MANAGED BY:
SENIN
18 FEBRUARI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 08 Februari 2019 14:34
Belum Dua Bulan, Sudah Tiga Meninggal

Kasus DBD Paling Tinggi di Tarakan

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kaltara, diprediksi masih akan meningkat. Pemicunya, buruknya sanitasi di beberapa wilayah, yang tidak maksimal dalam mengalirkan air hujan. 

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kaltara Usman, dalam dua bulan terakhir, intensitas curah hujan masih terjadi. Hal itu membuat jentik nyamuk Aedes Aegypti cepat berkembang. Sehingga pemberantasan sarang nyamuk (PSN) harus digiatkan untuk mencegah penyebaran DBD, terutama di lingkungan masyarakat. Tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk di rumah ujar dia, seperti bak kamar mandi, air pembuangan kulkas, tempat penampungan air, dan air bekas dispenser. 

Dijelaskan Usman, siklus perkembangan jentik menjadi nyamuk dewasa hanya membutuhkan waktu seminggu.

"Dalam mengatasi DBD, fogging (pengasapan) saja tak cukup. Karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, tak bisa memberantas jentik nyamuk," terangnya saat dikonfirmasi usai Respons Kaltara di Kedai 99 Tanjung Selor, Kamis (7/2). 

Menurut Usman, fogging lebih efektif dilakukan sebelum terjadinya penularan, serta dilanjutkan dengan PSN. "Lebih efektif bila masyarakat melakukan PSN," imbuhnya. Menurutnya, Penimbunan barang-barang penampung air yang tak terpakai, dinilai sudah tidak tepat. Karena hanya merusak dan mencemari tanah. 

Berdasarkan data Diskes Kaltara hingga 6 Februari 2019, DBD sudah mencapai 228 kasus di Kaltara. Bahkan 3 penderita telah meninggal dunia. Yakni pasien DBD dari Kabupaten Bulungan, Malinau dan Kota Tarakan. 

Dari jumlah kasus, Kota Tarakan yang paling tinggi dengan 63 kasus positif DBD. "Tingginya angka kasus DBD di Tarakan, karena banyak ditemukan tempat-tempat yang menampung air. Ditambah daerah pesisir, yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan sarang nyamuk," urainya. 

Siklus tingginya kasus DBD, kata Usman, memang terjadi saat memasuki musim hujan seperti saat ini. “Penanganan DBD tak bisa hanya mengandalkan dari pemerintahan. Namun peran serta masyarakat pun dibutuhkan, agar kesadaran tumbuh untuk melakukan PSN,” ujarnya. 

Untuk wilayah perbatasan, menurut Usman sangat kecil kemungkinannya ditemukan kasus DBD. “Vektor malah tidak ada. Meskipun ada ditemukan kasus DBD, tapi penularan bukan dari daerah tersebut,” pungkasnya. (uno/udi)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 11:49

Bawaslu ‘Sapu’ APK Liar

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bulungan dan…

Minggu, 17 Februari 2019 14:20

Penyuluh Pertanian Tak Sebanding Jumlah Desa

TANJUNG SELOR – Pertanian dalam arti luas merupakan salah satu…

Sabtu, 16 Februari 2019 13:01

Kebutuhan Listrik Kaltara Akan Ditambah

TANJUNG SELOR – Ignasius Jonan kembali menginjakkan kakinya di Kalimantan…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:21

Kompor Meledak, Diduga Penyebab Kebakaran

TARAKAN - Kepolisian Resor Tarakan telah melakukan olah tempat kejadian…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:19

Sekali Jalan, Ratusan Liter Diselewengkan

TANJUNG SELOR – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus)…

Jumat, 15 Februari 2019 11:30

Mulai Realisasikan Janji Politik

TARAKAN – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan terpilih…

Jumat, 15 Februari 2019 11:14

7 Bangunan Jadi Arang

TARAKAN – Kebakaran kembali membuat panik warga RT 36, Kelurahan…

Kamis, 14 Februari 2019 13:38

He Belum Tereliminasi, Pencoretan DCT Menunggu Inkrah

TANJUNG SELOR – Status tersangka yang kini disandang He, calon…

Kamis, 14 Februari 2019 13:37

Kirim Data DPO ke Malaysia

TANJUNG SELOR – Polres Nunukan terus mengembangkan hasil penangkapan sabu-sabu…

Kamis, 14 Februari 2019 13:34

Pesta Sabu Gagal, Tiga Nelayan di Tarakan Jadi Calon Penghuni Lapas

TARAKAN – Tiga orang nelayan yang menjadi budak narkoba, dibekuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*