MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 06 Februari 2019 13:26
KERASSS..!! Soal Tambang Emas Ilegal, Tak Bisa Dibina, Binasakan!

Polda Sasar Pemodal Tambang Emas Ilegal di Sekatak

Aktivitas penambangan emas ilegal di Sekatak, Bulungan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Aktivitas penambangan emas secara ilegal di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, diakui aparat masih cukup marak. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltara, Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra mengatakan, untuk memberantas aktivitas ilegal tersebut, pihaknya mengejar para pemodal yang membiayai masyarakat melakukan penambangan ilegal.

“Rata-rata si pemberi modal besarnya itu dari luar Kaltara. Sudah ada beberapa pemodal yang sedang dalam lidikan kami. Para pemodal hanya memberi modal dan menerima harga dari penjualan emas di Sekatak itu," ungkapnya kepada Harian Rakyat Kaltara, Selasa (5/2).

Helmi menegaskan, bagi para penambang di Sekatak, pihaknya tetap akan memberikan pembinaan. Agar menyadari jika kegiatan yang dilakukan adalah pelanggaran hukum. Karena para penambang tersebut hanyalah pekerja kasar yang menerima perintah dari para pemodal. "Namun jika mereka tidak mau dibina, maka kita binasakan," tegasnya.

Ia menjelaskan, aktivitas tambang emas di Sekatak, dianggap ilegal karena tak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP), sesuai ketentuan Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral Dan Batu Bara. Sedangkan untuk memperoleh izin tambang emas, terlebih dahulu perusahaan atau pengusaha harus mengantongi IUP, baik untuk eksplorasi ataupun IUP operasi produksi. “Itu sebenarnya hanya karena tidak miliki izin saja. Tapi, tentu sebelum izin diterbitkan, pasti ada pertimbangan yang harus jadi perhatian. Mulai dari Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan), terus apa dampak yang diberikan. Baik kepada pemerintah maupun masyarakat sekitar,” jelasnya.

Aktivitas pertambangan ilegal sedikit memberikan dampak negatif. Apalagi, kata dia, penambangan emas ilegal menggunakan bahan kimia merkuri, akan memberi efek terhadap kesehatan para penambang itu sendiri, maupun yang bermukim di sekitarnya. “Intinya, si pemberi modalnya yang akan kita berikan tindakan tegas. Saat ini, teman-teman sudah mulai melakukan penyelidikan. Kita tunggu hasilnya nanti seperti apa,” tegasnya. (*/fai/udi)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 14:01

PLTA dan KIPI Terintegrasi, KBM Butuh Kucuran APBD

Berbagai kegiatan pembangunan, baik yang bertujuan untuk peningkatan kualitas pelayanan…

Selasa, 23 April 2019 13:58

Pemungutan Suara Ulang di 9 TPS

Sesuai rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), KPU Kaltara akan menggelar…

Selasa, 23 April 2019 13:54

PAN dan Golkar Belum ‘Lempar Handuk’

TARAKAN – Persaingan partai dalam memperebutkan kursi unsur pimpinan DPRD…

Selasa, 23 April 2019 13:49

Aparat Masih Siaga Satu

TANJUNG SELOR – Meski Kaltara berada di posisi pertama paling…

Senin, 22 April 2019 14:27

Sehari, Hanya Mampu 20 TPS

TANJUNG SELOR - Hingga kemarin, hasil rekapitulasi perhitungan suara pemilu…

Senin, 22 April 2019 14:23

Operasi Mengeluarkan Gumpalan Darah Berhasil

TARAKAN – Gerva, salah satu korban kecelakaan lalu lintas di…

Senin, 22 April 2019 13:37

Hubungkan Wilayah Perbatasan, Sabet Banyak Penghargaan

Hari ini, 6 tahun lalu provinsi termuda di Indonesia ini…

Senin, 22 April 2019 13:30

Meninggal setelah Selesaikan Pengawasan

TANJUNG SELOR – Muhammad Saleh (27), salah satu pejuang demokrasi…

Minggu, 21 April 2019 13:41

Pencoblosan Ulang di 5 TPS

TANJUNG SELOR – Rekomendasi pencoblosan ulang di lima tempat pemungutan…

Minggu, 21 April 2019 13:36

Kondisi Air Berangsur Turun

TANJUNG SELOR – Ketinggian air di wilayah hulu Kabupaten Bulungan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*