MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 19 Maret 2019 13:58
Percikan Api Muncul saat Penyedotan Kondensat

PROKAL.CO, Lead of HSE and Pasec Tarakan and Bengara Operation PT Medco E&P Indonesia, Zaid Talib, memberikan keterangan pers terkait insiden di Stasiun Pengumpul Utama Gas (SPUG) G-8, Minggu (17/3).

Dijelaskannya, sebelum insiden yang mengakibatkan satu pekerja meninggal dunia dan satu lainnya terluka, pihaknya melakukan kegiatan pigging atau pembersihan pipa jalur Bunyu-Tarakan.

“Kegiatan pigging yang dilaksanakan oleh PT Medco E&P Tarakan bekerja sama dengan PLN dan PGN. Jadi pekerjaan ini pada dasarnya pekerjaan rutin untuk pemeliharaan jalur pipa yang kita rencanakan dijalankan mulai hari Minggu dini hari sampai Minggu siang, tanggal 17 Maret kemarin,” ujar Zaid Talib, Senin (18/3).

Dalam kegiatan itu, pihaknya sudah melakukan persiapan sejak Sabtu (16/3), termasuk mencoba peralatan pompa dan fire hydrant di stasiun. “Kita testing, berjalan baik,” sambungnya.

Pada Sabtu sore, pihaknya juga sudah menyiapkan fire truk di lokasi stasiun. Posisinya antara tiang dan stasiun G-8. Menurut Zaid, pihaknya merencanakan tiga kali peluncuran pigging dalam bentuk foam chemical yang dimulai Minggu dini hari, atau pada pukul 00.10 Wita.

Dari kegiatan pertama, Zaid memperkirakan seharusnya pigging tiba di receiver Binalatung sekitar pukul 05.15 Wita. Tapi setelah dicek di lokasi, belum ada tanda-tanda masuk.

Peluncuran pingging kedua dilakukan pukul 06.00 Wita. Sekira pukul 06.45 Wita, mulai ada aliran ikutan kondensat atau cairan menyerupai minyak yang berasal dari ikutan gas di dalam pipa.

Untuk menampung kondensat, menurut, pihaknya sudah menyiapkan 5 tangki untuk penampungan di stasiun G-8 sebelum disedot. Namun, khusus kegiatan yang berujung insiden tersebut, sudah diperkirakan jumlah kondensat akan meningkat, lebih banyak dari biasanya. Pihaknya pun  juga menyiapkan dua unit tangki portabel.

Tapi, sekira pukul 07.16 Wita, insiden kebakaran terjadi tanpa diduga. Kebakaran itu terjadi saat dilakukan penyedotan kondensat menggunakan vacuum truck.

“Setelah pekerjaan penyedotan oleh vacuum truck itu berjalan beberapa menit, tiba-tiba terjadi percikan api, diikuti suara, ya semacam ledakan,” tuturnya.

Zaid menegaskan, suara keras yang terdengar dari insiden tersebut bukanlah ledakkan. Hanya efek dari percikan api.

“Beda ya, antara suara ledakan sama suara percikkan. Cuma mungkin volume suaranya cukup keras, cukup mengganggu, sehingga terjadi kebakaran,” jelasnya.

Zaid yakin pihaknya sudah melaksanakan kegiatan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Kami bisa meyakini bahwa semua langkah-langkah persiapan, baik teknis maupun dokumen sudah kita penuhi sesuai dengan standar di industri migas,” tegasnya.

Menurutnya, sesuai SOP, ada beberapa barang yang tidak diperbolehkan dibawa masuk dalam stasiun. Seperti handphone, senjata tajam, senjata api, hingga korek api. Karena barang-barang tersebut bisa memicu timbulnya api.

Dalam melaksanakan pekerjaan rutin sehari-hari, pihaknya juga melakukan pengawasan yang diawasi kepala bagian produksi. Ia membawahi supervisor dan beberapa teknisi yang berkantor di stasiun G-8. 

Zaid mengaku bahwa pihaknya sangat menyesalkan insiden tersebut. Namun, ia meyakinkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya maksimal terhadap penanganan korban. “Teman-teman juga ikut dalam pemakaman. Kemudian tadi malam (Minggu malam, red) pimpinan kami bersama beberapa teman ikut tahlilan di rumah duka. Kemudian hari ini (Senin, red) istri-istri pekerja juga berinisiatif mengunjungi istri korban untuk memberikan dukungan semangat,” bebernya.

“Kemudian untuk korban luka-luka juga sudah mendapatkan perawatan operasi bedah. Alhamdulillah kondisinya sudah membaik. Untuk santunan bagi keluarga korban, penanganannya akan dilakukan sesuai aturan ketenagakerjaan,” pungkasnya. (mrs/udi)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 14:03

Terserang DBD, Satu Siswa Absen

TARAKAN – Satu siswa SMP IT Ulul Albab Tarakan, dilaporkan…

Selasa, 23 April 2019 14:01

PLTA dan KIPI Terintegrasi, KBM Butuh Kucuran APBD

Berbagai kegiatan pembangunan, baik yang bertujuan untuk peningkatan kualitas pelayanan…

Selasa, 23 April 2019 13:58

Pemungutan Suara Ulang di 9 TPS

Sesuai rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), KPU Kaltara akan menggelar…

Selasa, 23 April 2019 13:54

PAN dan Golkar Belum ‘Lempar Handuk’

TARAKAN – Persaingan partai dalam memperebutkan kursi unsur pimpinan DPRD…

Selasa, 23 April 2019 13:49

Aparat Masih Siaga Satu

TANJUNG SELOR – Meski Kaltara berada di posisi pertama paling…

Senin, 22 April 2019 14:27

Sehari, Hanya Mampu 20 TPS

TANJUNG SELOR - Hingga kemarin, hasil rekapitulasi perhitungan suara pemilu…

Senin, 22 April 2019 14:23

Operasi Mengeluarkan Gumpalan Darah Berhasil

TARAKAN – Gerva, salah satu korban kecelakaan lalu lintas di…

Senin, 22 April 2019 13:37

Hubungkan Wilayah Perbatasan, Sabet Banyak Penghargaan

Hari ini, 6 tahun lalu provinsi termuda di Indonesia ini…

Senin, 22 April 2019 13:30

Meninggal setelah Selesaikan Pengawasan

TANJUNG SELOR – Muhammad Saleh (27), salah satu pejuang demokrasi…

Minggu, 21 April 2019 13:41

Pencoblosan Ulang di 5 TPS

TANJUNG SELOR – Rekomendasi pencoblosan ulang di lima tempat pemungutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*