MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 16 Maret 2019 11:57
Usia Kehamilan Bikin Janggal

Bersetubuh pada Juli dan November, tapi Sudah Hamil 6 Bulan

MASUK JERUJI: Pelaku kini mendekam di Rutan Polres Bulungan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Polisi akhirnya menetapkan Abdul Malik (46), oknum guru bantu di salah satu SMP yang ada di Bulungan, sebagai tersangka. Pasalnya, hasil pendalaman pemeriksaan yang dilakukan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulungan, korban yang masih berusia 15 tahun, diketahui telah mengandung selama 6 bulan.

Dijelaskan Kanit PPA Polres Bulungan Aiptu Lince Karlinawati, korban mengaku hanya berhubungan badan dengan pelaku saja. Walau dari keterangan tersebut masih menimbulkan kejanggalan, karena dari usia kandungan korban dengan pengakuan terakhir kali melakukan hubungan badan, belum menemukan kecocokan.

Pasalnya, lanjut Lince, korban mengaku melakukannya di bulan Juli 2018 dan November 2018. “Saat di bulan November itu, korban mengaku bersetubuh sampai tiga kali. Tapi hanya dalam sekali pertemuan, jadi tiga kali berturut-turut sekali ada kesempatan berhubungan badan,” ujar Lince ketika ditemui di ruang kerjanya kemarin (15/3).

“Ini yang menjadi pertanyaan kami. Kalau pelaku sendiri kooperatif dalam memberikan kesaksian saat diperiksa. Dan pelaku tetap meyakini bahwa mereka hanya sekali berhubungan badan pada Juli 2018. Tidak pernah lagi setelahnya,” sambung Lince.

Dijelaskannya, korban dan pelaku memang sudah kenal dekat. Keduanya tinggal bertetangga di Tanjung Selor. 

Sehari-harinya, pelaku juga sering mengantarkan korban berangkat ke sekolah. Dari kedekatan itu, pelaku diam-diam memendam rasa suka kepada korban. “Setiap pergi sekolah, pelaku yang mengantarkan anaknya, sering melihat korban menunggu angkutan untuk ke sekolah. Sehingga pelaku menawarkan diri untuk mengantarkan korban sekalian," bebernya.

"Setelah itu seringnya mereka ke sekolah berdua, seperti orang pacaran dan korban sering datang ke percetakan milik pelaku," tambahnya.

Korban yang makin sering menemui pelaku, makin memancing birahi pelaku. Akhirnya, pada sebuah kesempatan ketika korban mendatangi Abdul Malik di percetakannya untuk meminjam laptop, terjadilah hubungan terlarang tersebut. “Dari keterangan korban, mereka langsung melakukan hubungan suami istri saja, tidak ada rangsangan. Tapi pelaku mengaku merangsang korban dulu dengan mencium, baru mereka berhubungan,” ujarnya.

Walau masih terdapat kejanggalan, pihaknya tetap meningkatkan status pelaku menjadi tersangka. Walau tidak menutup kemungkinan, ada pria lain yang juga pernah berhubungan badan dengan korban. “Ada ataupun tidak ada orang lain, sedikit banyaknya pelaku pernah mencicipi korban,” terang Lince.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan pendekatan kepada korban, untuk menggali informasi lebih dalam, untuk mengungkap siapa sebenarnya orangtua dari janin yang dikandung korban. 

“Ini yang perlu pendekatan khusus, apalagi korban awalnya memang tidak mengetahui jika dirinya sudah hamil," ucapnya.

Terpisah, Ketua DPRD Bulungan Syarwani mengaku kaget mendengar kabar tersebut. Ia mengatakan, sebelum masuk pada proses penindakan di Dinas Pendidikan (Disdik) Bulungan, proses hukum di kepolisian harus dilakukan. "Bagi dinas terkait harus ada tindakan tegas juga. Walaupun hanya sebagai guru ekstrakurikuler, harus diberhentikan," ujarnya.

Ia juga meminta Disdik Bulungan melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan kepala sekolah yang ada di Bulungan, agar tidak ada lagi perbuatan tercela yang mencoreng dunia pendidikan Bulungan.

"Kebutuhan akan guru bukan dilihat dari kemampuan dan kapasitas saja. Di sisi lain, berkaitan aspek moralitas harus dijadikan pertimbangan dalam merekrut tenaga pengajar. Tidak semata-mata dilihat dari kemampuannya saja," pungkasnya. (*/fai/udi)


BACA JUGA

Selasa, 23 Juli 2019 15:52

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan

TARAKAN – Identitas pelaku penembakan mobil dengan tanda nomor kendaraan…

Selasa, 23 Juli 2019 15:50

Warga Tarakan Hilang di Perairan Tias

TANJUNG SELOR – Seorang nelayan bernama Yanudin (50), dikabarkan hilang…

Selasa, 23 Juli 2019 15:50

Pembangunan Lapas Mendesak

TANJUNG SELOR - Wacana pembangunan lembaga pemasyarakatan (Lapas) di wilayah…

Selasa, 23 Juli 2019 15:48

Inisial KH Mengarah ke Mantan Wawali

TARAKAN – Polres Tarakan terus mendalami dugaan korupsi pengadaan lahan…

Selasa, 23 Juli 2019 14:19

Wajah Lama Tersisa Lima

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara telah menetapkan…

Senin, 22 Juli 2019 11:44

BNN Rencanakan Pos Interdiksi Terpadu

BADAN Narkotika Nasional (BNN) Pusat menaruh perhatian khusus terhadap Kalimantan…

Senin, 22 Juli 2019 11:42

Lokasi PLBN Seimenggaris Disepakati

TANJUNG SELOR – Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di…

Senin, 22 Juli 2019 11:41

Terendus sejak Awal Juli

TANJUNG SELOR – Penangkapan seorang pria bernama Achmad Fathoni, 20,…

Senin, 22 Juli 2019 11:41

Desak Investor Segera Bebaskan Lahan

TANJUNG SELOR – Pembebasan lahan di lokasi Kawasan Industri dan…

Senin, 22 Juli 2019 11:37

Aliran Sesat di Sini Diduga Masih Ada

TARAKAN – Kegiatan aliran sesat diduga masih ada di Bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*