MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 12 Maret 2019 13:23
Jatuh dari Lantai 4, Pekerja Proyek RS Pertamedika Tewas
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Kecelakaan kerja terjadi di Tarakan. Junaidi (23), warga Jalan Hasanuddin, Kelurahan Karang Anyar, meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai empat proyek pembangunan RS Pertamedika, di Jalan Mulawarman, Minggu (10/3).

Polres Tarakan kini sedang menyelidiki penyebab kecelakaan kerja tersebut. Dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin (11/3).  

“Olah TKP tadi pagi (kemarin, Red.). Kita mengamankan balok kayu, tripleks, sepatu. Keterangan dari saksi ada tiga orang tadi malam (Minggu malam saat kejadian, Red.),” ujar Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawan melalui Kaur Bin Ops Reskrim Iptu Kistaya, Senin (10/3).

Ia menerangkan, jatuhnya korban diketahui berdasarkan laporan orangtua korban. Korban diperkirakan jatuh sekira pukul 15.00 Wita.

Sebelum terjatuh, Junaidi yang berada di lantai empat, bertugas mengangkat kayu ke lantai lima. Namun dengan cara melemparkannya. Ternyata, kayu yang dilemparkannya meleset, tidak sampai ke lantai yang dituju. Junaidi pun mengejar kayu tersebut yang akhirnya membuatnya terjatuh hingga ke lantai dasar.

“Sebetulnya dia tidak tersandung. Tapi untuk lokasi lift itu kan blong ke bawah, hanya dikasih kayu sama tripleks. Jadi dia tanpa sadar lari,” bebernya.

Setelah terjatuh dan tidak sadarkan diri, oleh rekan kerjanya langsung dibawa ke RSUD Tarakan. Namun, sesampainya di rumah sakit, ternyata Junaidi dinyatakan sudah meninggal dunia. Dengan luka di bagian kepala belakang dan pecah di bagian tengkorak kepala.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sudah menggunakan perlengkapan keamanan, seperti helm sampai sepatu safety. Namun, dari hasil olah TKP, Kistya mengaku baru mengamankan sepatu korban, sedangkan helm ketinggalan di rumah sakit.

Meski menduga meninggalnya Junaidi karena kecelakaan kerja, namun pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihaknya juga akan meminta keterangan kontraktor dan pengawas proyek.

“Kalau ada tindak pidananya, kita lakukan penyidikan,” tegasnya.

Terhadap musibah tersebut, Kistaya mengingatkan kembali bagi seluruh pekerja proyek agar menggunakan standar keamanan saat bekerja. (mrs/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Mei 2019 13:18

Kasus Video Penganiayaan, Pelaku dan Korban Berdamai

TARAKAN – Kasus penganiayaan seorang anak perempuan di Tarakan yang…

Sabtu, 18 Mei 2019 13:16

Satu Eks WTS Dapat Rp 6 Juta

TARAKAN – Setelah menunggu hingga beberapa bulan pasca ditutupnya lokalisasi…

Kamis, 16 Mei 2019 14:05

Tarakan Belum Beranjak ke WTP

TARAKAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mulai menyerahkan hasil…

Kamis, 16 Mei 2019 14:03

Balapan Liar Jadi Ajang Taruhan

TARAKAN – Para pelaku balapan liar yang kerap meresahkan pengguna…

Rabu, 15 Mei 2019 13:10

Tarakan TV Hanya Jadi Beban, Begini Maunya Wali Kota...

TARAKAN – Revitalisasi terhadap sejumlah perusahaan daerah bakal dilakukan Pemkot…

Selasa, 14 Mei 2019 13:09

Peraturan THR PNS Membingungkan

TARAKAN – Pemerintah telah mengeluarkan peraturan pembayaran tunjangan hari raya…

Selasa, 14 Mei 2019 13:08

Viral Video Anak Perempuan Dianiaya, Ditempeleng hingga Ditendang

TARAKAN - Video penganiayaan yang diduga terjadi di Tarakan, viral…

Senin, 13 Mei 2019 12:41

Utamakan Zonasi, Hapus Jalur Gakin

TARAKAN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020,…

Senin, 13 Mei 2019 12:09

Demokrat Belum Tentukan Sikap

TARAKAN – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 2020 mendatang mulai…

Senin, 13 Mei 2019 12:07

Terjerembap Gara-Gara Jalan Putus

TARAKAN – Jalan putus di sekitar kawasan Gunung Slipi, Kampung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*