MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 22 Maret 2019 14:20
Kerja Sama Indonesia – RRT, PLTA Kayan Masuk Prioritas
INVESTASI: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menghadiri pertemuan kerja sama ekonomi regional Indonesia – RRT di Nusa Dua, kemarin (21/3).

PROKAL.CO, NUSA DUA – Kerja sama antara Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), kembali dibahas pada pertemuan di Nusa Dua, Bali, Kamis (21/3). Pemerintah Indonesia diwakili Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan dari RRT diwakili Wakil Ketua Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional atau NDRC (National Development Reform Commision (NDRC) Ning Jizhe.

Pertemuan tersebut, juga dihadiri Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie. Diungkapkan Irianto, ada beberapa kesimpulan yang dihasilkan dari pertemuan tersebut. "Tiga hal utama yang menjadi hasil pertemuan yaitu promosi rencana program kerja sama regional ekonomi Indonesia-RRT yang masuk dalam jalur Sutra Maritim Abad 21. Kedua, memutuskan 5 proyek prioritas utama yang masuk dalam kerja sama, dan ketiga menyusun rencana kerja atau kegiatan yang akan dilaksanakan pada 2019 ini," bebernya.

Disebutkan, dari 5 proyek prioritas utama yang telah disepakati untuk dilaksanakan, satu di antaranya bakal dilaksanakan di Kaltara. Yaitu pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan. "Alhamdulillah, tadi disebutkan PLTA Kayan masuk prioritas utama. Kita akan kawal hingga terwujudnya pembangunan pembangkit listrik yang akan menjadi pemicu utama pengembangan ekonomi. Terutama untuk di kawasan industri nanti," kata Irianto.

Selain PLTA Kayan, lanjutnya, empat dari lima proyek utama itu antara lain pembangunan pelabuhan dan kawasan industri di Kuala Tanjung dan kawasan industri Kuala Namu di Sumatera Utara, KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Bitung di Sulawesi Utara, dan Kura-Kura Island Techno Park di Bali.

Irianto mengatakan, di samping menyepakati usulan 5 proyek prioritas utama, dari pertemuan itu juga disimpulkan ada beberapa rencana pembangunan kawasan industri, termasuk Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning yang masuk prioritas untuk penyusunan dokumen perencanaan dan studi kelayakan.

"Bahkan, untuk kegiatan itu, pemerintah RRT melalui lembaga perbankannya siap mendukung pendanaan. Seperti disampaikan sebelumnya, dari RRT bakal membantu sekitar Rp 40 miliar," sebutnya.

Dari semua program kegiatan yang diprioritaskan, kata Irianto, sebelum dimulai progres pengerjaannya akan dituangkan dalam bentuk nota kesepakatan yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi dengan Presiden RRT Xi Jingping, yang rencananya dilakukan pada 25 April mendatang.

"Atas hasil ini, kita sangat bersyukur. Karena ini menjadi sinyal baik bakal terwujudnya investasi di Kaltara, yang selama ini kita harapkan," ujar Gubernur.

Selain kesepakatan, lanjut Gubernur, juga ada beberapa hal yang menjadi perhatian untuk bisa segera diselesaikan. Yaitu persoalan pengadaan lahan dan perpajakan. "Ini yang akan menjadi fokus perhatian untuk diselesaikan bersama oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah. Termasuk pihak swasta yang terlibat di dalamnya," ujarnya.

Sementara itu, Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pertemuan digelar untuk memastikan komitmen dari kedua negara dalam merealisasikan kerja sama yang disepakati pada 2017 lalu.

"Ini membuktikan kedua pihak tetap pada komitmennya. Dengan telah disepakatinya beberapa proyek prioritas yang akan mulai dilaksanakan melalui kerja sama ini, baik yang masuk dalam koridor maupun non koridor," kata Luhut.

Dia juga mengatakan, pertemuan kemarin menjadi tahap finalisasi, yang akan dilajutkan pengerjaannya. "Sedang proyek-proyek yang belum masuk prioritas, tetap akan menjadi pertimbangan untuk dikerjakan melalui kerja sama ini. Namun, akan lebih kita fokuskan pengerjaannya yang menjadi prioritas dulu. Target kita tahun ini sudah bisa dimulai," ujarnya.

Untuk diketahui, skema kerja sama ekonomi regional GMF-BRI atau OBOR telah disepakati kedua kepala negara. Ada 4 koridor dalam kerja sama maritime, yakni Sumatera Utara dengan rencana Kuala Tanjung International Hub Port, Kuala Tanjung Industrial Estate, Sei Mangkei Special Economic Zone, New Kuala Namu Industrial Estate dan Kuala Namu Aerocity. Kemudian Kaltara dengan hydro power dan KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi. Selanjutnya, Sulawesi Utara yang menawarkan Lembeh International Airport, Likupang Tourist Estate (Casabaio Resort, Sintesa Resort) dan Bitung Industrial Estate, serta ditambah Bali yang berencana mengembangkan Bali Mandara Toll Road dan Kura-Kura Island Tech Park. (hms/fen)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 14:03

Terserang DBD, Satu Siswa Absen

TARAKAN – Satu siswa SMP IT Ulul Albab Tarakan, dilaporkan…

Selasa, 23 April 2019 14:01

PLTA dan KIPI Terintegrasi, KBM Butuh Kucuran APBD

Berbagai kegiatan pembangunan, baik yang bertujuan untuk peningkatan kualitas pelayanan…

Selasa, 23 April 2019 13:58

Pemungutan Suara Ulang di 9 TPS

Sesuai rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), KPU Kaltara akan menggelar…

Selasa, 23 April 2019 13:54

PAN dan Golkar Belum ‘Lempar Handuk’

TARAKAN – Persaingan partai dalam memperebutkan kursi unsur pimpinan DPRD…

Selasa, 23 April 2019 13:49

Aparat Masih Siaga Satu

TANJUNG SELOR – Meski Kaltara berada di posisi pertama paling…

Senin, 22 April 2019 14:27

Sehari, Hanya Mampu 20 TPS

TANJUNG SELOR - Hingga kemarin, hasil rekapitulasi perhitungan suara pemilu…

Senin, 22 April 2019 14:23

Operasi Mengeluarkan Gumpalan Darah Berhasil

TARAKAN – Gerva, salah satu korban kecelakaan lalu lintas di…

Senin, 22 April 2019 13:37

Hubungkan Wilayah Perbatasan, Sabet Banyak Penghargaan

Hari ini, 6 tahun lalu provinsi termuda di Indonesia ini…

Senin, 22 April 2019 13:30

Meninggal setelah Selesaikan Pengawasan

TANJUNG SELOR – Muhammad Saleh (27), salah satu pejuang demokrasi…

Minggu, 21 April 2019 13:41

Pencoblosan Ulang di 5 TPS

TANJUNG SELOR – Rekomendasi pencoblosan ulang di lima tempat pemungutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*