MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 18 Januari 2019 13:24
Buka Penerimaan P3K, Atasi Kekurangan Guru

PROKAL.CO, class="p1">TARAKAN – Pemerintah pusat telah secara resmi menyatakan bahwa pada tahun ini akan dibuka penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), yang sejak lama ditunggu-tunggu.

Kesempatan tersebut, membuka peluang bagi Disdikbud Tarakan untuk memenuhi kekurangan guru. Apalagi, ada yang purnatugas sebagai PNS, maupun adanya guru honorer yang diterima menjadi PNS di daerah lain. Sementara, sejak beberapa tahun Pemkot Tarakan tidak membuka penerimaan CPNS.

“Tadi (kemarin) saya ngomong sama Kepala BKD (sekarang BKPPD). Tolong diperjuangkan supaya guru-guru kita yang ternyata layak, punya kompetensi bisa diakomodir di P3K,” ujar Kepala Disdikbud Tarakan M. Ilham Nor, Kamis (17/1). 

Menurutnya, kekurangan guru sangat dirasakan. Bahkan, sebelum dibukanya moratorium penerimaan CPNS pada tahun lalu, Tarakan sudah mengalami kekurangan guru mencapai ratusan orang.

“2017 saya pernah ngusul SMP kekurangan 67 (guru), SD 236 (guru) dari seluruh disiplin ilmu,” ungkapnya.

Kebutuhan guru sekarang diperkirakannya semakin bertambah, karena hasil seleksi CPNS 2018 meluluskan sejumlah guru kontrak yang mengajar di Tarakan.

“Mereka yang memenuhi syarat itu ikut (tes CPNS, Red) di luar dan alhamdulillah lulus. Maka ini juga berpengaruh kepada kekurangan guru di Tarakan,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Tarakan Sofian Raga belum memastikan apakah akan mengajukan formasi pada penerimaan P3K atau tidak. Karena menurutnya, semua harus berdasarkan hasil analisa kebutuhan pegawai.

“Yang ada saja kita memenejnya sedemikian rupa. Nanti semua itu kan ada penilaian, ada analisa kebutuhan, baik ASN maupun kontrak. Ada rumusnya,” ujarnya. 

Menurutnya, bila hasil analisa kebutuhan pegawai memang memerlukan tenaga baru, ia pasti merestui untuk dibuka perekrutan, karena tuntutan kondisi. 

“Kalau tidak dilakukan akan terjadi kesenjangan, kekosongan. Timbul lagi masalah. Jadi memang maunya yang ideal, yang pas. Jangan juga lebih-lebih dan substansinya kan dilihat,” ujarnya. 

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Tarakan Budi Prayitno, mengaku belum ada tanda-tanda akan dibuka rekrutmen P3K di lingkup Pemkot Tarakan.

Menurutnya, kebutuhan pegawai melalui hasil analisa jabatan (anjab) dan evaluasi jabatan. Sementara, pihaknya belum menerima keputusan wali kota tentang hasil analisa jabatan yang dilakukan Bagian Organisasi.

“Anjab itu dijadikan sebagai dasar untuk pengusulan formasi ke Kemenpan. Artinya, secara yuridis formal kan harus ada surat keputusan wali kota tentang analisa jabatan itu sendiri,” ujarnya.

Atas alasan itu, ia pun belum bisa memastikan apakah akan dibuka seleksi P3K. Karena menurutnya, perekrutan pegawai harus sesuai kebutuhan. Di samping itu, sisi anggaran juga menjadi pertimbangan. Disebutkannya, saat ini jumlah pegawai di Pemkot Tarakan lebih dari 3 ribu orang. (mrs/fen)


BACA JUGA

Minggu, 22 November 2015 19:15

Perang Proksi Ancaman Warga Kaltara

<p style="text-align: justify;"><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*