MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | BENUANTA | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 24 Mei 2019 14:23
Pelaku UKM Didominasi Lulusan SMA
UKM: Produk tahu salah satu usaha kecil menengah yang digeluti masyarakat Kaltara.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Faktorkemampuan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu penunjang keberhasilan suatu usaha. Karena itu, menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, Eko Marsoro, pelaku usaha harus mendapat peningkatan komptensi bisnis. Terlebih dari sisi pendidikan, mayoritas pengusaha tidak mengenyam pendidikan di jenjang perguruan tinggi.

Eko mengatakan, masih banyak usaha kecil menengah (UKM) di Kaltara yang dikelola dibantu pekerja tidak dibayar atau pekerja keluarga. Hal ini terlihat dari hasil Sensus Ekonomi (SE) 2016, di mana 21,66 persen pekerja UKM merupakan pekerja keluarga.

“Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kaltara kebanyakan dikelola secara sederhana. Seluruh proses, dari produksi sampai pemasaran dikerjakan sendiri,” ujarnya, Kamis (23/5).

Diterangkannya, sebanyak 33,63 persen pelaku UKM di Kaltara hanya berpendidikan SMA sederajat. Ini paling banyak di antara jenjang pendidikan lainnya. Begitu juga dengan pelaku usaha berpendidikan sekolah dasar (SD), persentasenya tidak berbeda jauh dengan yang berpendidikan SMA sederajat sebesar 33,04 persen. Masih rendahnya pendidikan pelaku UKM sendiri, dikatakan Eko merupakan tantangan bagi pemerintah dalam rangka peningkatan kualitas SDM dan pelaku UKM.

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan terkait peningkatan kapasitas SDM pelaku UKM adalah memberikan bantuan pelatihan. Hal ini untuk mendorong produktivitas UKM yang ada,” jelasnya.

Selain itu, untuk meningkatkan kinerja UKM, salah satu yang bisa dilakukan yakni dengan menjalin kemitraan dengan perusahaan yang lebih besar. Sehingga UKM bisa mendapatkan pembinaan, bantuan modal dan lainnya. “Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan UKM. Sekaligus meningkatkan taraf pendidikan, aktivitas kesehatan manusia dan sosial,” pungkasnya. (*/fai/har)


BACA JUGA

Jumat, 21 Juni 2019 16:54

Pemda Harus Seriusi Pengembangan Pangan Lokal

TANJUNG SELOR - Peningkatan produksi pangan lokal membutuhkan faktor pendorong,…

Rabu, 19 Juni 2019 19:27

Harga di Perbatasan Masih Jadi PR

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sejak beberapa tahun…

Minggu, 16 Juni 2019 16:04

Tambak dan Hutan Adat Sulit Diverifikasi

TANJUNG SELOR - Ada 10 surat keputusan (SK) perhutanan sosial…

Sabtu, 15 Juni 2019 14:58

Banyak Positifnya, Lanjutkan Program Job Fair

TARAKAN - Angka pencari kerja di Tarakan tahun ini diperkirakan…

Jumat, 14 Juni 2019 13:43

Atasi Ketergantungan Produk Luar di Perbatasan

TANJUNG SELOR - Ketergantungan masyarakat perbatasan dengan produk negara tetangga…

Rabu, 12 Juni 2019 16:46

Dibantu APBN, SOA Barang Belum Mencukupi

TANJUNG SELOR - Subsidi Ongkos Angkut (SOA) barang yang selama…

Senin, 10 Juni 2019 10:50

Pemkot Bisa Kelola SPBU

TARAKAN – Rencana pembangunan SBPU di Kecamatan Tarakan Timur yang…

Senin, 03 Juni 2019 13:12

Perlu Diperkuat dengan Payung Hukum

TANJUNG SELOR – Potensi pertanian di Kalimantan Utara dinilai Rektor…

Senin, 03 Juni 2019 13:07

‘Perang’ Diskon Sambut Lebaran

TARAKAN – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah, sejumlah pusat…

Minggu, 02 Juni 2019 16:21

Kemendag Turunkan Tim Pemantau Harga

TARAKAN – Menjelang hari raya Idulfitri, pengawasan terhadap harga kebutuhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*