MANAGED BY:
JUMAT
21 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 14 April 2019 13:17
Korupsi Dana Desa, Jaksa Tak Puas Vonis Hakim
Andi Aulia Rahman

PROKAL.CO, class="p1">TANJUNG SELOR – Terdakwa kasus penyalahgunaan alokasi dana desa (ADD) di Desa Long Tungu, Kecamatan Peso Hilir, Kabupaten Bulungan, telah divonis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Samarinda dengan hukuman 5 tahun penjara.

Selain itu, terdakwa yang merupakan mantan Kepala Urusan Keuangan Desa Long Tungu, Eko Stiyo Suprihantoro berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Samarinda nomor 1587/Pid.Tipikor/2018/PN.Smda, tertanggal 4 April 2019, juga diharuskan membayar denda sebesar Rp 200 juta. Jika tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama dua bulan.

Kendati demikian, putusan hakim dianggap jaksa penuntut umum (JPU) lebih ringan dari tuntutan. JPU menuntut Eko dipidana 6 tahun penjara. "Memang sudah ada vonis lima tahun penjara, tapi jaksa penuntut umum masih upaya banding," ujar Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Bulungan Andi Aulia Rahman, Jumat (12/4).

Saat ini, kata Andi, masih dilakukan koordinasi terkait vonis yang diberikan hakim Pengadilan Tipikor Samarinda.

Untuk diketahui, Eko terjerat kasus pengadaan generator set yang menggunakan anggaran dana desa pada 2016 lalu. Dalam pengadaan genset tersebut, tidak dilakukan melalui proses lelang terlebih dahulu. Hasil audit Badan Pengawasan, Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kerugian negara sebesar Rp 281.510.950.

"Pengadaan genset merupakan inisiatif Eko dan melibatkan tiga orang lainnya. Satu di antaranya masuk daftar pencarian orang," ujar Andi. (uno/fen)


BACA JUGA

Kamis, 19 November 2015 18:03

Penghitungan Suara Gunakan Sistem Online

<p><strong>TANJUNG SELOR</strong> &ndash; Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*