MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 16 Maret 2019 13:13
PLTMG Ditarget Beroperasi Awal April
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Listrik di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor, bakal bertambah 14 megawatt. Diperkirakan akhir Maret ini atau awal April pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) masuk sistem PLN Tanjung Selor.

Rencana pengoperasian PLTMG itu disampaikan pihak PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Kaltimra kepada awak media di Tarakan, Kamis (15/3) malam.

Saat ini, kata General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Kaltimra Djoko Dwijatno, PLTMG sedang proses uji coba. Karena itu, diperkirakan beroperasinya PLTMG pada akhir Maret atau awal April. Selain itu, dia juga mengatakan bahwa listrik di Tanjung Selor dan sekitarnya akan mendapat pasokan dari PLTU di Berau, yang dibangun dengan kapasitas 2x7 megawatt. Saat ini juga dalam proses pengoperasian.

“(PLTU di Berau, Red) Sudah dalam tahap pengetesan beban. Jadi kalau PLTU itu ada beberapa tahapan yang sudah bisa di-overlapping. Jadi saat ini lagi pengetesan beban,” ujar Djoko.

Dengan tambahan tersebut, dia memastikan listrik di Tanjung Selor dan sekitarnya surplus. Pasalnya, saat ini saat beban puncak mencapai 12,3 megawatt. Itu pun ada pasokan dari PLTU Sekayan, yang sejak beberapa tahun belakangan menjadi salah satu sumber pasokan listrik di ibu kota provinsi dan sekitarnya.

Rencana pengoperasian PLTMG, juga dibenarkan Senior Manager Distribusi PT PLN (Persero) UIW Kaltimra Hairullah. “Kami sebenarnya sudah menyiapkan di sana ada PLTMG Tanjung Selor itu. Saat ini sedang pengecekan instalasi. Jadi sudah memasuki masa akhir daripada pembangunan PLTMG. Kemarin kita coba mendelay pemeliharaanya, agar pada saat pemeliharaan PLTU, maka PLTMG itu bisa masuk, ternyata belum selesai,” bebernya.

“Kemarin sudah sempat difungsikan, cuma ternyata pada saat pengetesan mengalami beberapa penyempurnaan. Mudah-mudahan satu dua bulan juga sudah siap beroperasi,” tambahnya.

Sementara itu, rencana masuknya PT Patra Global Energi (PGE) untuk membangun pembangkit listrik di Tarakan, yakni pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) berkapasitas 25 megawatt, belum direspons serius PT PLN (Persero) UIW Kaltimra.

Menurut Djoko, berdasarkan hasil komunikasinya dengan Wali Kota Tarakan Khairul, pembangunan PLTSa belum final. “Kami ke Pak Wali Kota, belum final. Mereka juga baru proposal, karena Pak Wali Kota bilang dulu juga sudah pernah ada seperti itu, tapi terus enggak lanjut,” ungkapnya.

Menurutnya, memang ada prosedur yang harus dilalui penyedia listrik apabila ingin bekerja sama dengan PLN dalam jual beli daya. Yakni, harus melalui daftar penyedia terseleksi (DPT). Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kajian terlebih dahulu. Sebab, menurut Djoko, PLN membutuhkan kesinambungan dari penyedia daya untuk bisa melayani masyarakat.

“Jangan sampai dia nyambung ke kita terus kemudian kita sudah setuju, satu bulan kemudian dia kehabisan sampahnya, enggak bisa beroperasi,” ujarnya.

Pertimbangan lain adalah terkait harga jual yang ditawarkan penyedia daya nantinya. Sebab, Djoko melihat kondisi keandalan sistem kelistrikan di Tarakan saat ini sudah surplus dengan harga yang terjangkau. Sehingga, apabila nantinya penyedia daya menjual dengan harga lebih mahal, pihaknya kemungkinan sulit membeli.

“Kita sekarang surplus di sini. Kalau kita surplus di sini yang ada pembangkit kita itu harganya sudah cukup kompetitif. Kalau ada yang nawarkan ke kita, dia lebih mahal kan kami kesulitan merealisasikan, walaupun itu pembangkit terbarukan,” jelasnya.

Sampai kemarin pun, diakuinya manajemen PT PGE belum membicarakan perihal investasi pembangkit di Tarakan. Ia hanya mendapatkan kabar tersebut dari Manajer PT PLN ULK Tarakan. (mrs/fen)


BACA JUGA

Minggu, 21 April 2019 13:43

Dua Siswa Diseruduk Mobil Guru

TARAKAN – Suara benturan keras dari halaman sekolah, membuat guru…

Jumat, 19 April 2019 15:08

Seleksi Sekkot Belum Disetujui Mendagri

TARAKAN – Seleksi penerimaan sekretaris Kota Tarakan definitif masih belum…

Jumat, 19 April 2019 14:59

Potensi Pencoblosan Ulang di Dua TPS

TARAKAN – Proses pencoblosan pemilu 2019 di dua tempat pemungutan…

Rabu, 17 April 2019 14:28

Pelayanan SIM Diliburkan

TARAKAN — Pelayanan pembuatan SIM akan diliburkan untuk sementara waktu,…

Selasa, 16 April 2019 12:04

Kaltara Masuk Garis Merah IKP

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara mendapatkan data…

Jumat, 12 April 2019 14:20

Pengamanan Pemilu Diperkuat

TARAKAN – Pengamanan pemilu serentak tahun ini, juga akan dibantu…

Kamis, 11 April 2019 14:52

Ini Loh Kendala Pariwisata Kaltara

TARAKAN – Minimnya pembangunan infrastruktur menuju ke obyek wisata yang…

Selasa, 09 April 2019 14:04

Tarif Agrowisata Diturunkan

TARAKAN – Revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2012…

Senin, 08 April 2019 13:42

Berlomba Raup Simpati Pemilih Milenial

TARAKAN – Suara kaum milenial, kini tidak lagi dipandang sebelah…

Sabtu, 06 April 2019 13:47

Bantu Penanganan Dampak Longsor di Tarakan, Pemprov Tunggu Usulan Pemkot

TARAKAN – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, mengajak beberapa jajarannya meninjau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*