MANAGED BY:
SELASA
19 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Rabu, 13 Maret 2019 15:06
Pemprov Dorong Hilirisasi dan Industrialisasi
INVESTASI: Presiden Joko Widodo dan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie di pembukaan Rakornas Investasi di ICE BSD Tangerang, Banten, Selasa (12/3).

PROKAL.CO, TANGERANG - Pemerintah daerah, utamanya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan mendorong terwujudnya hilirisasi dan industrialisasi dari setiap sektor investasi. Ini disampaikan Gubernur Dr H Irianto Lambrie yang mengutip arahan Presiden Joko Widodo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi di Indonesian Convention and Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Banten, Selasa (12/3).

Diungkapkan Irianto, kebijakan itu dimungkinkan karena Indonesia memiliki kekuatan besar berupa sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang cukup besar. "Persoalannya, selama ini Indonesia, juga daerah tujuan investasi seperti Kaltara terlalu lama mempertahankan ekspor hasil industri berupa bahan mentah. Belum berani masuk ke wilayah hilirisasi dan industrialisasi. Pemprov Kaltara sendiri akan turut mendorong pemerintah kabupaten/kota di Kaltara untuk dapat melakukan hal yang sama," kata Gubernur.

Potensi investasi yang dapat dihiilirasi dan diindustrialisasikan itu, untuk Kaltara ada beragam. Seperti, karet, minyak sawit dan lainnya. "Kini tinggal kemauan dari setiap kepala daerah juga pengambil kebijakan di daerah guna mewujudkannya," jelas Irianto.

Kenapa hal tersebut penting dilakukan? Mengutip pernyataan Presiden, diakui Gubernur bahwa kunci pertumbuhan perekonomian Indonesia, khususnya Kaltara adalah investasi dan ekspor. "Kedua kunci ini, kembali diingatkan Presiden. Karena, Indonesia sudah jauh tertinggal dari negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, bahkan Filipina. Jangan sampai, kita pun ketinggalan dari Kamboja maupun Laos," urai Gubernur.

Pemprov Kaltara juga mendukung keinginan Presiden untuk percepatan proses perizinan investasi. "Presiden meminta kepada pelaksana PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), gubernur, bupati dan walikota agar 'tutup mata' dalam pemberian izin bagi setiap investor yang akan masuk. 'Tutup mata' dalam artian, mempercepat proses perizinannya yang disertai dengan pengawalan dan pengawasan serta kemampuan mempresentasikan dan menunjukkan potensi investasi yang patut diolah," papar Gubernur.

Dalam hal ini, penekanan Presiden adalah investasi pengolahan bahan mentah. "Presiden menginginkan, perizinan dapat selesai dalam sehari. Jangan sampai investor menunggu terlalu lama. Jadi, diminta kepada setiap gubernur, bupati dan walikota untuk berani memastikan bahwa perizinan dapat segera diterbitkan," jelas Gubernur.

Pemerintah Indonesia sendiri menilai pentingnya pemerintah daerah memprioritaskan terwujudnya industri subtitusi barang impor. "Daripada negara mengimpor, lebih baik investor mendirikan pabriknya disini. Dengan begitu, neraca transaksi membaik, begitupula neraca perdagangan," ulas Irianto. Presiden juga meminta kepada pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk dapat mempermudah perizinan investasi bidang petrochemical.

Pemprov Kaltara juga akan memanfaatkan modal besar lain yang dimiliki Indonesia di bidang investasi. "Sesuai arahan Presiden, rating investasi Indonesia yang berada di wilayah layak investasi ini, adalah modal untuk merebut peluang investasi dunia. Selain itu, Indonesia juga merupakan peringkat ke-4 negara destinasi yang paling menarik di bidang investasi dunia. Dengan kata lain, sejatinya banyak investor yang berminat menanamkan modalnya. Namun, hanya sedikit yang terealisasi. Ini yang patut menjadi perhatian kalangan pemerintah daerah, termasuk Kaltara," tutup Gubernur.

Sebagai informasi, pada pembukaan rakornas turut digelar pemaparan mengenai Online Single Submission (OSS) oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution, serta talk show yang disertai Kepala BKPM RI Thomas T Lembong, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menko Bidang Polhukam Wiranto, serta menteri lainnya. (humas)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 14:55

Gubernur Ajak Peduli Kebersihan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Selasa, 19 Maret 2019 14:54

Satpol Diinstruksikan Razia ASN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Selasa, 19 Maret 2019 14:53

Gubernur Ingatkan ASN soal Sumpah

TANJUNG SELOR – Calon pegawai negeri sipil maupun PNS harus…

Selasa, 19 Maret 2019 14:52

Gubernur Minta KMJ Utamakan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meminta…

Senin, 18 Maret 2019 16:30

Gubernur Tekankan Penggunaan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Senin, 18 Maret 2019 16:28

Kementerian PUPR Tinjau Pembangunan Kanal Antarmoda

TARAKAN – Menindaklanjuti surat Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Nomor 600/984.1/PUPR-PERKIM/GUB…

Senin, 18 Maret 2019 16:27

Pemanfaatan Air Permukaan Masih Dikedepankan

TARAKAN – Kebutuhan air bersih, ketahanan pangan, perubahan iklim global…

Jumat, 15 Maret 2019 14:46

K3S Kaltara Ditarget 9.653 BOPD

TANJUNG SELOR – Pada tahun ini, target lifting bagi Kontraktor…

Jumat, 15 Maret 2019 14:44

Generasi Muda Jangan Jadi Penonton

TANJUNG SELOR – Kegiatan “Respons Kaltara” edisi ke-XXXI yang digelar…

Jumat, 15 Maret 2019 14:42

Tim RCEC GMF-BRI RRT Akan Kunjungi KIPI

TANJUNG SELOR – Dijadwalkan, pada hari ini tim Regional Comprehensive…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*