MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 12 Februari 2019 13:00
KAPOK..!! Bawa Sabu, WNA dan Oknum Satpol PP Terpincang-pincang

Dikendalikan Warga Malaysia, Bawa Sabu-Sabu 1 Kg ke Indonesia

PERUSAK GENERASI: Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro menunjukkan barang bukti sabu-sabu 1 Kg beserta para tersangka saat menggelar konferensi pers kemarin (11/2).

PROKAL.CO, NUNUKAN – Timah panas terpaksa dilepaskan aparat Polres Nunukan untuk menghentikan upaya perlawanan oknum Satpol PP Nunukan berinisial R (37), Minggu (10/2). R yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), tidak merasakan perihnya timah panas polisi yang menembus betisnya sendirian. Rekannya AM (31) yang merupakan warga negara Malaysia, kini juga terpincang-pincang setelah ditembak polisi, karena berusaha kabur setelah kedapatan membawa sabu-sabu seberat 1 kilogram dari Malaysia.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro mengatakan, keduanya dibekuk di Jalan Maspul, Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Barat.

Terungkapnya aksi keduanya berkat informasi masyarakat yang diterima polisi, bahwa akan ada dua orang membawa sabu-sabu dari Tawau Malaysia, masuk ke Indonesia melalui Sebatik.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat, kemudian dilakukan lidik dan pemeriksaan terhadap orang-orang dan barang bawaannya yang masuk ke Sebatik dari Tawau. Dan polisi mendapatkan sabu-sabu seberat 1 kilogram yang disimpan di dalam tas milik R,” terangnya saat dihubungi Harian Rakyat Kaltara kemarin (11/2).

Untuk mengelabui polisi, sabu-sabu 1 Kg tersebut, dikemas dalam bungkusan permen Kopiko asal Malaysia. Saat diamankan itulah, kedua pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri, hingga akhirnya polisi melumpuhkan keduanya.

“Kita berikan tembakan peringatan, tapi tidak diindahkan lagi. Terpaksa kita lumpuhkan,” kata dia.

Menurut kapolres, R adalah pemain lama. Dia pernah lolos dari jeratan kasus yang sama tahun lalu. Saat itu, petugas tidak mendapatkan barang bukti, meski Polisi yakin dia terlibat peredaran sabu-sabu di Nunukan.

Setelah R diamankan, polisi juga sempat menggeledah rumahnya di Jalan Lapter, Kecamatan Nunukan. Dari kediaman R, polisi mendapatkan barang bukti lain seperti alat hisap dan lainnya. Pelaku mengakui bahwa dia tidak hanya bertugas sebagai kurir, tapi juga sebagai pengedar untuk paket ukuran kecil. “Rumah tinggal R ini seperti sarang. Di sana jual sabu, di sana juga menggunakan sabu. Padahal ada istri dan anaknya tinggal juga di rumahnya,” ujar kapolres.

Dari hasil pemeriksaan, R dan AM rencananya membawa sabu-sabu tersebut ke Nunukan. Kedua pelaku yang kini berstatus tersangka, dikendalikan oleh S yang juga warga negara Malaysia. Bahkan, lanjut kapolres, S masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Lapas Nunukan. S merupakan pemain lama yang pernah mendekam di Lapas Nunukan, namun berhasil kabur pada tahun 2017 lalu.

"Analisa kita, barang masuk ke Indonesia melalui Nunukan dan dipasarkan di Nunukan, Parepare  dan sekitar Sulawesi," tambahnya. (*/fai/udi)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 14:03

Terserang DBD, Satu Siswa Absen

TARAKAN – Satu siswa SMP IT Ulul Albab Tarakan, dilaporkan…

Selasa, 23 April 2019 14:01

PLTA dan KIPI Terintegrasi, KBM Butuh Kucuran APBD

Berbagai kegiatan pembangunan, baik yang bertujuan untuk peningkatan kualitas pelayanan…

Selasa, 23 April 2019 13:58

Pemungutan Suara Ulang di 9 TPS

Sesuai rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), KPU Kaltara akan menggelar…

Selasa, 23 April 2019 13:54

PAN dan Golkar Belum ‘Lempar Handuk’

TARAKAN – Persaingan partai dalam memperebutkan kursi unsur pimpinan DPRD…

Selasa, 23 April 2019 13:49

Aparat Masih Siaga Satu

TANJUNG SELOR – Meski Kaltara berada di posisi pertama paling…

Senin, 22 April 2019 14:27

Sehari, Hanya Mampu 20 TPS

TANJUNG SELOR - Hingga kemarin, hasil rekapitulasi perhitungan suara pemilu…

Senin, 22 April 2019 14:23

Operasi Mengeluarkan Gumpalan Darah Berhasil

TARAKAN – Gerva, salah satu korban kecelakaan lalu lintas di…

Senin, 22 April 2019 13:37

Hubungkan Wilayah Perbatasan, Sabet Banyak Penghargaan

Hari ini, 6 tahun lalu provinsi termuda di Indonesia ini…

Senin, 22 April 2019 13:30

Meninggal setelah Selesaikan Pengawasan

TANJUNG SELOR – Muhammad Saleh (27), salah satu pejuang demokrasi…

Minggu, 21 April 2019 13:41

Pencoblosan Ulang di 5 TPS

TANJUNG SELOR – Rekomendasi pencoblosan ulang di lima tempat pemungutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*