MANAGED BY:
SELASA
19 MARET
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 14 Maret 2019 14:43
PLTSa Dibangun di Kawasan Kunak

Investasi Kelistrikan Sekitar Rp 1,3 Triliun

BAHAN BAKU: Tumpukan sampah di TPA Aki Babu, akan dimaksimalkan menjadi sumber energi listrik PLTSa yang akan dibangun di kawasan Kunak, Tarakan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) oleh PT Patra Global Energi (PGE), makin mulus jalannya.

Pasalnya, Pemkot Tarakan telah memastikan ketersediaan lahan pembangunan pembangkit berkapasitas 25 Megawatt (MW) tersebut, di kawasan  Kawasan Usaha Peternakan (Kunak), Jalan Aki Babu, Tarakan.

“Alhamdulillah, per hari ini (kemarin, red) sudah ditentukan lokasinya. Luasnya sekitar 2,6 hektare,” ujar GM Operasional PT PGE Andi Henanto kepada Rakyat Kaltara kemarin (13/3).

Sesuai kesepakatan, PT PGE akan menggunakan lahan tersebut dengan status sewa. Namun sebelum memulai investasi senilai sekitar Rp 1,3 triliun tersebut, pihaknya akan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PLN, guna memastikan energi listrik yang dihasilkan akan dibeli perusahaan plat merah tersebut.

Selain itu, pihaknya juga harus menyusun feasibility study (FS), dan mengurus izin lingkungan berupa Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL). “Setelah itu baru dimulai pembangunan,” terangnya.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Parta PGE Endra Wendras, menyebut realisasi pembangunan akan dimulai sekitar April atau Mei. Dengan memakan waktu antara 8 sampai 10 bulan.

Menurutnya, kehadiran PLTSa tidak hanya memberikan dampak positif terhadap upaya mengurangi sampah serta menjaga keandalan energi di Tarakan, tapi juga memberikan pendapatan bagi pemerintah kota. Karena pihaknya menyewa lahan pemkot untuk pembangunan PLTSa.

Endra juga mengaku tidak khawatir dengan bahan baku PLTSa. Karena produksi sampah di Tarakan dinilai cukup untuk kebutuhan PLTSa.

“Kami sudah diskusi dengan Dinas Lingkungan Hidup, saat ini 120 ton sampah dihasilkan per hari, itu yang akan kita kelola. 120 ton per hari itu habis nanti, tiap hari habis,” tuturnya. (mrs/udi)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 14:50

Tahun Ini, Mapolres KTT Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR – Pembangunan markas polres di Kabupaten Tana Tidung…

Selasa, 19 Maret 2019 14:44

Jargas Normal, Pemadaman Bergilir Lanjut

Walau sempat terganggu, pelayanan jaringan gas (jargas) bagi masyarakat Tarakan…

Senin, 18 Maret 2019 14:05

Banyak Juga, Selisih Utang Capai Rp 155 M

Kota Tarakan menjadi yang pertama di Kalimantan Utara yang telah…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13

PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April

TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor,…

Sabtu, 16 Maret 2019 13:11

Pasutri Jadi Pengedar Narkoba

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara kembali menangkap…

Jumat, 15 Maret 2019 14:38

Kecelakaan Kerja Dianggap Fatal

TARAKAN – Kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja pada proyek…

Jumat, 15 Maret 2019 14:20

Terbawa Arus, Nelayan Tenggelam di Bawah Tongkang

TARAKAN – Sejumlah nelayan yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional…

Kamis, 14 Maret 2019 14:43

PLTSa Dibangun di Kawasan Kunak

TARAKAN – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) oleh…

Selasa, 12 Maret 2019 13:23

Jatuh dari Lantai 4, Pekerja Proyek RS Pertamedika Tewas

TARAKAN – Kecelakaan kerja terjadi di Tarakan. Junaidi (23), warga…

Senin, 11 Maret 2019 14:25

Sport Center Tak Dilirik Pusat

TARAKAN – Fasilitas olahraga di kompleks sport center yang belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*