma masyarakat menjadi lebih maju dan berkembang. Baik dalam berpikir, berbuat dan berkehidupan. Ini sebuah inisiatif dari pemerintah desa setempat, dan saya mengapresiasinya,” ujarnya.

 

Dengan dicanangkannya Kampung KB Emas, masyarakat akan semakin paham akan pentingnya KB. “KB penting untuk pengendalian penduduk. Penduduk apabila jumlahnya terkendali akan menjadi motor pembangunan. Namun, apabila tak terkendali, maka akan menjadi permasalahan. Juga agar keluarga Indonesia makin berkualitas intelektual dan fisiknya. Mengingat, saat ini persaingan semakin ketat sehingga dibutuhkan kecerdasan dan kesehatan yang baik. Untuk itu, keluarga harus direncanakan dengan simbol anak 2,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Jumat, 17 Mei 2019 14:13

THR Buruh Paling Lambat H-7

TANJUNG SELOR – Para pemberi kerja atau perusahaan diminta untuk…

Jumat, 17 Mei 2019 14:09

Pemprov Tingkatkan Kualitas Layanan Bansos

TANJUNG SELOR – Agar pemberian bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat…

Jumat, 17 Mei 2019 14:07

PLBN Long Midang Paling Siap Bangun

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Jumat, 17 Mei 2019 14:06

20 Eks Pekerja Lokalisasi Dipulangkan Hari Ini

TANJUNG SELOR – Menggenapi program penutupan lokalisasi, Pemprov Kaltara bersama…

Jumat, 17 Mei 2019 14:05

Semua Pihak Berperan Cegah Konflik Sosial

JAKARTA - Bersama para gubernur, bupati serta wali kota se-Indonesia,…

Kamis, 16 Mei 2019 14:57

Rp 13 Miliar untuk THR PNS

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Badan Pengelola…

Kamis, 16 Mei 2019 14:56

Pansel Akan Tunjuk Lembaga Profesional

TANJUNG SELOR – Seleksi ulang calon direksi dua badan usaha…

Kamis, 16 Mei 2019 14:54

Awasi Kedisiplinan dengan Perekaman Sidik Jari

TANJUNG SELOR – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara menargetkan tahun…

Kamis, 16 Mei 2019 14:53

Operasi Pasar Dimulai di Tarakan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menetapkan 6 spot…

Rabu, 15 Mei 2019 13:48

Pemkab Malinau Gelar Safari Ramadan

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menggelar safari Ramadan 1440…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*