MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 18 Maret 2019 14:01
Penampungan Meledak, 23.730 Pelanggan Jargas Terdampak
Bramantya Pradana S

PROKAL.CO, class="p1">Ledakkan di penampungan utama gas Plant G-8 yang dikelola PT Medco E&P, Minggu (17/3), berdampak pada layanan jaringan gas bumi untuk masyarakat yang dikelola PT Perusahaan Gas Negara (PGN). 

Ketergantungan PGN pada pasokan gas dari sumur yang dikelola PT Medco di lokasi tersebut, membuat seluruh suplai gas ke pelanggan di Tarakan, terhenti. 

“Intinya, sementara pelanggan jargas Tarakan belum bisa menikmati gas bumi di rumahnya masing-masing,” ujar Area Head PT PGN Kota Tarakan, Bramantya Pradana Saputra, Minggu (17/3). 

Ia menjelaskan, pasca mendapatkan informasi peristiwa tersebut, yang mengakibatkan jalur distribusi gas ke jaringan pipa jargas Tarakan ditutup. Secara perlahan suplai gas juga berkurang. Pada pukul 07.20 Wita, tak ada lagi gas yang masuk ke jargas alias 0 bar. 

Dampaknya, 23.730 pelanggan tidak bisa memanfaatkan layanan jarigan gas bumi. Namun, Bramantya mengaku sudah menginformasikan kepada pelanggan terkait hal ini. 

Bramantya mengimbau masyarakat untuk dapat mengantisipasi kejadian tersebut dengan menyiapkan energi alternatif untuk memasak, sebab pihaknya pun tidak bisa memastikan sampai kapan penyetopan distribusi berlangsung. PGN bergantung pada usaha PT Medco melakukan perbaikan di penampungan utama gas  G-8. 

“Kapan waktu pengaliran kembali, kami juga masih menunggu rilis informasi teman-teman Medco,” tuturnya. 

Bramantya menyebut, hal itu sebagai kejadian darurat yang tidak disengaja, sehingga pihaknya tidak memberikan kompensasi kepada pelanggan.

“Jadi ini adalah kondisi-kondisi emergency yang tidak kami perkirakan, tidak kami rencanakan. Kejadiannya tiba-tiba,” tuturnya. 

Sepengetahuannya, kejadian itu merupakan yang pertama kali dialami PGN, di mana suplai gas ke rumah-rumah warga tidak mengalir secara total. Sebelumnya hanya tekanan gas saja yang turun. (mrs/udi)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 14:41

Mayat Membusuk di Pondok

TANJUNG SELOR – Mayat seorang pria yang belum diketahui identitasnya…

Jumat, 19 Juli 2019 14:41

Enam Sumur Baru Pernah Produksi 3.600 Barel/Hari

Berpuluh-puluh tahun, eksploitasi minyak bumi dan gas (migas) di Kalimantan…

Jumat, 19 Juli 2019 14:36

Kaltara Jadi Target Pengawasan

TARAKAN – Badan Obat dan Makanan (BPOM) akan memaksimalkan tugas…

Jumat, 19 Juli 2019 14:35

Bawaslu Perkirakan di Bawah Rp 20 M

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara segera mengusulkan…

Kamis, 18 Juli 2019 14:40

Irianto Beri Sinyal Ganti Pengurus

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengaku sudah meminta…

Kamis, 18 Juli 2019 14:37

Pelabuhan Bunyu Terbentur Status Lahan

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pelabuhan di Pulau Bunyu, Bulungan,…

Kamis, 18 Juli 2019 14:36

Lantung Tehambur..!! Pertamina Bantah karena Eksploitasi

TARAKAN – Genangan minyak mentah atau lantung yang naik ke…

Kamis, 18 Juli 2019 14:35

Hanya ‘Bermodal’ Rp 2.000

TANJUNG SELOR - Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur…

Rabu, 17 Juli 2019 14:11

Kemenag Pastikan Tak Ada Warga Luar

TANJUNG SELOR – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kaltara…

Rabu, 17 Juli 2019 14:10

PKL Diultimatum

TANJUNG SELOR – Setelah menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*