MANAGED BY:
SELASA
19 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 12 Maret 2019 13:19
Hibahkan Lahan, Teruskan Amanah Pejuang 45

Syahrial, Orang Tua yang Berjasa di Balik Beroperasinya RSUD Tarakan

PRIA BERJASA: Wali Kota Tarakan Khairul memberikan potongan tumpeng kepada Syahrial, warga yang menghibahkan tanahnya untuk pembangunan RSUD Tipe C Kota Tarakan.

PROKAL.CO, Berdirinya rumah sakit umum daerah (RSUD) Tipe C Kota Tarakan di Jalan Aki Babu, tidak lepas dari sosok Syahrial.

 

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan

 

Kemarin (11/3) menjadi hari bersejarah bagi RSUD Kota Tarakan. Pemerintah di bawah kepemimpinan Khairul dan Effendhi Djuprianto merealisasikan salah satu janjinya untuk mengoperasikan rumah sakit tersebut, setelah tertunda selama beberapa tahun. 

Peresmian dan syukuran sederhana pun dilakukan manajemen rumah sakit untuk menandai mulainya beroperasi. Khairul dan Effendhi Djuprianto juga hadir meresmikan rumah sakit tersebut. 

Di antara tamu undangan, ada sosok orang tua yang diperkenalkan Khairul. Dia bernama Syahrial, pria asal Kalimantan Barat berusia 80 tahun. Syahrial adalah orang tua yang mewakafkan tanahnya tanpa minta ganti rugi, untuk kepentingan sosial.

Syahrial menceritakan, tanah tersebut sebenarnya bukan miliknya. Ia hanya diamanahkan dari pria bernama Mbah Cipto untuk menghibahkan tanah itu kepada pemerintah, untuk kepentingan umum.

“Memang saya diamanahkan eks dari pejuang 45, Mbah Cipto, bahwa aku menyerahkan kepada pemerintah untuk fasilitas umum,” beber Syahrial kepada awak media.

Melaksanakan amanah, Syahrial kemudian menyerahkannya kepada Pemkot Tarakan ketika bertemu Udin Hianggio, Wali Kota Tarakan saat itu, dan Khairul sebagai Kepala Dinas Kesehatan, di kantor Kelurahan Karang Harapan.

Ia menghibahkan lahan seluas 3 hektare lebih kepada Pemkot Tarakan, tanpa minta diganti rugi. Namun, karena sudah tua, ia tidak ingat lagi kapan pertemuan tersebut. “Murni dihibahkan,” imbuhnya.

Kini, harapannya telah terwujud. Tanah yang diwakafkan untuk kepentingan umum, sudah dijadikan sebagai lokasi pembangunan rumah sakit. “Ya senanglah karena apa yang kita harapkan, jadi,” tutur Syarial.

Wali Kota Tarakan, Khairul, membenarkan hal itu. Diceritakannya, pada 2010 lalu, ketika Pemkot Tarakan sedang mencari alternatif pelayanan kesehatan selain RSUD Tarakan milik Pemprov Kaltara. 

“Kita itu, bersama-sama wali kota Pak Udin Hianggio zaman itu, dan Ketua DPRD waktu itu Pak Effendhi Djuprianto, kita putuskan harus bikin rumah sakit kota. Supaya rumah sakit yang bisa dikendalikan secara langsung oleh pemerintah kota, baik pelayanannya dan sebagainya,” ujar Khairul.

Ide tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan mencari lahan. Bak gayung bersambut, Syahrial dan rekan-rekannya yang kala itu mendatangi Asisten I Pemkot Tarakan untuk menghibahkan sebagian lahannya.

“Tapi dengan catatan, dia minta itu dibuatkan untuk fasilitas sosial, pendidikan dan kesehatan. Kebetulan pada saat itu kita sudah punya keinginan membangun rumah sakit, tapi masih mencari-cari tempat yang pas,” bebernya. 

Terlepas sejarah tersebut, RSUD Kota Tarakan yang telah beroperasi, belum bisa menerima pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), karena belum terjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Terkecuali pasien yang masuk gawat darurat (UGD).

“Nanti tetap bisa, karena sampai saat ini kerja sama dengan BPJS belum. Karena terlalu banyak persyaratannya, ya susah juga,” tuturnya.

Penyebabnya, menurut Khairul, karena salah satu syaratnya mengharuskan rumah sakit terakreditasi. Sementara RSUD Tipe C tersebut, belum mendapatkan predikat tersebut. Khairul sendiri kurang sependapat dengan persyaratan itu karena menghambat pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau kita ini, lebih bagaimana kepentingan rakyat terpenuhi. Kalau terlalu berkutat-kutat dengan regulasi, tapi masyarakat tidak terlayani, menurut saya regulasinya yang dibuang, percuma. Saya bilang tadi, kita ini hadir untuk melayani,” sesalnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kota Tarakan Joko Haryanto, mengakui masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) tenaga medis. Karena itu, pihaknya sedang melakukan perekrutan dokter dan tenaga lainnya.

Saat ini, baru tersedia 5 dokter umum dan 3 dokter spesialis yang diberdayakan di RSUD Kota Tarakan. Dengan melayani poli anak, poli umum, spesialis penyakit mulut, dan spesialis konservasi gigi, serta pemeriksaan medis. Telah difungsikan juga laboratorium.  

 “Kalau spesialis kita dalam waktu dekat merekrut 7 dulu, kemudian 4 dokter umum lagi, kemudian apoteker. Juga tenaga perawat, bidan juga masih perlu tambahan. Cuma nanti secara bertahap pemenuhannya,” tuturnya. (adv/udi)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 13:58

Percikan Api Muncul saat Penyedotan Kondensat

Lead of HSE and Pasec Tarakan and Bengara Operation PT…

Selasa, 19 Maret 2019 13:56

Cium Pelanggaran SOP

TARAKAN – Insiden di Stasiun Pengumpul Utama Gas (SPUG) G-8…

Selasa, 19 Maret 2019 13:55

Listrik Padam, Satu Rumah Jadi Arang

TARAKAN – Kebakaran menghanguskan satu rumah milik Fatimah, sekira pukul…

Selasa, 19 Maret 2019 13:53

Akun FB Wawali Diretas, Dimanfaatkan Oknum untuk Meminta Sumbangan

TARAKAN – Baru menjabat sebagai Wakil Wali Kota (Wawali) Tarakan,…

Senin, 18 Maret 2019 14:01

Penampungan Meledak, 23.730 Pelanggan Jargas Terdampak

Ledakkan di penampungan utama gas Plant G-8 yang dikelola PT…

Senin, 18 Maret 2019 14:00

SPUG G-8 PT Medco E&P Meledak, Satu Pekerja Meregang Nyawa

TARAKAN – Dua orang menjadi korban ledakkan di Stasiun Pengumpul…

Senin, 18 Maret 2019 13:55

Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

TANJUNG SELOR - Seorang balita berusia 4 tahun bernama Sefrileon,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:07

Patuhi Aturan, Pemprov Tak Pernah Janjikan Legalisasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) tak pernah menjanjikan akan…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:06

Peraturan Menteri Dinilai Sengsarakan Nelayan

TARAKAN – Kemarin (15/3), mungkin menjadi klimaks dari kekecewaan nelayan…

Sabtu, 16 Maret 2019 11:57

Usia Kehamilan Bikin Janggal

TANJUNG SELOR – Polisi akhirnya menetapkan Abdul Malik (46), oknum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*