MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 14 Maret 2019 14:43
PLTSa Dibangun di Kawasan Kunak

Investasi Kelistrikan Sekitar Rp 1,3 Triliun

BAHAN BAKU: Tumpukan sampah di TPA Aki Babu, akan dimaksimalkan menjadi sumber energi listrik PLTSa yang akan dibangun di kawasan Kunak, Tarakan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) oleh PT Patra Global Energi (PGE), makin mulus jalannya.

Pasalnya, Pemkot Tarakan telah memastikan ketersediaan lahan pembangunan pembangkit berkapasitas 25 Megawatt (MW) tersebut, di kawasan  Kawasan Usaha Peternakan (Kunak), Jalan Aki Babu, Tarakan.

“Alhamdulillah, per hari ini (kemarin, red) sudah ditentukan lokasinya. Luasnya sekitar 2,6 hektare,” ujar GM Operasional PT PGE Andi Henanto kepada Rakyat Kaltara kemarin (13/3).

Sesuai kesepakatan, PT PGE akan menggunakan lahan tersebut dengan status sewa. Namun sebelum memulai investasi senilai sekitar Rp 1,3 triliun tersebut, pihaknya akan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PLN, guna memastikan energi listrik yang dihasilkan akan dibeli perusahaan plat merah tersebut.

Selain itu, pihaknya juga harus menyusun feasibility study (FS), dan mengurus izin lingkungan berupa Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL). “Setelah itu baru dimulai pembangunan,” terangnya.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Parta PGE Endra Wendras, menyebut realisasi pembangunan akan dimulai sekitar April atau Mei. Dengan memakan waktu antara 8 sampai 10 bulan.

Menurutnya, kehadiran PLTSa tidak hanya memberikan dampak positif terhadap upaya mengurangi sampah serta menjaga keandalan energi di Tarakan, tapi juga memberikan pendapatan bagi pemerintah kota. Karena pihaknya menyewa lahan pemkot untuk pembangunan PLTSa.

Endra juga mengaku tidak khawatir dengan bahan baku PLTSa. Karena produksi sampah di Tarakan dinilai cukup untuk kebutuhan PLTSa.

“Kami sudah diskusi dengan Dinas Lingkungan Hidup, saat ini 120 ton sampah dihasilkan per hari, itu yang akan kita kelola. 120 ton per hari itu habis nanti, tiap hari habis,” tuturnya. (mrs/udi)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 14:20

Hantam Belakang Truk, Pengendara Vixion Meninggal Dunia

TARAKAN – Pengendara sepeda motor Yamaha Vixion KT 5203 GQ,…

Rabu, 22 Mei 2019 13:45

Soal Revitalisasi PDAM Tirta Alam Tarakan, Keputusan Tetap di Pemkot

TARAKAN - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Tarakan…

Rabu, 22 Mei 2019 13:19

Antisipasi Penumpang Berdesakan

TARAKAN – Jumlah pengguna kapal laut yang ingin mudik ke…

Rabu, 22 Mei 2019 13:06

Pejabat Pemkot Bakal Bergeser

TARAKAN – Pemerintahan Khairul dan Effendhi Djufrianto mulai menyiapkan rotasi…

Senin, 20 Mei 2019 13:26

Pemkot Incar Bagi Hasil Migas 10 Persen

TARAKAN – Satu dari enam badan usaha milik daerah (BUMD)…

Senin, 20 Mei 2019 13:16

Empat Hari Lagi THR Cair

PEMERINTAH pusat telah merevisi Pasal 10 ayat 2 Peraturan Pemerintah…

Sabtu, 18 Mei 2019 13:18

Kasus Video Penganiayaan, Pelaku dan Korban Berdamai

TARAKAN – Kasus penganiayaan seorang anak perempuan di Tarakan yang…

Sabtu, 18 Mei 2019 13:16

Satu Eks WTS Dapat Rp 6 Juta

TARAKAN – Setelah menunggu hingga beberapa bulan pasca ditutupnya lokalisasi…

Kamis, 16 Mei 2019 14:05

Tarakan Belum Beranjak ke WTP

TARAKAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mulai menyerahkan hasil…

Kamis, 16 Mei 2019 14:03

Balapan Liar Jadi Ajang Taruhan

TARAKAN – Para pelaku balapan liar yang kerap meresahkan pengguna…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*