MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 14 Mei 2019 13:00
Meninggal di RS, Polisi Selidiki Kematian Bayi

Pihak RS Swasta Tegaskan Penanganan Sesuai Prosedur

Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Meninggalnya seorang bayi berusia 3 bulan asal Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan di rumah sakit swasta Tarakan, diselidiki Polres Tarakan, setelah menerima laporan dari keluarga bayi tersebut.

“Bapaknya datang ke polres melaporkan,” ungkap Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawan melalui Kasat Reskrim AKP Ganda Swastika kepada awak media, Senin (13/5).

Ganda mengaku pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. “Kami sudah mengundang dari pihak dokter, dalam hal ini dokter yang menangani korban pada saat kejadian. Kemudian ada juga beberapa tenaga medis yang sudah kami undang, dan sebagian sudah ada yang hadir,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengamankan obat-obatan dan sisa-sisa alat medis yang digunakan pada saat menangani bayi tersebut. Hingga kemarin, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah ada unsur pidana dalam kasus tersebut.

“Sedang kami dalami. Jadi, sampai saat ini masih proses penyelidikan. Kami belum menentukan apakah ada tindak pidana di sini. Kalau memang, misalnya, ada tindak pidana, kami pasti meningkatkan ke tahap penyidikan,” kata Ganda.

Ditambahkan Kanit Pidum Satreskrim Polres Tarakan, Ipda Dien Fahrur Romadhoni, pasien masuk rumah sakit untuk dilakukan operasi bibir sumbing pada Jumat (10/5) lalu.

Sebelum dilakukan operasi, kata Dien, terlebih dahulu telah dilakukan general check up. Dan, bayi dinyatakan tidak ada kendala. Tetapi, ketika akan menjalani operasi dan dipasang alat detak jantung, diketahui bayi tersebut telah meninggal dunia.

Ary Setyo Nugroho, direktur rumah sakit tersebut, menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan penanganan dengan kompetensi yang dimiliki dan sesuai prosedur. “Bukan malapraktik. Kalau malapraktik, artinya tidak dikerjakan oleh yang berkompeten. Ini dikerjakan sesuai kompetensi dan kewenangannya,” tegasnya saat dikonfirmasi Harian Rakyat Kaltara melalui pesan WhatsApp.

Menurut analisanya, kondisi itu diduga karena reaksi syok anafilaktik yang bisa terjadi pada siapa pun, termasuk pada kondisi orang sehat yang mendapatkan obat, alergi makanan atau zat tertentu. “Jarang, namun bisa terjadi,” sebutnya.

Dia juga menegaskan bahwa pasien sudah dilakukan pemeriksaan awal. Sebelum operasi, pasien diperiksa oleh dokter anak, termasuk dirontgen, melalui laboratorium darah sampai dengan kondisi siap operasi.

“Jadi tidak benar kalau kita tidak cek dulu. Berkas semua ada, rontgen dan lab. Kemudian persetujuan tindakan dan tahap tindakan. Baru masuk pembiusan dan masuk anti nyeri, ada muncul reaksi anafilaktif (memang cepat), tapi sudah masuk juga obat prosedur untuk anafilaktik karena memang itu sudah biasa di layanan kesehatan,” bebernya.

Selain itu, dia juga menegaskan prosedur dan obat sudah dilaporkan pihaknya ke penyidik kepolisian sebagai bukti, termasuk pihaknya melakukan cek sebelum tindakan. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Selasa, 23 Juli 2019 15:52

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan

TARAKAN – Identitas pelaku penembakan mobil dengan tanda nomor kendaraan…

Selasa, 23 Juli 2019 15:50

Warga Tarakan Hilang di Perairan Tias

TANJUNG SELOR – Seorang nelayan bernama Yanudin (50), dikabarkan hilang…

Selasa, 23 Juli 2019 15:50

Pembangunan Lapas Mendesak

TANJUNG SELOR - Wacana pembangunan lembaga pemasyarakatan (Lapas) di wilayah…

Selasa, 23 Juli 2019 15:48

Inisial KH Mengarah ke Mantan Wawali

TARAKAN – Polres Tarakan terus mendalami dugaan korupsi pengadaan lahan…

Selasa, 23 Juli 2019 14:19

Wajah Lama Tersisa Lima

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara telah menetapkan…

Senin, 22 Juli 2019 11:44

BNN Rencanakan Pos Interdiksi Terpadu

BADAN Narkotika Nasional (BNN) Pusat menaruh perhatian khusus terhadap Kalimantan…

Senin, 22 Juli 2019 11:42

Lokasi PLBN Seimenggaris Disepakati

TANJUNG SELOR – Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di…

Senin, 22 Juli 2019 11:41

Terendus sejak Awal Juli

TANJUNG SELOR – Penangkapan seorang pria bernama Achmad Fathoni, 20,…

Senin, 22 Juli 2019 11:41

Desak Investor Segera Bebaskan Lahan

TANJUNG SELOR – Pembebasan lahan di lokasi Kawasan Industri dan…

Senin, 22 Juli 2019 11:37

Aliran Sesat di Sini Diduga Masih Ada

TARAKAN – Kegiatan aliran sesat diduga masih ada di Bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*