MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 16 April 2019 12:04
Kaltara Masuk Garis Merah IKP

Peringkat 17 Tingkat Kerawanan Pemilu

Siti Nuhriati

PROKAL.CO, TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara mendapatkan data terbaru terkait tingkat kerawanan pemilu di Indonesia. Di mana Bumi Benuanta – sebutan Kaltara – berada di peringkat 17 dari 34 provinsi.

“Berdasarkan IKP (indeks kerawanan pemilihan umum) per 9 April 2019 lalu, kita di urutan ke-17,”  ungkap Ketua Bawaslu Kaltara, Siti Nuhriati, ditemui saat menghadiri pertemuan di Mapolres Tarakan, Senin (15/4).

Dengan kondisi itu, Siti menyebut Kaltara masuk dalam garis merah IKP. Namun, tidak termasuk kategori rawan berat. “Memang Kaltara masuk garis merah, tetapi kita tidak masuk dalam 15 yang rawan,” tuturnya.

Penetapan daerah rawan pemilu itu berdasarkan sejumlah indikator. Di antaranya kepadatan penduduk, kemudian pengalaman atau peristiwa yang pernah terjadi pada pemilu atau pilkada sebelumnya. Termasuk juga posisi tempat pemungutan suara (TPS), apakah ada di perbatasan atau di tengah kota.

Meski demikian, pihaknya tidak mau lengah. Karena itu, Siti tetap menganggap Kaltara rawan pemilu dan patut mendapat perhatian serius dalam melakukan pengawasan di setiap tahapannya. Terutama memasuki masa tenang dan mendekati hari pencoblosan.

Dari 5 kabupaten/kota, Siti menilai Tarakan yang paling rawan. Karena memiliki penduduk paling banyak. Selain itu, Tarakan juga menjadi sentral mengolah kegiatan aktivitas politik di Kaltara.

“Untuk Tarakan kan terbanyak jumlah penduduknya. Itulah makanya kami mengasumsikan di sini (Tarakan) gesekkan agak lumayan tajam. Apalagi dengan melihat peserta, terutama dari calon anggota DPD, mayoritas dari Tarakan dan Nunukan. Ini otomatis persaingan mereka memperebutkan suara pemilih sangat tajam,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi kerawanan pemilu, pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya menyiapkan jajaran pengawas dengan memberikan bimbingan teknis, juga melakukan patroli pengawasan di masa tenang. Siti memastikan seluruh pimpinan Bawaslu Kaltara turun langsung mengawasi patroli di seluruh daerah, dengan melibatkan seluruh jajarannya hingga ke pengawas TPS.

“Terutama dari provinsi, pimpinan (Bawaslu) provinsi berlima itu membagi diri di masing-masing korwil untuk memantau langsung patroli dan penertiban alat peraga. Nanti mereka akan supervisi di sana sampai setelah hari pemungutan,” tegasnya. 

Sementara itu, Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit memastikan pihaknya siap menurunkan kekuatan penuh dari gabungan TNI/Polri dan Linmas.

“Jumlah TPS ada sekitar 2.186 di seluruh Kaltara, petugas pengamanannya dari Polri, TNI, Linmas,” ujar Indrajit, usai melakukan pertemuan di Mapolres Tarakan, Senin (15/4).  

Pihaknya juga mendirikan pos-pos pengamanan. Ada 23 pos pengamanan yang tersebar di tempat-tempat keramaian di seluruh Kaltara. Itu dilakukan dalam rangka menjamin keamanan masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya.

“Jangan dikacaukan, diricuhkan oleh orang tertentu. Saya akan tindak tegas dan saya di-back up oleh TNI. Saya ingin Kaltara ini aman, pelaksanaan pemilu ini aman, sejuk, damai,” tegasnya.

Danrem 091/ASN Brigjen TNI Widi Prasetijono mengatakan, kurang lebih 1.500 personel TNI dari unsur angkatan darat, laut, dan udara akan dikerahkan untuk mendukung kepolisian melakukan pengamanan di Kaltara.

“Semuanya sudah kita siapkan untuk mem-back up kegiatan PAM pemilu ini. Dalam pelaksanaannya, ada titik-titik rawan kami harus hadir di sana memantau secara langsung. Walaupun di luar itu, jajaran kami juga siaga di tempat-tempat yang dimungkinkan, kemudian juga memantau perkembangan situasi yang ada,” tuturnya. (mrs/udi) 


BACA JUGA

Minggu, 21 Juli 2019 17:58

Dua Gugur karena Usia

REKRUTMEN calon direksi dua badan usaha milik daerah (BUMD) yang…

Kamis, 18 Juli 2019 14:39

PLTG Tak Beroperasi = Pemadaman Bergilir

TARAKAN – Masyarakat Tarakan kembali harus merasakan pemadaman bergilir selama…

Kamis, 18 Juli 2019 14:36

Tak Semua Diakomodasi, Usulan KPU Bakal Dipangkas

USULAN anggaran pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang diusulkan Komisi…

Rabu, 17 Juli 2019 14:09

Pengemudi Truk Crane Jadi Tersangka

TARAKAN – Polres Tarakan menetapkan pengemudi truk crane berinisial AN…

Selasa, 16 Juli 2019 13:39

Target 10 Hari Tetapkan Tiga Nama

TARAKAN – Tahapan seleksi calon sekkot Tarakan telah berakhir sejak…

Senin, 15 Juli 2019 16:03

Tambah Rombel atau Sekolah Baru

TARAKAN – Sistem zonasi yang diterapkan pada Penerimaan Peserta Didik…

Senin, 15 Juli 2019 16:02

Rencana Sekolah Baru Dikurangi

TARAKAN – Pemkot Tarakan akan merealisasikan janji membuka SMP baru…

Sabtu, 13 Juli 2019 14:16

Keluarga Korban Akui Santunan Sudah Diberikan

TARAKAN – Santunan terhadap korban kebakaran di stasiun pengumpul utama…

Jumat, 12 Juli 2019 13:37

BKIPM Awasi Peredaran Ikan Invasif

TARAKAN – Pengawasan terhadap ikan invasif yang berasal dari sejumlah…

Kamis, 11 Juli 2019 15:13

CJH Asal Tarakan Diberangkatkan 2 Agustus

TARAKAN - Calon jemaah haji asal Tarakan dijadwalkan meninggalkan Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*