MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Selasa, 19 Maret 2019 14:55
Gubernur Ajak Peduli Kebersihan
PEDULI KEBERSIHAN: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama perwakilan perusahaan penerima penghargaan Propernas dan Proklim, Senin (18/3).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengajak seluruh pihak peduli terhadap kebersihan. Ini sekaligus untuk menunjukkan dukungan terhadap gerakan Indonesia Bersih yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

 

Dalam pencanangan itu, ditargetkan Indonesia dapat bebas sampah dan menjadi bersih pada 2025. “Bangsa yang maju di dunia, masyarakatnya memiliki kesadaran untuk hidup bersih dan mengelola sampahnya dengan baik. Terkait hal itu, dibutuhkan perubahan mental yang kuat dan kesadaran yang hebat dari masyarakat Indonesia untuk mencapai hal seperti itu,” kata Gubernur saat membuka rapat koordinasi perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Gedung Bandiklat Pemkab Bulungan, Senin (18/3).

 

Dalam realisasinya, Pemprov Kaltara telah melakukan sejumlah upaya untuk mendukung terwujudnya Kaltara yang bersih. Di antaranya, bekerja sama dengan kepolisian dalam program Kaltara Bersih. “Sayangnya, dalam sejumlah kegiatan yang dilakukan dalam program ini, masyarakat yang kawasannya dibersihkan, hanya menjadi penonton,” ujarnya.

 

Diakui Gubernur untuk membangun kesadaran dan budaya hidup bersih tidak mudah. “Seorang pemimpin perlu memiliki ketegasan dalam menerapkan kebijakan terkait lingkungan. Karena, persoalan kebersihan ini menyangkut masa depan generasi di suatu negara atau daerah,” ungkapnya.

 

Gubernur pun mulai menyuarakan untuk menanggulangi sampah, utamanya sampah plastik. “Dari segi aturan, sejatinya sedikitnya ada 6 dasar hukum terkait pengelolaan sampah ini. Tinggal pelaksanaannya saja, apakah dilaksanakan secara konsisten atau tidak,” timpalnya.

 

Diperkirakan dalam sehari, setiap orang menghasilkan sampah sebanyak 0,7 kilogram. “Indonesia sudah darurat sampah plasti. Dan patut diketahui, volume sampah ini dipengaruhi dengan pertambahan penduduk. Dari itu, sebelum penduduk Kaltara bertambah banyak, ini kesempatan kita untuk menjadi daerah yang bersih,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 14:44

Pemprov-KPPPA Gelar Pelatihan PUG dan PUHA

TANJUNG SELOR – Pengetahuan masyarakat, khususnya sumber daya manusia (SDM)…

Jumat, 19 Juli 2019 14:43

Kapolri Akui Ada Peranan Gubernur

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Tito Karnavian tak memungkiri terbentuknya…

Jumat, 19 Juli 2019 14:43

Pembangunan Guest House Ditarget Agustus

TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan membangun guest house…

Kamis, 18 Juli 2019 14:52

Kelas RSUD Tarakan Turun, Pemprov Siapkan Surat Tanggapan

TANJUNG SELOR – Berasarkan hasil review atau peninjauan ulang terhadap…

Kamis, 18 Juli 2019 14:49

56 Peserta Ikuti Tes Kesehatan

TANJUNG SELOR – Setelah menjalani seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan…

Kamis, 18 Juli 2019 14:48

Gubernur Tegaskan Komitmen dan Aksi Nyata Berantas KKN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto…

Kamis, 18 Juli 2019 14:46

Disperindagkop Kendalikan Harga Beras

TANJUNG SELOR – Komoditas beras menjadi penyumbang garis kemiskinan terbesar…

Kamis, 18 Juli 2019 14:42

Pembentukan Balai BPOM Kaltara Jadi Prioritas

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)…

Rabu, 17 Juli 2019 14:15

Pemprov Kirim 16 Orang ke BLK Samarinda

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi…

Rabu, 17 Juli 2019 14:15

Bursa Kerja Kembali Digelar

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Tenaga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*