MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 16 Mei 2019 14:54
Awasi Kedisiplinan dengan Perekaman Sidik Jari
KEDISIPLINAN ASN: Kabid Pembinaan dan Informasi Pegawai BKD Kaltara Andi Amriampa saat menjadi narasumber ResKal, Selasa (14/5) sore.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara menargetkan tahun ini dapat memasang perangkat perekaman sidik jadi dan aplikasi sistem absensi online pada titik-titik yang belum diterapkan.

 

Seperti di wilayah perbatasan. Namun, masih dijangkau jaringan internet, dan lainnya. Ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Informasi Pegawai BKD Kaltara Andi Amriampa saat menjadi narasumber Respons Kaltara (ResKal) yang mengangkat tema “Peningkatan Disiplin ASN”, Selasa (14/5) sore.

 

Penyediaan sistem absensi online ini dinilai akan memudahkan BKD untuk melakukan pengawasan kedisiplinan PNS. Utamanya terkait kehadiran dan kepatuhan pada jam masuk dan pulang kerja. “Kalau yang sudah masuk dalam rencana pemasangan aplikasi sistem absensi online tahun ini, ada 15 titik. Terdiri dari 6 titik di Bulungan, 6 titik di Nunukan, 1 titik di Malinau, dan 2 titik di Tana Tidung,” kata Andi.

 

Adapun aplikasi sistem absensi online yang sudah terpasang hingga saat ini sebanyak 307 titik. “Memang ada beberapa titik yang sulit dijangkau aplikasi absensi online. Salah satunya, karena persoalan jaringan internet. Untuk itu, ASN PNS yang bertugas di wilayah ini menggunakan absensi manual,” papar Andi.

 

Andi memastikan, data sidik jari setiap ASN PNS di Kaltara sudah terekam dalam database BKD Kaltara. Dari itu, apabila ada pemasangan perangkat absensi online baru di suatu titik, ASN PNS yang bertugas di institusi tersebut dapat langsung menggunakannya.

 

“Tapi, kami peringatkan juga bahwa perangkat yang terpasang di suatu institusi, secara otomatis hanya dapat digunakan oleh ASN PNS yang memang bertugas di institusi tersebut. Namun dengan disertai alasan yang tepat seperti keadaan darurat atau lainnya, ASN PNS dari instansi lain juga dibenarkan melakukan absen online di instansi tersebut,” bebernya.

 

Sistem absensi online juga memudahkan BKD dalam memonitor tingkat kehadiran PNS. “Ada sanksi yang diterapkan bagi ASN PNS yang sering telat, atau lupa melakukan absen online. Sanksinya berupa pemotongan TPP,” ujarnya. (humas)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juni 2019 13:37

Minta Persoalan Lahan KBM Segera Tuntas

TANJUNG SELOR – Anggota Komisi III DPRD Kaltara, Norhayati Andris…

Selasa, 25 Juni 2019 13:34

OPD Diminta Usulkan Sarana Pendukung KBM

SEJUMLAH organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Kaltara diminta segera mengusulkan…

Selasa, 25 Juni 2019 13:33

Pemprov Seleksi 15 Calon Kepsek

TANJUNG SELOR – Dalam rangka mengisi formasi jabatan kepala sekolah…

Selasa, 25 Juni 2019 13:32

Pengobatan Gratis Digelar di Sekitar Lokasi Kebakaran

TANJUNG SELOR – Guna mengurangi beban para korban bencana kebakaran…

Selasa, 25 Juni 2019 13:31

KIPI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Senin, 24 Juni 2019 17:09

Target Masuk 10 Besar di STGH

TARAKAN – Sekretaris Provinsi Kaltara H Suriansyah membuka pemusatan latihan…

Senin, 24 Juni 2019 17:08

Pembangunan RSUD Tipe B Segera Dimulai

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara optimistis pembangunan rumah sakit…

Senin, 24 Juni 2019 17:07

TMMD Digelar di Sebatik Utara

TANJUNG SELOR – Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan menjadi target…

Senin, 24 Juni 2019 17:05

Evaluasi Capaian Realisasi Dana Dekon dan TP

TANJUNG SELOR – Untuk mengetahui dan menganalisis ketercapaian pelaksanaan kegiatan…

Jumat, 21 Juni 2019 17:01

Warga Bunyu dan Nunukan Juara Lomba TTG

TANJUNG SELOR – Lomba teknologi tepat guna (TTG) yang digelar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*