MANAGED BY:
SENIN
20 MEI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 14 Mei 2019 13:00
Meninggal di RS, Polisi Selidiki Kematian Bayi

Pihak RS Swasta Tegaskan Penanganan Sesuai Prosedur

Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Meninggalnya seorang bayi berusia 3 bulan asal Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan di rumah sakit swasta Tarakan, diselidiki Polres Tarakan, setelah menerima laporan dari keluarga bayi tersebut.

“Bapaknya datang ke polres melaporkan,” ungkap Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawan melalui Kasat Reskrim AKP Ganda Swastika kepada awak media, Senin (13/5).

Ganda mengaku pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. “Kami sudah mengundang dari pihak dokter, dalam hal ini dokter yang menangani korban pada saat kejadian. Kemudian ada juga beberapa tenaga medis yang sudah kami undang, dan sebagian sudah ada yang hadir,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengamankan obat-obatan dan sisa-sisa alat medis yang digunakan pada saat menangani bayi tersebut. Hingga kemarin, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah ada unsur pidana dalam kasus tersebut.

“Sedang kami dalami. Jadi, sampai saat ini masih proses penyelidikan. Kami belum menentukan apakah ada tindak pidana di sini. Kalau memang, misalnya, ada tindak pidana, kami pasti meningkatkan ke tahap penyidikan,” kata Ganda.

Ditambahkan Kanit Pidum Satreskrim Polres Tarakan, Ipda Dien Fahrur Romadhoni, pasien masuk rumah sakit untuk dilakukan operasi bibir sumbing pada Jumat (10/5) lalu.

Sebelum dilakukan operasi, kata Dien, terlebih dahulu telah dilakukan general check up. Dan, bayi dinyatakan tidak ada kendala. Tetapi, ketika akan menjalani operasi dan dipasang alat detak jantung, diketahui bayi tersebut telah meninggal dunia.

Ary Setyo Nugroho, direktur rumah sakit tersebut, menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan penanganan dengan kompetensi yang dimiliki dan sesuai prosedur. “Bukan malapraktik. Kalau malapraktik, artinya tidak dikerjakan oleh yang berkompeten. Ini dikerjakan sesuai kompetensi dan kewenangannya,” tegasnya saat dikonfirmasi Harian Rakyat Kaltara melalui pesan WhatsApp.

Menurut analisanya, kondisi itu diduga karena reaksi syok anafilaktik yang bisa terjadi pada siapa pun, termasuk pada kondisi orang sehat yang mendapatkan obat, alergi makanan atau zat tertentu. “Jarang, namun bisa terjadi,” sebutnya.

Dia juga menegaskan bahwa pasien sudah dilakukan pemeriksaan awal. Sebelum operasi, pasien diperiksa oleh dokter anak, termasuk dirontgen, melalui laboratorium darah sampai dengan kondisi siap operasi.

“Jadi tidak benar kalau kita tidak cek dulu. Berkas semua ada, rontgen dan lab. Kemudian persetujuan tindakan dan tahap tindakan. Baru masuk pembiusan dan masuk anti nyeri, ada muncul reaksi anafilaktif (memang cepat), tapi sudah masuk juga obat prosedur untuk anafilaktik karena memang itu sudah biasa di layanan kesehatan,” bebernya.

Selain itu, dia juga menegaskan prosedur dan obat sudah dilaporkan pihaknya ke penyidik kepolisian sebagai bukti, termasuk pihaknya melakukan cek sebelum tindakan. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Senin, 20 Mei 2019 13:01

Siswi SMP Diculik dan Disetubuhi, Pelaku Diciduk saat Antre BBM

TANJUNG SELOR – Tindak kejahatan di Tanjung Selor, Bulungan, semakin…

Senin, 20 Mei 2019 12:56

Siswi SMA ‘Ngamar’ Bareng Pacar

TANJUNG SELOR – Perilaku Cinta –bukan nama sebenarnya, anak remaja…

Minggu, 19 Mei 2019 14:01

Tak Ditangani Serius, Berakibat Fatal

TANJUNG SELOR - Beberapa hari terakhir, publik digegerkan dengan adanya…

Minggu, 19 Mei 2019 13:47

Peraih Juara MTQ Belum Terima Hadiah

TANJUNG SELOR - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XV Tahun 2019 Tingkat…

Minggu, 19 Mei 2019 13:44

Apron di Bandara Tanjung Harapan Diperluas

TANJUNG SELOR - Setelah dilakukan perpanjangan runway atau landasan pacu,…

Sabtu, 18 Mei 2019 13:14

Dalami Keterlibatan Napi di Berau

TANJUNG SELOR – Pengungkapan kasus narkoba golongan satu jenis sabu-sabu…

Sabtu, 18 Mei 2019 13:02

Bunyu Layak Diperhatikan

TANJUNG SELOR – Minimnya pembangunan infrastruktur di Kecamatan Pulau Bunyu,…

Jumat, 17 Mei 2019 14:01

Sabu Dibawa dari Bunyu, Kurir Tergiur Upah Rp 15 Juta

TANJUNG SELOR – Jajaran Polda Kaltara kembali mengungkap kasus narkoba…

Jumat, 17 Mei 2019 13:55

Oknum PNS Kembali Terjerat Kasus Naskoba

TARAKAN – Seorang PNS berinisial DU yang berdinas di Satuan…

Jumat, 17 Mei 2019 13:39

Harus Bongkar Bangunan THM

TARAKAN – Satu-satunya jalan yang harus dilakukan Pertamina untuk penanganan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*