MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 16 April 2019 12:04
Kaltara Masuk Garis Merah IKP

Peringkat 17 Tingkat Kerawanan Pemilu

Siti Nuhriati

PROKAL.CO, TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltara mendapatkan data terbaru terkait tingkat kerawanan pemilu di Indonesia. Di mana Bumi Benuanta – sebutan Kaltara – berada di peringkat 17 dari 34 provinsi.

“Berdasarkan IKP (indeks kerawanan pemilihan umum) per 9 April 2019 lalu, kita di urutan ke-17,”  ungkap Ketua Bawaslu Kaltara, Siti Nuhriati, ditemui saat menghadiri pertemuan di Mapolres Tarakan, Senin (15/4).

Dengan kondisi itu, Siti menyebut Kaltara masuk dalam garis merah IKP. Namun, tidak termasuk kategori rawan berat. “Memang Kaltara masuk garis merah, tetapi kita tidak masuk dalam 15 yang rawan,” tuturnya.

Penetapan daerah rawan pemilu itu berdasarkan sejumlah indikator. Di antaranya kepadatan penduduk, kemudian pengalaman atau peristiwa yang pernah terjadi pada pemilu atau pilkada sebelumnya. Termasuk juga posisi tempat pemungutan suara (TPS), apakah ada di perbatasan atau di tengah kota.

Meski demikian, pihaknya tidak mau lengah. Karena itu, Siti tetap menganggap Kaltara rawan pemilu dan patut mendapat perhatian serius dalam melakukan pengawasan di setiap tahapannya. Terutama memasuki masa tenang dan mendekati hari pencoblosan.

Dari 5 kabupaten/kota, Siti menilai Tarakan yang paling rawan. Karena memiliki penduduk paling banyak. Selain itu, Tarakan juga menjadi sentral mengolah kegiatan aktivitas politik di Kaltara.

“Untuk Tarakan kan terbanyak jumlah penduduknya. Itulah makanya kami mengasumsikan di sini (Tarakan) gesekkan agak lumayan tajam. Apalagi dengan melihat peserta, terutama dari calon anggota DPD, mayoritas dari Tarakan dan Nunukan. Ini otomatis persaingan mereka memperebutkan suara pemilih sangat tajam,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi kerawanan pemilu, pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya menyiapkan jajaran pengawas dengan memberikan bimbingan teknis, juga melakukan patroli pengawasan di masa tenang. Siti memastikan seluruh pimpinan Bawaslu Kaltara turun langsung mengawasi patroli di seluruh daerah, dengan melibatkan seluruh jajarannya hingga ke pengawas TPS.

“Terutama dari provinsi, pimpinan (Bawaslu) provinsi berlima itu membagi diri di masing-masing korwil untuk memantau langsung patroli dan penertiban alat peraga. Nanti mereka akan supervisi di sana sampai setelah hari pemungutan,” tegasnya. 

Sementara itu, Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit memastikan pihaknya siap menurunkan kekuatan penuh dari gabungan TNI/Polri dan Linmas.

“Jumlah TPS ada sekitar 2.186 di seluruh Kaltara, petugas pengamanannya dari Polri, TNI, Linmas,” ujar Indrajit, usai melakukan pertemuan di Mapolres Tarakan, Senin (15/4).  

Pihaknya juga mendirikan pos-pos pengamanan. Ada 23 pos pengamanan yang tersebar di tempat-tempat keramaian di seluruh Kaltara. Itu dilakukan dalam rangka menjamin keamanan masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya.

“Jangan dikacaukan, diricuhkan oleh orang tertentu. Saya akan tindak tegas dan saya di-back up oleh TNI. Saya ingin Kaltara ini aman, pelaksanaan pemilu ini aman, sejuk, damai,” tegasnya.

Danrem 091/ASN Brigjen TNI Widi Prasetijono mengatakan, kurang lebih 1.500 personel TNI dari unsur angkatan darat, laut, dan udara akan dikerahkan untuk mendukung kepolisian melakukan pengamanan di Kaltara.

“Semuanya sudah kita siapkan untuk mem-back up kegiatan PAM pemilu ini. Dalam pelaksanaannya, ada titik-titik rawan kami harus hadir di sana memantau secara langsung. Walaupun di luar itu, jajaran kami juga siaga di tempat-tempat yang dimungkinkan, kemudian juga memantau perkembangan situasi yang ada,” tuturnya. (mrs/udi) 


BACA JUGA

Sabtu, 18 Mei 2019 13:18

Kasus Video Penganiayaan, Pelaku dan Korban Berdamai

TARAKAN – Kasus penganiayaan seorang anak perempuan di Tarakan yang…

Sabtu, 18 Mei 2019 13:16

Satu Eks WTS Dapat Rp 6 Juta

TARAKAN – Setelah menunggu hingga beberapa bulan pasca ditutupnya lokalisasi…

Kamis, 16 Mei 2019 14:05

Tarakan Belum Beranjak ke WTP

TARAKAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mulai menyerahkan hasil…

Kamis, 16 Mei 2019 14:03

Balapan Liar Jadi Ajang Taruhan

TARAKAN – Para pelaku balapan liar yang kerap meresahkan pengguna…

Rabu, 15 Mei 2019 13:10

Tarakan TV Hanya Jadi Beban, Begini Maunya Wali Kota...

TARAKAN – Revitalisasi terhadap sejumlah perusahaan daerah bakal dilakukan Pemkot…

Selasa, 14 Mei 2019 13:09

Peraturan THR PNS Membingungkan

TARAKAN – Pemerintah telah mengeluarkan peraturan pembayaran tunjangan hari raya…

Selasa, 14 Mei 2019 13:08

Viral Video Anak Perempuan Dianiaya, Ditempeleng hingga Ditendang

TARAKAN - Video penganiayaan yang diduga terjadi di Tarakan, viral…

Senin, 13 Mei 2019 12:41

Utamakan Zonasi, Hapus Jalur Gakin

TARAKAN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020,…

Senin, 13 Mei 2019 12:09

Demokrat Belum Tentukan Sikap

TARAKAN – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 2020 mendatang mulai…

Senin, 13 Mei 2019 12:07

Terjerembap Gara-Gara Jalan Putus

TARAKAN – Jalan putus di sekitar kawasan Gunung Slipi, Kampung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*